RSUD Ahmad Ripin Siapkan Rp 200 Juta Buat Bimtek, Biaya Listrik Rp 797 Juta

WIB
ist

Sengeti - Pengalokasian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Ripin, Kabupaten Muaro Jambi, mulai terungkap ke publik. Jika dibedah, terdapat rincian postur anggaran yang cukup menarik perhatian.

Berdasarkan penelusuran data Rencana Umum Pengadaan (RUP) 2026, RSUD Ahmad Ripin mengalokasikan dana sangat fantastis untuk urusan operasional dasar.

Dari data yang ada, tagihan operasional gedung rupanya menjadi 'raksasa' penyedot anggaran. Untuk pos Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik, RSUD Ahmad Ripin menyiapkan dua paket Swakelola yang nilainya mencapai Rp 617.030.927 dan Rp 180.000.000. Jika ditotal, anggaran untuk listrik, air, dan internet ini menembus Rp 797.030.927!

Tak hanya kalah dari tagihan listrik, tercatat, RSUD mengalokasikan Rp 200.000.000 khusus untuk Belanja Kursus/Pelatihan, Sosialisasi, Bimbingan Teknis (Bimtek) serta Diklat lewat jalur Swakelola.

Bahkan, anggaran untuk Pembangunan Rumah Sakit beserta Sarana dan Prasarana Pendukungnya (via E-Purchasing) tercatat hanya Rp 90.000.000. Sangat kontras dengan biaya bahan bakar minyak (BBM) rumah sakit.

Berikut adalah rincian lengkap kucuran anggaran RSUD Ahmad Ripin Muaro Jambi di tahun 2026 yang dipecah ke dalam beberapa paket:

  • Listrik, Air & Komunikasi (Total): Rp 797.030.927
  • Bimtek/Sosialisasi/Pelatihan: Rp 200.000.000
  • Belanja Modal Peralatan dan Mesin BLUD: Rp 191.000.000 (Sumber: Dana BLUD)
  • Belanja Bahan Bakar dan Pelumas (BBM): Rp 190.800.000
  • Pengadaan Obat, Bahan Medis, Vaksin & Konsumsi Pasien: Rp 170.000.000
  • Belanja Pegawai BLUD: Rp 138.782.459 (Sumber: Dana BLUD)
  • Penyediaan Peralatan Rumah Tangga: Rp 119.506.340
  • Jasa Tenaga Ahli (Total 2 Paket): Rp 98.000.000 (Rincian: Rp 48 Juta + Rp 50 Juta)
  • Pembangunan RS & Sarana Prasarana: Rp 90.000.000
  • Belanja Perjalanan Dinas Biasa: Rp 43.000.000
  • Belanja Suku Cadang Alat Angkutan: Rp 42.000.000

Besarnya porsi operasional dan kegiatan Bimtek menjadi catatan tersendiri. Publik berharap postur anggaran ini tidak mengurangi kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan RSUD Ahmad Ripin kepada masyarakat Kabupaten Muaro Jambi di tahun 2026.(*)

BeritaSatu Network