BUNGO — Tender proyek Rekonstruksi Jalan Latsitarda, akses Mako Brimob dan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bungo, masuk tahap evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis, dan harga.
Proyek yang berada di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bungo itu bersumber dari APBD 2026. Nilai pagunya Rp1.920.000.000, sedangkan nilai HPS tercatat Rp1.919.711.000.
Tender ini tercatat dengan kode 10135669000. Adapun kode RUP paket tersebut yakni 65854985 dengan nama paket Rekonstruksi Jalan Latsitarda (Mako Brimob dan Sekolah Rakyat).
Metode pengadaan yang digunakan adalah Tender Pascakualifikasi Satu File, Harga Terendah Sistem Gugur. Tender ini tidak menggunakan reverse auction.
Secara lokasi, pekerjaan berada di Jalan Latsitarda, kawasan Mako Brimob dan Sekolah Rakyat, Kabupaten Bungo. Jenis pengadaan masuk kategori pekerjaan konstruksi dengan kualifikasi usaha kecil. Jenis kontraknya gabungan lumsum dan harga satuan.
Berdasarkan data tender, terdapat 13 peserta yang tercatat mendaftar dalam paket ini. Namun, dari daftar yang tersedia, baru dua peserta yang tercatat mengajukan harga penawaran dan harga terkoreksi.
Dua peserta itu adalah BASTON PILLAR BARAKARSA dengan penawaran Rp1.891.000.417,78 dan KURNIA DUA PROJECT dengan penawaran Rp1.915.961.375,94.
Penawaran BASTON PILLAR BARAKARSA berada sekitar Rp28,71 juta di bawah HPS atau sekitar 98,50 persen dari HPS. Sementara penawaran KURNIA DUA PROJECT hanya selisih sekitar Rp3,75 juta dari HPS atau sekitar 99,80 persen dari HPS.
Berikut daftar peserta tender yang tercatat dalam paket tersebut:
| No | Nama Peserta | Harga Penawaran | Harga Terkoreksi |
|---|---|---|---|
| 1 | BASTON PILLAR BARAKARSA | Rp1.891.000.417,78 | Rp1.891.000.417,78 |
| 2 | KURNIA DUA PROJECT | Rp1.915.961.375,94 | Rp1.915.961.375,94 |
| 3 | CV. Aura Kontruksi | - | - |
| 4 | CV. DUA PUTRA | - | - |
| 5 | CV. Dita Kontraktor | - | - |
| 6 | PT. KARYA PUTRA BATANGHARI | - | - |
| 7 | SAYNA ARISYA PERSADA | - | - |
| 8 | CV. NUR'C KONTRAKTOR | - | - |
| 9 | CV. DAENG SIGINJAI 9 | - | - |
| 10 | CV. LUMBUNG AGROENDO | - | - |
| 11 | CV. TEKAD MAJU BERSAMA | - | - |
| 12 | CV. TAMACHO BUILDING CONSTRUCTION | - | - |
| 13 | PT. SEKANTHI | - | - |
Meski terdapat penawaran terendah, status tender belum menunjukkan pemenang. Paket ini masih berada pada tahap evaluasi. Artinya, harga terendah belum otomatis menang karena peserta tetap harus lulus evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis, dan harga.
Spek Proyek: Bukan Sekadar Aspal
Dari ruang lingkup pekerjaan, proyek Rekonstruksi Jalan Latsitarda ini bukan sekadar pengaspalan permukaan jalan. Paket ini memuat beberapa komponen pekerjaan penting, mulai dari pekerjaan umum, drainase, pekerjaan tanah, pondasi jalan, perkerasan aspal, hingga marka jalan.
Pada Divisi 1, pekerjaan mencakup mobilisasi, manajemen dan keselamatan lalu lintas, serta keselamatan dan kesehatan kerja atau K3.
Pada Divisi 2, proyek ini memuat pekerjaan drainase. Rinciannya meliputi galian untuk selokan drainase dan saluran air, pasangan batu dengan mortar, serta pemasangan gorong-gorong pipa beton bertulang dengan diameter dalam 80 sentimeter.
Komponen drainase ini menjadi penting karena kualitas jalan tidak hanya ditentukan oleh aspal. Air yang tidak terkelola dengan baik bisa membuat badan jalan cepat rusak, bergelombang, bahkan amblas.
Pada Divisi 3, terdapat pekerjaan tanah dan geosintetik. Itemnya meliputi galian biasa, galian struktur dengan kedalaman 0 sampai 2 meter, serta penyiapan badan jalan.
Setelah itu, pekerjaan masuk ke Divisi 5, yakni perkerasan berbutir dan perkerasan beton semen. Dalam ruang lingkup tercantum Lapis Pondasi Agregat Kelas A serta Lapis Permukaan Agregat Tanpa Penutup Aspal.
Lapis Pondasi Agregat Kelas A menjadi salah satu bagian krusial. Lapisan ini berfungsi sebagai fondasi utama sebelum pekerjaan aspal dilakukan. Jika bagian ini tidak dikerjakan sesuai spesifikasi, umur jalan berisiko pendek meski tampak mulus saat baru selesai.
Pada Divisi 6, proyek ini memuat pekerjaan perkerasan aspal. Itemnya meliputi Lapis Resap Pengikat berupa aspal cair atau emulsi, serta campuran beraspal panas berupa Laston Lapis Antara atau AC-BC.
AC-BC merupakan lapisan antara dalam struktur perkerasan aspal. Dari ruang lingkup yang tersedia, item AC-WC atau lapis aus tidak terlihat tercantum. Karena itu, volume detail dan dokumen teknis lanjutan perlu dicermati untuk memastikan struktur akhir perkerasan jalan tersebut.
Terakhir, pada Divisi 9, proyek ini memuat pekerjaan marka jalan termoplastik. Artinya, setelah pekerjaan struktur dan perkerasan selesai, jalan juga direncanakan dilengkapi marka sebagai bagian dari keselamatan lalu lintas.
Syarat Peserta: SBU, Pajak, Pengalaman dan SKP
Dalam syarat kualifikasi, peserta wajib memenuhi ketentuan administrasi dan legalitas untuk menjalankan kegiatan usaha. Peserta juga wajib memiliki status valid keterangan wajib pajak berdasarkan hasil Konfirmasi Status Wajib Pajak.
Selain itu, peserta harus memiliki kapasitas hukum untuk mengikatkan diri dalam kontrak. Hal ini dibuktikan melalui akta pendirian perusahaan atau perubahannya, surat kuasa apabila dikuasakan, bukti pegawai tetap bagi penerima kuasa, serta kartu tanda penduduk.
Tender ini juga mensyaratkan Sertifikat Badan Usaha atau SBU sesuai dokumen pemilihan. Untuk pekerjaan kualifikasi kecil, syarat kepemilikan SBU paling banyak satu SBU.
Dari sisi teknis, peserta wajib memiliki pengalaman paling kurang pekerjaan konstruksi dalam kurun waktu empat tahun terakhir, baik di lingkungan pemerintah maupun swasta, termasuk pengalaman subkontrak. Peserta juga wajib memperhitungkan Sisa Kemampuan Paket atau SKP.
Namun, untuk usaha kecil yang baru berdiri kurang dari tiga tahun, terdapat ketentuan pengecualian. Jika penyedia belum memiliki pengalaman, syarat pengalaman dapat dikecualikan untuk pengadaan dengan nilai paket sampai paling banyak Rp2,5 miliar.
Karena nilai paket ini berada di bawah Rp2,5 miliar, aturan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam membaca ruang kompetisi tender. Meski begitu, seluruh peserta tetap harus memenuhi syarat lain yang tercantum dalam dokumen pemilihan.
Ada beberapa hal yang layak dicermati publik dari tender ini.
Pertama, jumlah peserta yang mendaftar mencapai 13 perusahaan. Namun, dari data yang tersedia, hanya dua peserta yang tercatat mengajukan harga penawaran.
Kedua, selisih penawaran dengan HPS relatif tipis. Penawaran terendah berada sekitar 98,50 persen dari HPS. Sementara penawaran peserta kedua berada sekitar 99,80 persen dari HPS.
Ketiga, spesifikasi pekerjaan cukup lengkap. Paket ini tidak hanya memuat aspal, tetapi juga drainase, galian struktur, penyiapan badan jalan, pondasi agregat Kelas A, gorong-gorong beton bertulang diameter 80 sentimeter, AC-BC, dan marka termoplastik.
Keempat, karena tender masih tahap evaluasi, publik belum bisa menyimpulkan siapa pemenangnya. Semua peserta yang mengajukan penawaran masih harus melalui proses evaluasi sistem gugur.
Proyek jalan senilai hampir Rp2 miliar ini menyangkut akses kawasan Mako Brimob dan Sekolah Rakyat. Karena itu, kualitas pekerjaan menjadi penting. Jalan tidak cukup hanya terlihat mulus saat selesai. Drainase harus bekerja, pondasi harus padat, agregat harus sesuai, dan lapisan aspal harus memenuhi standar teknis.
Pada akhirnya, tender ini bukan hanya soal siapa yang menawar paling rendah. Yang lebih penting adalah siapa yang benar-benar mampu membangun jalan sesuai spesifikasi, tepat mutu, dan bisa dipertanggungjawabkan di hadapan publik.(*)