Batanghari - Nama Siti Kusniyah tercatat dalam tiga transaksi pengelolaan pelayanan kesehatan gizi masyarakat di Puskesmas Sungai Rengas, Kabupaten Batanghari. Nilainya sama persis: masing-masing Rp198.880.000.
Ketiganya menggunakan kode Rencana Umum Pengadaan atau RUP yang sama, yakni 67320447. Nama paket, penyedia, sumber dana, dan status pengadaannya juga sama. Pembeda yang terlihat dalam berkas adalah kode paket transaksi.
Jika dijumlahkan, tiga transaksi tersebut mencapai Rp596.640.000.
Apa yang membedakan pekerjaan dalam masing-masing transaksi?
Rekap yang tersedia belum memuat periode kegiatan, volume, penerima layanan, maupun rincian barang dan jasa. Dokumen pesanan serta bukti pembayaran juga tidak disertakan. Karena itu, kesamaan tersebut perlu diperiksa lebih lanjut dan belum dapat disebut sebagai pembayaran ganda.
Namun, pola pencatatannya cukup konkret untuk ditelusuri. Terlebih, transaksi itu berkaitan dengan pelayanan gizi masyarakat.
Secara keseluruhan, Siti Kusniyah tercatat pada 14 transaksi senilai Rp904.431.400. Seluruhnya berada dalam kelompok belanja barang dan jasa BOK Puskesmas: sembilan transaksi di Sungai Rengas Rp686.889.000 dan lima transaksi di Teluk Leban Rp217.542.400.
Pada pelayanan gizi Sungai Rengas, terdapat pula transaksi Rp3.792.000 dengan RUP berbeda, yakni 67290815. Dengan tambahan tersebut, keseluruhan belanja kategori gizi Sungai Rengas dalam berkas mencapai Rp600.432.000.
Pengulangan nominal juga terlihat pada beberapa kegiatan lainnya.
Hasil pemeriksaan menemukan lima kelompok yang memiliki isian sama di seluruh kolom selain kode paket. Kelompok tersebut mencakup 11 transaksi dengan nilai gabungan Rp1.072.720.200.
| Penyedia | Kegiatan | Kode RUP | Jumlah transaksi | Nilai setiap transaksi | Akumulasi |
|---|---|---|---|---|---|
| Siti Kusniyah | Gizi masyarakat Sungai Rengas | 67320447 | 3 | Rp198.880.000 | Rp596.640.000 |
| Yulia Adesta | Gizi masyarakat Sungai Puar | 67320468 | 2 | Rp190.073.600 | Rp380.147.200 |
| Siti Kusniyah | Promosi kesehatan dan gerakan hidup bersih dan sehat Sungai Rengas | 67191182 | 2 | Rp24.053.500 | Rp48.107.000 |
| Wilawati | Promosi kesehatan dan gerakan hidup bersih dan sehat Pasar Terusan | 67155247 | 2 | Rp13.588.000 | Rp27.176.000 |
| Siti Kusniyah | Pelayanan kesehatan orang dengan gangguan jiwa berat Sungai Rengas | 67191100 | 2 | Rp10.325.000 | Rp20.650.000 |
Seluruh transaksi dalam tabel tersebut berstatus ON PROCESS pada tahapan Kontrak.
Kode paket yang berbeda menunjukkan bahwa berkas mencatatnya sebagai transaksi terpisah. Untuk mengetahui apakah masing-masing melayani kebutuhan, periode, atau volume berbeda, pemeriksaan perlu dilanjutkan ke dokumen pesanan dan pelaksanaannya.
Kesamaan lain ditemukan pada pelayanan gizi Puskesmas Mersam. Dalam RUP 67347463, Sri Rahayu dan Fatimah masing-masing tercatat pada transaksi Rp194.372.800. Penyedianya berbeda, tetapi RUP dan nominalnya sama.
Berkas belum menjelaskan pembagian pekerjaan di antara keduanya.
Temuan tersebut merupakan bagian dari rekap pengadaan Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari tahun anggaran 2026. Keseluruhan data memuat 185 transaksi, 82 nama penyedia, dan 138 kode RUP.
Total nilainya mencapai Rp22.077.044.415.
Angka itu merupakan penjumlahan nilai transaksi dalam berkas. Nilainya belum dapat diperlakukan sebagai uang yang seluruhnya telah dibayarkan, ataupun sebagai keseluruhan anggaran Dinas Kesehatan Batanghari.
Di antara 82 nama penyedia, nilai terbesar justru berada pada pengadaan pembangkit listrik tenaga surya atau PLTS.
Pana Indo Alkestama mencatat dua transaksi senilai Rp3.492.000.000, setara sekitar 15,82 persen dari total nilai dalam rekap.
Paket pertama adalah pengadaan PLTS Puskesmas dengan label kapasitas 14 KVA, senilai Rp3.056.000.000. Transaksi dengan RUP 65357171 itu menjadi transaksi tunggal terbesar dalam berkas.
Paket kedua berupa PLTS Pustu dengan label kapasitas 5 KVA, senilai Rp436 juta, menggunakan RUP 65356720.
| Paket Pana Indo Alkestama | Nilai | Status dan tahapan |
|---|---|---|
| PLTS Puskesmas 14 KVA | Rp3.056.000.000 | ON PROCESS / Kontrak |
| PLTS Pustu 5 KVA | Rp436.000.000 | PAYMENT OUTSIDE SYSTEM / Serah Terima |
| Total | Rp3.492.000.000 |
Kedua paket menggunakan e-purchasing, tercatat sebagai pengadaan Barang, dengan nilai produk dalam negeri penuh dan nilai UMK nol.
Persoalan yang belum terjawab dari rekap adalah berapa instalasi yang dibeli, puskesmas atau pustu mana yang menerima, serta bagaimana spesifikasi perangkatnya.
Angka 14 KVA dan 5 KVA dalam nama paket tidak menjelaskan jumlah unit. Karena itu, nilai Rp3,056 miliar maupun Rp436 juta tidak bisa langsung disebut sebagai harga satu instalasi PLTS.
Setelah Pana Indo Alkestama, terdapat Graha Teknomedika dengan pengadaan Bidan Kit senilai Rp1.810.044.810. Paket RUP 65297758 tersebut tercatat pada tahapan Serah Terima dengan status PAYMENT OUTSIDE SYSTEM.
Makmur Mandiri Medika berada di urutan berikutnya, dengan dua transaksi Rp1.587.282.240. Rinciannya Pustu Set Rp1.516.038.000 pada RUP 65296769 dan obat-obatan lainnya Rp71.244.240 pada RUP 65351725.
Jumlah kit, isi setiap set, serta fasilitas penerimanya belum tercantum dalam rekap.
Lima penyedia terbesar mencatat nilai gabungan Rp9.823.354.644, atau sekitar 44,50 persen dari seluruh transaksi.
| Penyedia | Transaksi | Total nilai |
|---|---|---|
| Pana Indo Alkestama | 2 | Rp3.492.000.000 |
| Graha Teknomedika | 1 | Rp1.810.044.810 |
| Makmur Mandiri Medika | 2 | Rp1.587.282.240 |
| Standard Biosensor Healthcare | 4 | Rp1.498.054.782 |
| Bernofarm | 4 | Rp1.435.972.812 |
| Total | 13 | Rp9.823.354.644 |
Pada kelompok obat, vaksin, bahan medis habis pakai, reagen, serta perangkat tes, terdapat 31 transaksi senilai Rp7.293.897.471.
Kelompok terbesar di dalamnya adalah paket obat, vaksin, dan BMHP berlabel DAU pada RUP 65298952. Sebanyak 23 transaksi dalam RUP tersebut berjumlah Rp4.269.250.809.
Empat transaksi obat-obatan lainnya pada RUP 65351725 mencatat Rp1.307.028.330. Sisanya berupa kartrid TCM Rp802.000.870, Reagen Sanitarian Kit Rp771.228.000, RDT Kombo Malaria Rp72.599.428, serta RDT HIV/Sifilis Rp71.790.034.
Standard Biosensor Healthcare menangani empat transaksi, masing-masing Rp802.000.870, Rp551.664.450, Rp72.599.428, dan Rp71.790.034.
Bernofarm mencatat empat transaksi pada RUP 65298952, yakni Rp498.754.080, Rp420.837.630, Rp305.067.960, dan Rp211.313.142.
Berikut seluruh penyedia pada kelompok obat, vaksin, BMHP, reagen, dan tes. Nilai Makmur Mandiri Medika dalam tabel ini hanya mencakup obat-obatan, terpisah dari Pustu Set.
| Penyedia | Transaksi | Nilai |
|---|---|---|
| Standard Biosensor Healthcare | 4 | Rp1.498.054.782 |
| Bernofarm | 4 | Rp1.435.972.812 |
| Indo Tekhnoplus | 1 | Rp771.228.000 |
| Satoria Aneka Industri | 2 | Rp419.330.250 |
| Triman | 2 | Rp370.466.940 |
| Slara Medika Indonesia | 1 | Rp359.999.640 |
| Simex Pharmaceutical Indonesia | 1 | Rp355.893.750 |
| Perusahaan Perseroan (Persero) PT Kimia Farma | 1 | Rp337.371.735 |
| Doa Alkesindo Sejahtera | 1 | Rp324.120.000 |
| Perdana Cahaya Medika | 1 | Rp227.070.480 |
| PT Bio Farma (Persero) | 1 | Rp223.998.000 |
| Bio Axion Healthindo | 1 | Rp168.026.250 |
| PT Adya Artha Abadi Tangerang | 1 | Rp149.150.700 |
| Quantum Laboratoris Internasional | 1 | Rp112.026.750 |
| Duta Kaisar Pharmacy | 1 | Rp106.116.000 |
| Solusi Sejahtera Medika | 1 | Rp104.617.500 |
| Safelock Medical | 1 | Rp93.772.800 |
| Makmur Mandiri Medika | 1 | Rp71.244.240 |
| Mega Lifesciences Indonesia | 1 | Rp51.505.110 |
| Lucas Djaja | 1 | Rp37.707.144 |
| Erritapharma | 1 | Rp36.311.430 |
| Dexa Medica | 1 | Rp33.956.787 |
| Cendo | 1 | Rp5.956.371 |
| Total | 31 | Rp7.293.897.471 |
Besarnya transaksi obat perlu dibaca bersama jenis produk, volume, harga satuan, masa kedaluwarsa, dan distribusinya. Informasi tersebut belum tersedia dalam berkas ini sehingga kewajaran harga maupun kecukupan pasokannya belum dapat dinilai.
Sementara itu, belanja barang dan jasa BOK Puskesmas mencapai Rp5.142.718.000. Nilainya tersebar pada 90 transaksi, 82 RUP, 17 nama penyedia, dan 18 nama puskesmas.
Pelayanan gizi masyarakat mengambil bagian terbesar, yakni 32 transaksi Rp3.895.081.000.
Berikutnya promosi kesehatan dan gerakan hidup bersih dan sehat sebanyak 20 transaksi Rp609.921.000, pelayanan kesehatan ibu hamil 18 transaksi Rp379.222.500, serta pelayanan kesehatan orang dengan gangguan jiwa berat 20 transaksi Rp258.493.500.
Seluruh transaksi BOK tersebut berstatus ON PROCESS pada tahapan Kontrak.
| Puskesmas | Transaksi | Nilai BOK dalam rekap | Nama penyedia |
|---|---|---|---|
| Sungai Rengas | 9 | Rp686.889.000 | Siti Kusniyah |
| Mersam | 6 | Rp464.110.100 | Fatimah; Sri Rahayu |
| Sungai Puar | 6 | Rp461.540.700 | Yulia Adesta |
| Muara Bulian | 5 | Rp423.271.500 | Agus Suryanto SE |
| Penerokan | 6 | Rp351.785.800 | Senirah; Titin Sulastri |
| Durian Luncuk | 5 | Rp337.080.550 | Zulfiani |
| Pasar Muara Tembesi | 6 | Rp286.331.700 | Yetti Rosnelli |
| Jembatan Mas | 4 | Rp271.210.600 | Hartika Handayani |
| Selat | 4 | Rp264.761.000 | Dedi Damhudi |
| Maro Sebo Ilir | 4 | Rp254.994.800 | Kurnia Isla Dewi |
| Muara Tembesi | 5 | Rp254.543.300 | Yetti Rosnelli |
| Tenam | 4 | Rp222.631.100 | Dewi Astuti |
| Teluk Leban | 5 | Rp217.542.400 | Siti Kusniyah |
| Jangga Baru | 4 | Rp175.530.200 | Yuliawati |
| Aro | 5 | Rp159.067.700 | Agus Suryanto SE |
| Tidar Kuranji | 4 | Rp143.571.200 | Noviriyanti |
| Batin | 4 | Rp118.260.350 | Suroto |
| Pasar Terusan | 4 | Rp49.596.000 | Wilawati |
| Total | 90 | Rp5.142.718.000 |
Di Puskesmas Mersam, Fatimah mencatat lima transaksi Rp269.737.300 dan Sri Rahayu satu transaksi Rp194.372.800.
Untuk Penerokan, Senirah mencatat dua transaksi Rp252.648.800, sedangkan Titin Sulastri empat transaksi Rp99.137.000.
Agus Suryanto SE menangani 10 transaksi BOK Aro dan Muara Bulian senilai Rp582.339.200. Di luar BOK, terdapat dua transaksi makanan dan minuman aktivitas lapangan masing-masing Rp23.985.000 dan Rp24.804.000. Keseluruhan transaksi atas nama Agus menjadi Rp631.128.200.
Yetti Rosnelli tercatat pada 11 transaksi BOK Muara Tembesi dan Pasar Muara Tembesi dengan total Rp540.875.000.
Nama-nama tersebut merupakan isian kolom penyedia. Berkas tidak menjelaskan jabatan, hubungan kerja dengan puskesmas, maupun bentuk usaha mereka. Karena itu, pencantuman nama pribadi tidak dapat langsung diartikan sebagai penerimaan honor pegawai atau pejabat.
Catatan lain muncul pada klasifikasi UMK dalam belanja pertemuan.
Batanghari Propertindo memiliki dua transaksi paket meeting dalam kota pada RUP 67045706. Keduanya senilai Rp25.088.000 dan sama-sama berstatus PAYMENT OUTSIDE SYSTEM pada tahapan Serah Terima.
Namun, satu transaksi mencatat nilai UMK nol, sementara transaksi lainnya mencatat nilai UMK penuh Rp25.088.000.
Perbedaan ini membutuhkan penjelasan mengenai dasar pencatatannya. Nama penyedia, RUP, nominal, serta statusnya sama, tetapi nilai UMK berbeda.
Batanghari Propertindo juga mencatat satu transaksi meeting luar kota Rp140 juta. Total tiga transaksinya mencapai Rp190.176.000.
Keseluruhan belanja perjalanan dinas dan meeting dalam berkas terdiri atas tujuh transaksi Rp358.406.000.
| Penyedia | Rincian | Total nilai |
|---|---|---|
| Batanghari Propertindo | Dua meeting dalam kota masing-masing Rp25.088.000 dan satu meeting luar kota Rp140 juta | Rp190.176.000 |
| Grand Makmur Hotel | Satu paket meeting dalam kota | Rp94.340.000 |
| Hotel Shang Ratu | Dua paket pertemuan pembinaan dan pemetaan sarana, prasarana, serta alat kesehatan, masing-masing Rp36 juta dan Rp4.740.000 | Rp40.740.000 |
| Grand Putra Jaya | Perjalanan dinas dalam kota untuk penyusunan program bersama Tim Pembina Posyandu | Rp33.150.000 |
| Total | 7 transaksi | Rp358.406.000 |
Rekap belum menyertakan lokasi acara, jumlah peserta, durasi, serta komponen layanan yang dibeli. Nama penyedia hotel saja tidak cukup untuk memastikan lokasi pelaksanaan kegiatan.
Pada belanja konsumsi, Raudiyah tercatat dalam 11 transaksi Rp69.384.500. Rinciannya delapan transaksi makanan dan minuman rapat Rp43.662.500, dua transaksi jamuan tamu masing-masing Rp10.755.000, serta satu transaksi konsumsi aktivitas lapangan Rp4.212.000.
Dua transaksi jamuan tamu tersebut menggunakan RUP 65496660, tetapi statusnya berbeda: satu ON PROCESS dan satu PAYMENT OUTSIDE SYSTEM.
Penyedia konsumsi lainnya adalah Agus Suryanto SE Rp48.789.000 untuk aktivitas lapangan, Nur Fitriana Muti Rp13.375.000 untuk rapat, dan Cheeks Production Rp7.463.000 untuk rapat.
Total belanja makanan dan minuman mencapai Rp139.011.500 dari 15 transaksi. Sebanyak Rp64.500.500 merupakan konsumsi rapat, Rp53.001.000 konsumsi aktivitas lapangan, dan Rp21.510.000 jamuan tamu.
Di luar pengadaan barang dan kegiatan pertemuan, terdapat belanja jasa tenaga kesehatan dalam program Dokter Tangguh.
Sebanyak 10 transaksi jasa dokter mencatat Rp660 juta. Sembilan transaksi masing-masing Rp70 juta, sedangkan satu transaksi atas nama Bella Shafitri senilai Rp30 juta.
| Nama dalam paket jasa dokter | Wilayah dalam nama paket | Nilai |
|---|---|---|
| Rina Nespia Salima | Muara Bulian | Rp70.000.000 |
| Marwiyah Khairani | Sungai Rengas | Rp70.000.000 |
| Parsaulyan Tamba | Mersam | Rp70.000.000 |
| Wulan Sudaryani | Durian Luncuk | Rp70.000.000 |
| m top broni | Penerokan | Rp70.000.000 |
| Cici Damaiyanti | Maro Sebo Ilir | Rp70.000.000 |
| Riski Ayu | Pemayung | Rp70.000.000 |
| Kurniawati Putri | Muara Tembesi | Rp70.000.000 |
| Alde Pitra Iztiawan | Jangga Baru | Rp70.000.000 |
| Bella Shafitri | Jangga Baru | Rp30.000.000 |
| Total | Rp660.000.000 |
Jangga Baru memiliki dua transaksi jasa dokter dengan RUP yang sama, yakni 67234330, tetapi nama penyedia dan nilainya berbeda. Berkas belum memuat periode penugasan masing-masing.
Adapun jasa perawat terdiri atas 10 transaksi, masing-masing Rp24.500.000, dengan total Rp245 juta.
| Nama dalam paket jasa perawat | Wilayah dalam nama paket | Nilai |
|---|---|---|
| Sasmita Angraini | Durian Luncuk | Rp24.500.000 |
| Erni Mulindari | Muara Tembesi | Rp24.500.000 |
| Azwan | Jangga Baru | Rp24.500.000 |
| Hartono | Muara Bulian | Rp24.500.000 |
| Zaidan Abraham | Maro Sebo Ilir | Rp24.500.000 |
| Septi Yuliana | Mersam | Rp24.500.000 |
| Gito Irawan | Sungai Rengas | Rp24.500.000 |
| Harapan Julianto | Teluk Leban | Rp24.500.000 |
| Inten Wahyuni | Pemayung | Rp24.500.000 |
| Leni Apriani | Penerokan | Rp24.500.000 |
| Total | Rp245.000.000 |
Nilai jasa dokter dan perawat tersebut merupakan nilai transaksi dalam rekap. Tanpa periode pekerjaan, angka itu tidak dapat disebut sebagai gaji atau honor bulanan.
Terdapat pula jasa tenaga supir pada Zero Six Production senilai Rp273.287.140, jasa tenaga laboratorium pada Teman Sejati Sejahtera Abadi Rp179.487.000, serta kursus singkat atau pelatihan pada Pro Emergency Rp243 juta.
Jasa penyelenggaraan acara tercatat atas nama Puji Risdianto senilai Rp11.347.500.
Untuk perencanaan bangunan kesehatan, Dinkes Batanghari mencatat lima transaksi Rp436.185.637 melalui pengadaan langsung. Seluruhnya berstatus KONTRAK SEDANG BERJALAN.
Tiga pekerjaan memiliki nominal sama persis, yakni Rp87.255.879, meskipun lokasi dan objeknya berbeda.
| Pekerjaan perencanaan | Penyedia | Kode RUP | Nilai |
|---|---|---|---|
| Pengembangan Puskesmas Jangga Baru | Dinamika Teknik | 65293971 | Rp87.255.879 |
| Pembangunan baru Puskesmas Simpang Karmeo | Dinamika Teknik | 65293552 | Rp87.255.879 |
| Pengembangan Puskesmas Maro Sebo Ilir | Nurizkay Konsultan | 65294761 | Rp87.255.879 |
| Pengembangan Puskesmas Sungai Puar | CV Pratama Konsultan | 65295088 | Rp87.236.750 |
| Relokasi Puskesmas Batin | CV Citra Nugraha Konsultan | 65295499 | Rp87.181.250 |
| Total | Rp436.185.637 |
Dinamika Teknik mencatat dua pekerjaan dengan akumulasi Rp174.511.758.
Kesamaan nominal pada tiga pekerjaan dapat diperiksa melalui lingkup jasa dan dasar perhitungan biayanya. Data yang tersedia belum cukup untuk menyimpulkan adanya pemecahan paket atau ketidakwajaran harga.
Belanja perlengkapan kantor juga muncul dalam rekap. Enam transaksi ATK, bahan cetak, kertas, dan bahan komputer berjumlah Rp217.838.477.
Singgih Darmawan mencatat satu transaksi ATK Rp170.829.000. Anugrah Prima memiliki empat transaksi Rp42.232.037, terdiri atas ATK Rp694.505, dua transaksi gabungan ATK dan bahan cetak Rp3.951.045 serta Rp6.954.372, dan kertas, cover, serta bahan komputer Rp30.632.115.
Azra Group mencatat ATK Rp4.777.440. Penyedia yang sama juga menangani pemeriksaan post-market produk makanan dan minuman industri rumah tangga senilai Rp17.879.880, sehingga totalnya Rp22.657.320.
Untuk pemeliharaan kendaraan dinas bermotor perorangan, terdapat dua transaksi pada RUP 67878688. Masrul tercatat Rp10.015.000 dan Bakhtiar Rp30.888.000.
Keduanya berstatus KONTRAK SELESAI pada tahapan Serah Terima, dengan nilai gabungan Rp40.903.000.
Jika seluruh 185 transaksi dikelompokkan berdasarkan nama pekerjaannya, komposisinya sebagai berikut. Pengelompokan ini merupakan hasil pembacaan objek belanja, terpisah dari kolom jenis pengadaan dalam data.
| Kelompok pekerjaan | Transaksi | Nilai |
|---|---|---|
| Obat, vaksin, BMHP, reagen, dan perangkat tes | 31 | Rp7.293.897.471 |
| BOK Puskesmas | 90 | Rp5.142.718.000 |
| PLTS | 2 | Rp3.492.000.000 |
| Bidan Kit dan Pustu Set | 2 | Rp3.326.082.810 |
| Jasa dokter program Dokter Tangguh | 10 | Rp660.000.000 |
| Konsultansi perencanaan puskesmas | 5 | Rp436.185.637 |
| Perjalanan dinas dan meeting | 7 | Rp358.406.000 |
| Jasa tenaga supir | 1 | Rp273.287.140 |
| Jasa perawat program Dokter Tangguh | 10 | Rp245.000.000 |
| Kursus singkat atau pelatihan | 1 | Rp243.000.000 |
| ATK, bahan cetak, kertas, dan bahan komputer | 6 | Rp217.838.477 |
| Jasa tenaga laboratorium | 1 | Rp179.487.000 |
| Makanan dan minuman | 15 | Rp139.011.500 |
| Pemeliharaan kendaraan | 2 | Rp40.903.000 |
| Pemeriksaan post-market makanan dan minuman | 1 | Rp17.879.880 |
| Jasa penyelenggaraan acara | 1 | Rp11.347.500 |
| Total | 185 | Rp22.077.044.415 |
Dari sisi metode, sebanyak 178 transaksi senilai Rp21.599.955.778 menggunakan e-purchasing melalui E-Katalog Versi 6.0.
Tujuh transaksi lainnya menggunakan pengadaan langsung, total Rp477.088.637. Rinciannya lima jasa konsultansi Rp436.185.637 dari sumber Non Tender dan dua pemeliharaan kendaraan Rp40.903.000 dari Pencatatan Non Tender.
Kolom jenis pengadaan memuat 41 transaksi Barang Rp14.340.111.221, 139 transaksi Jasa Lainnya Rp7.300.747.557, serta lima Jasa Konsultansi Badan Usaha Konstruksi Rp436.185.637.
Ada beberapa perbedaan klasifikasi yang memerlukan rincian pesanan untuk dipahami. Misalnya, satu transaksi BOK gizi Mersam atas nama Fatimah Rp3.318.000 tercatat sebagai Barang, sedangkan 89 transaksi BOK lainnya sebagai Jasa Lainnya.
Dua transaksi gabungan ATK dan bahan cetak Anugrah Prima juga tercatat sebagai Jasa Lainnya. Sementara pemeriksaan post-market Azra Group masuk jenis Barang. Nama paket saja belum cukup untuk memastikan klasifikasi tersebut keliru.
Seluruh kolom sumber dana tertulis APBD. Sejumlah nama paket menyebut DAU atau DAK Non Fisik. Penyebutan itu perlu dibaca bersama dokumen anggaran untuk mengetahui sumber pembiayaan secara lebih rinci.
Dari sisi status, sebagian besar nilai berada pada tahapan Kontrak.
| Status dan tahapan | Transaksi | Nilai |
|---|---|---|
| ON PROCESS / Kontrak | 162 | Rp18.863.530.116 |
| KONTRAK SEDANG BERJALAN / Kontrak | 5 | Rp436.185.637 |
| PAYMENT OUTSIDE SYSTEM / Serah Terima | 16 | Rp2.736.425.662 |
| KONTRAK SELESAI / Serah Terima | 2 | Rp40.903.000 |
| Total | 185 | Rp22.077.044.415 |
Gabungan dua status pada tahapan Kontrak mencapai 167 transaksi Rp19.299.715.753, atau sekitar 87,42 persen dari seluruh nilai.
Berkas tidak memuat tanggal mulai, tenggat pekerjaan, maupun riwayat pembaruan status. Karena itu, angka tersebut belum dapat digunakan untuk menyimpulkan bahwa pekerjaan terlambat atau belum memberikan manfaat.
Label PAYMENT OUTSIDE SYSTEM juga perlu dibaca sesuai mekanisme sistem. INAPROC menyediakan pengajuan pembayaran di luar sistem dengan pengisian tanggal dan pengunggahan bukti pembayaran.
Selain itu, INAPROC memiliki kebijakan perubahan status pesanan apabila invoice lebih dari 30 hari tidak ditindaklanjuti ke tahap pembayaran. Riwayat masing-masing pesanan diperlukan untuk mengetahui mekanisme yang berlaku pada transaksi tertentu. Label tersebut saja bukan bukti pembayaran ilegal.
Pada pencatatan produk dalam negeri, nilai PDN mencapai Rp21.972.426.915, sekitar 99,53 persen dari total transaksi.
Satu-satunya transaksi dengan nilai PDN nol berada pada Solusi Sejahtera Medika senilai Rp104.617.500, dalam paket obat, vaksin, dan BMHP RUP 65298952. Angka nol tersebut belum cukup untuk memastikan barangnya merupakan produk impor.
Nilai UMK tercatat Rp10.588.737.635, atau sekitar 47,96 persen. Sebanyak 149 transaksi mencatat nilai UMK penuh, sedangkan 36 transaksi senilai Rp11.488.306.780 mencatat UMK nol.
PDN dan UMK merupakan dua pencatatan yang dapat melekat pada transaksi yang sama. Nilainya tidak dijumlahkan.
Pemeriksaan tidak menemukan kode paket ganda, kolom kosong, ataupun nilai transaksi negatif. Namun, terdapat kesamaan isian pada sejumlah transaksi berkode berbeda dan perbedaan nilai UMK pada transaksi serupa.
Dua hal itulah yang perlu dijelaskan lebih jauh.
Untuk transaksi gizi Sungai Rengas, dokumen pesanan, periode, volume, dan bukti pelaksanaan akan menjawab apa yang membedakan tiga transaksi masing-masing Rp198,88 juta. Untuk PLTS Rp3,492 miliar, daftar instalasi, lokasi penerima, spesifikasi, serta hasil pengujiannya diperlukan agar manfaat pengadaan dapat diperiksa.
Bahan yang tersedia belum memuat tanggapan Dinas Kesehatan Batanghari maupun para penyedia.
Penjelasan mereka dibutuhkan untuk menghubungkan angka dalam rekap dengan pelayanan yang diterima warga: kegiatan gizi yang terlaksana, obat yang tersedia, tenaga kesehatan yang bekerja, dan fasilitas kesehatan yang memperoleh dukungan listrik.(*)