Batanghari - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batanghari terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Langkah nyata ini dibuktikan dengan rencana perluasan Bangunan Gedung Pusat Oleh-Oleh yang segera dieksekusi pada Tahun Anggaran 2026 ini.
Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Kabupaten Batanghari selaku pihak penyelenggara telah menyiapkan anggaran miliaran rupiah demi mewujudkan fasilitas belanja yang lebih luas dan representatif bagi wisatawan maupun masyarakat lokal.
Berdasarkan data dari sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), proyek dengan nama Perluasan Bangunan Gedung Pusat Oleh-Oleh ini dibiayai penuh oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026. Nilai Pagu Paket yang disiapkan mencapai Rp 2.300.171.000 (Rp 2,3 Miliar), dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) senilai Rp 2.299.915.000.
Ada hal yang menarik dari proses lelang proyek konstruksi ini. Dinas PUPR Batanghari secara spesifik mensyaratkan kualifikasi Usaha Kecil bagi para peserta tender. Kebijakan ini tentu menjadi angin segar dan memberikan ruang besar bagi kontraktor-kontraktor lokal berskala kecil untuk ikut andil dalam pembangunan daerahnya sendiri.
Panitia lelang menggunakan metode Tender Pascakualifikasi Satu File dengan sistem Harga Terendah Sistem Gugur. Syaratnya pun cukup berpihak pada pemerataan. Kontraktor wajib memiliki kelengkapan legalitas seperti NIB dan SBU, serta rekam jejak pekerjaan konstruksi dalam 4 tahun terakhir. Namun, pemerintah juga memberikan kelonggaran (pengecualian pengalaman) bagi perusahaan kecil yang usianya baru berdiri kurang dari 3 tahun.
Saat ini, proses tender tengah berada pada fase krusial. Peserta yang berminat memiliki waktu untuk mengunggah (upload) dokumen penawaran sejak 20 April hingga batas akhir pada 23 April 2026.
Jika seluruh tahapan evaluasi teknis, harga, dan pembuktian kualifikasi berjalan mulus, Dinas PUPR akan menetapkan dan mengumumkan pemenang tender pada 28 April 2026. Selanjutnya, setelah melewati masa sanggah, penandatanganan kontrak kerja konstruksi ditargetkan akan berlangsung mulai 5 hingga 19 Mei 2026.
Langkah perluasan Gedung Pusat Oleh-Oleh ini diharapkan dapat berjalan lancar dan tepat waktu. Dengan ruang yang lebih besar, gedung ini nantinya diproyeksikan mampu menampung lebih banyak etalase produk-produk kreatif khas Batanghari, yang pada akhirnya akan menjadi roda penggerak ekonomi bagi para pelaku UMKM setempat.(*)