CV Rasuan Jaya Menang Tender Jalan Rp 2,7 M di Tebo, Selisih HPS Cuma 0,37%

WIB
ist

Tebo - CV Rasuan Jaya tercatat sebagai pemenang tender rekonstruksi jalan menuju Penyeberangan Benteng Kurung, Kabupaten Tebo. Dari enam perusahaan dalam daftar peserta, hanya dua yang kolom harga penawarannya terisi. Salah satunya mendapat catatan tidak menyampaikan Sertifikat Badan Usaha atau SBU sesuai persyaratan.

Harga yang membawa CV Rasuan Jaya menjadi pemenang mencapai Rp2.688.703.045,07. Nilainya sekitar Rp10,11 juta atau 0,37 persen di bawah Harga Perkiraan Sendiri (HPS).

Angka tersebut menempatkan penawaran pemenang pada kisaran 99,63 persen dari HPS. Persaingan yang terlihat dalam tabel pun terbatas pada dua harga, sementara perjalanan evaluasi empat peserta lainnya belum tergambar secara rinci.

Paket tersebut bernama Rekonstruksi Jln. Provinsi–Penyeberangan Benteng Kurung (15.09.11.002), dengan kode tender 10174150000 dan kode Rencana Umum Pengadaan atau RUP 67876000.

Pengadaan berada di bawah Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat Kabupaten Tebo. Sumber dananya APBD Perubahan 2026, dengan lokasi pekerjaan dicantumkan di Kabupaten Tebo.

Tanggal pembuatan paket tercatat 9 Oktober 2026. Dalam salinan informasi yang tersedia, prosesnya sudah berada pada tahap Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa atau SPPBJ.

Pagu paket ditetapkan Rp2.700.000.000, sedangkan HPS sebesar Rp2.698.815.000. Selisih keduanya hanya Rp1.185.000.

Dari HPS tersebut, CV Rasuan Jaya mengajukan harga Rp2.688.703.045,07. Nilai penawaran dan harga terkoreksinya sama. Pada informasi pemenang, kolom harga negosiasi ditampilkan dengan tanda strip.

Perusahaan itu beralamat di Jalan Simpang Lima RT 01/06, Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo, Jambi.

Dibandingkan pagu anggaran, harga penawaran CV Rasuan Jaya lebih rendah Rp11.296.954,93, atau sekitar 0,42 persen. Adapun selisih terhadap HPS secara tepat sebesar Rp10.111.954,93.

Angka itu merupakan perbandingan harga pada proses pemilihan. Nilai kontrak dan realisasi pembayaran belum tercantum dalam bahan yang tersedia.

Pesaing yang juga mencantumkan harga adalah CV Mulia Waskita. Perusahaan ini menawarkan Rp2.698.410.000, dengan harga terkoreksi yang sama.

Penawaran CV Mulia Waskita hanya Rp405.000 di bawah HPS. Dibandingkan CV Rasuan Jaya, harganya lebih tinggi Rp9.706.954,93.

Namun, pada kolom alasan, CV Mulia Waskita mendapat catatan:

“Tidak Menyampaikan SBU sesuai dengan yang dipersyratkan.”

Catatan tersebut menunjukkan persoalan pemenuhan dokumen SBU dalam proses pengadaan. Ringkasan yang tersedia belum menjelaskan bagian persyaratan SBU yang tidak terpenuhi.

Keterangan itu juga tidak otomatis berarti perusahaan sama sekali tidak memiliki SBU. Untuk mengetahui persoalannya secara tepat, diperlukan dokumen persyaratan dan hasil evaluasi yang lebih lengkap.

Harga CV Rasuan Jaya sendiri sudah lebih rendah dibandingkan CV Mulia Waskita berdasarkan dua penawaran yang ditampilkan. Karena itu, kemenangan Rasuan Jaya tidak dapat semata-mata dijelaskan sebagai akibat catatan SBU pesaingnya.

Berikut posisi enam peserta dalam salinan tabel:

PesertaHarga penawaran/terkoreksiKeterangan yang ditampilkan
CV Rasuan JayaRp2.688.703.045,07Tercantum sebagai pemenang
CV Mulia WaskitaRp2.698.410.000Tidak menyampaikan SBU sesuai persyaratan
CV Ari Amril KaryaTidak tercantumKolom alasan kosong
Utama Karya Cipta PersadaTidak tercantumKolom alasan kosong
CV Dita KontraktorTidak tercantumKolom alasan kosong
Selaras Dua PutriTidak tercantumKolom alasan kosong

Empat nama terakhir tercatat sebagai peserta, tetapi harga penawaran dan harga terkoreksinya tidak terlihat dalam salinan tersebut.

Kondisi itu menyisakan informasi yang belum lengkap mengenai tingkat persaingan. Kolom kosong belum cukup untuk memastikan apakah perusahaan tidak mengirim dokumen, tidak melanjutkan tahapan tertentu, atau terdapat informasi yang tidak ditampilkan dalam ringkasan.

Berita acara hasil pemilihan dan rincian evaluasi diperlukan untuk menjelaskan perjalanan setiap peserta.

Kedekatan harga pemenang dengan HPS juga perlu dibaca berdasarkan rincian pekerjaan. Persentase penurunan harga yang kecil belum membuktikan adanya pengaturan tender ataupun penggelembungan biaya.

Untuk menguji kewajaran harga, diperlukan volume pekerjaan, spesifikasi, harga satuan, dan perhitungan biaya yang digunakan. Data tersebut belum termuat dalam tabel pengadaan yang tersedia.

Paket ini menggunakan metode tender pascakualifikasi satu file dengan harga terendah sistem gugur. Pengadaan tidak menggunakan reverse auction. Jenis pekerjaannya konstruksi, dengan kontrak harga satuan dan kualifikasi penyedia usaha kecil.

Pada bagian administrasi, peserta wajib memenuhi ketentuan menjalankan usaha. SBU dan Nomor Induk Berusaha atau NIB harus sesuai dokumen yang dipersyaratkan.

Peserta juga harus mempunyai status wajib pajak yang valid serta kapasitas hukum untuk mengikatkan diri dalam kontrak. Bukti yang diminta mencakup akta pendirian atau perubahan perusahaan dan KTP. Apabila dikuasakan, diperlukan surat kuasa serta bukti bahwa penerima kuasa merupakan pegawai tetap.

Persetujuan pakta integritas dan surat pernyataan peserta turut menjadi persyaratan.

Salinan dokumen juga mengatur peserta yang mengikuti pengadaan melalui konsorsium, kerja sama operasi atau KSO, kemitraan, maupun bentuk kerja sama lainnya. Mereka harus memiliki perjanjian kerja sama.

Kombinasi KSO yang dicantumkan meliputi usaha nonkecil dengan sesama nonkecil, usaha kecil, atau koperasi; usaha kecil dengan sesama usaha kecil atau koperasi; serta kerja sama antarkoperasi.

Perusahaan pemimpin KSO harus memiliki kualifikasi setingkat atau lebih tinggi daripada anggotanya. Jumlah anggota dibatasi paling banyak tiga perusahaan untuk pekerjaan tidak kompleks dan lima perusahaan untuk pekerjaan kompleks.

Ketentuan SBU membatasi paling banyak satu SBU untuk pekerjaan berkualifikasi kecil serta paling banyak dua untuk kualifikasi menengah atau besar. Persyaratan lainnya merujuk pada dokumen pemilihan.

Pada aspek teknis, peserta harus memiliki pengalaman pekerjaan konstruksi dalam empat tahun terakhir, baik di lingkungan pemerintah, swasta, maupun melalui subkontrak. Penyedia juga diminta memperhitungkan Sisa Kemampuan Paket atau SKP.

Bagi usaha kecil yang baru berdiri kurang dari tiga tahun dan belum berpengalaman, pengecualian pengalaman dicantumkan untuk paket paling banyak Rp2,5 miliar. Adapun paket di atas Rp2,5 miliar hingga Rp15 miliar mensyaratkan satu pengalaman pada bidang yang sama.

Dengan pagu Rp2,7 miliar, pemenuhan persyaratan pengalaman tersebut menjadi bagian yang perlu terlihat dalam hasil evaluasi.

Status SPPBJ pada salinan data menunjukkan proses telah memasuki tahap penunjukan penyedia. Namun, belum tersedia informasi mengenai penandatanganan kontrak, tanggal mulai pekerjaan, maupun realisasi pembayaran.

Bahan yang tersedia juga belum memuat penjelasan rinci Pokja mengenai catatan SBU CV Mulia Waskita dan posisi empat peserta yang kolom harganya kosong. Dokumen evaluasi serta rincian pekerjaan diperlukan untuk menilai persaingan dan kewajaran harga dalam tender yang dimenangkan CV Rasuan Jaya tersebut.(*)

BeritaSatu Network