Dinas PUPR Tebo

Sikat Proyek Konsultan RSUD dan Jalan Tebo, Ini Sisi 'Gelap-Terang' Rekam Jejak CV Atifa!

Tebo - Perusahaan konsultan asal Kota Jambi, CV Atifa Cipta Rencana, tengah menjadi buah bibir. Perusahaan ini terpantau sedang 'panen' megaproyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo. Setelah sukses mengunci tender perencanaan gedung RSUD, kini mereka bersiap melenggang sebagai jawara di proyek pengawasan jalan.

Lelang Pengawasan Jalan Rp 800 Juta di Tebo Masuk Babak Akhir, 6 Perusahaan 'Gugur Massal'!

Tebo - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tebo tengah merampungkan proses lelang proyek strategis di sektor infrastruktur. Kali ini, tender untuk Pengawasan Rekonstruksi Jalan 2 senilai Rp 800 juta telah memasuki tahapan paling krusial, yakni Pengumuman Pemenang.

Berdasarkan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) dengan Kode Tender 10128228000, proyek yang dibiayai oleh APBD 2026 ini mematok Nilai Pagu sebesar Rp 800.000.000,00 dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) senilai Rp 792.799.700,00.

Jejak CV Bintang Perdana dan Proyek Miliaran yang Disorot BPK RI

CV Bintang Perdana, kontraktor berbentuk CV yang berbasis di Perumahan Bumi Mayang Mangurai, Kota Jambi, tengah menjadi sorotan publik. Perusahaan ini memenangkan sejumlah proyek pemerintah bernilai miliaran rupiah, namun audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dan laporan aktivis mengungkap dugaan masalah serius dalam pelaksanaannya. Temuan mulai dari kekurangan volume pekerjaan hingga kualitas proyek yang dipertanyakan, memunculkan tanda tanya soal profesionalisme dan integritas perusahaan ini dalam tender pemerintah.

Usai Disorot BPK RI di Proyek Rp 24,16 M, PT Selaras Restu Abadi Join Proyek Tanggul Rp 20,5 M bersama PT Pulau Bintan Bestari

Audit BPK RI 2025 menemukan masalah serius pada proyek pemeliharaan Jalan Blok E Alai Ilir-Blok C Alai Ilir di Tebo senilai Rp 24,16 miliar yang dikerjakan PT Selaras Restu Abadi. Rupanya, PT Selaras Restu Abadi terjejak sebagai KSO di proyek tanggul pagar Puding Rp 20,5 miliar tahun 2025, yang dikerjakan oleh kontraktor bermasalah, PT Pulau Bintan Bestari.

***

Proyek Jalan Air Hitam Laut–Sungai Cemara Rp 3,26 Miliar, CV Surya Citra Persada Kena Temuan BPK: Kekurangan Volume Rp 728,9 Juta

Audit BPK RI 2025 menemukan kekurangan volume Rp 728 juta pada proyek Jalan Air Hitam Laut–Sungai Cemara yang dikerjakan CV Surya Citra Persada. Meski disorot, perusahaan ini kembali menang tender proyek rabat beton Rp 5 miliar di Tebo.

***