JAMBI — Ketua Karang Taruna Provinsi Jambi terpilih, Rocky Candra, memimpin rapat perdana bersama pengurus harian dan calon koordinator bidang di Kesiko Social Space, Kota Jambi, Senin sore ini.
Rapat tersebut menjadi awal konsolidasi kepengurusan baru Karang Taruna Provinsi Jambi. Salah satu agenda utama yang dibahas adalah pembentukan panitia dan persiapan pelantikan pengurus.
Rocky yang juga anggota Komisi XII DPR RI hadir dan memimpin langsung pertemuan tersebut.
Rapat diawali dengan perkenalan para calon pengurus. Satu per satu peserta menyampaikan nama, latar belakang, pengalaman organisasi, serta bidang yang akan ditempati dalam kepengurusan.
Suasana awal berlangsung santai dan penuh keakraban. Namun, pertemuan kemudian berjalan lebih serius ketika memasuki pembahasan struktur organisasi dan rencana pelantikan.
Dalam rapat tersebut, pengurus mulai membentuk panitia pelantikan.
Pembahasan meliputi pembagian tanggung jawab, konsep acara, kesiapan tempat, undangan, susunan kegiatan, hingga koordinasi dengan pihak-pihak terkait.
Rocky mengatakan rapat perdana tersebut difokuskan untuk pengurus inti, pengurus harian, serta para ketua dan koordinator bidang.
“Rapat hari ini bersama pengurus inti dan ketua bidang. Kita membahas secara serius rencana pelantikan pengurus baru,” kata Rocky.
Rocky menyebut sekitar 170 pengurus Karang Taruna Provinsi Jambi direncanakan mengikuti pelantikan.
Dalam data yang disampaikan, calon pengurus disebut terdiri dari 127 laki-laki dan 50 perempuan. Namun, komposisi tersebut masih perlu dikonfirmasi karena apabila dijumlahkan mencapai 177 orang.
Kepengurusan baru juga melakukan evaluasi terhadap perjalanan Karang Taruna Provinsi Jambi selama beberapa waktu terakhir.
Organisasi tersebut dinilai belum bergerak secara maksimal dan terkesan stagnan. Program dan kegiatan Karang Taruna dinilai belum sepenuhnya dirasakan oleh kelompok pemuda maupun masyarakat.
Kehadiran Rocky sebagai ketua baru diharapkan membawa semangat penyegaran.
Ia ingin kepengurusan yang dibentuk tidak hanya tercantum dalam struktur organisasi, tetapi benar-benar menjalankan program sesuai bidang masing-masing.
“Dengan berbagai latar belakang, kita gunakan sumber daya ini untuk menyukseskan program Karang Taruna. Kita seperti satu barisan menuju arah yang baik. Mari bersinergi,” ujarnya.
Rocky mengatakan Karang Taruna harus menjadi rumah pembinaan bagi anak-anak muda di Provinsi Jambi.
Organisasi tersebut diharapkan mampu mendorong kemandirian pemuda sekaligus melahirkan generasi muda yang memiliki kepedulian sosial.
“Saya ingin Karang Taruna menjadi rumah pembinaan pemuda. Kita mendorong kemandirian, pemuda sociopreneur, anak muda yang memiliki jiwa sosial tinggi dan memberikan kebermanfaatan bagi publik,” katanya.
Menurut Rocky, pemuda tidak cukup hanya aktif dalam kegiatan seremonial.
Mereka juga perlu mempunyai kemampuan membangun usaha, menggerakkan kegiatan sosial, dan membantu menyelesaikan persoalan di lingkungan masing-masing.
Karang Taruna akan menjadi wadah untuk mempertemukan potensi tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, Rocky mengibaratkan organisasi sebagai rumah yang harus dijaga dan dirawat bersama.
Menurutnya, perkembangan organisasi sangat bergantung pada kontribusi seluruh pengurus.
“Dalam filosofi saya, organisasi ini ibarat rumah. Harus dijaga dan dirawat. Kalau organisasi besar, kita yang berada di dalam rumah itu juga akan besar,” ujar Rocky.
Ia mempersilakan setiap pengurus mengembangkan gagasan dan kemampuan melalui bidang masing-masing.
“Silakan berselancar dan beraktualisasi. Berbuatlah untuk organisasi,” katanya.
Rocky menegaskan jabatan dalam kepengurusan tidak boleh hanya menjadi identitas. Setiap pengurus diharapkan menghadirkan program dan kegiatan yang memberikan manfaat kepada masyarakat.
Karang Taruna Provinsi Jambi juga akan menyelaraskan programnya dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto serta program pembangunan pemerintah daerah.
Rocky mengatakan dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui kegiatan sosial, pemberdayaan pemuda, pengembangan kewirausahaan, dan program kemasyarakatan.
“Kita mendukung Asta Cita Presiden Prabowo dan program pemerintah daerah. Dengan berbagai latar belakang yang ada, kita gunakan sumber daya ini untuk menyukseskan program Karang Taruna,” katanya.
Program kerja secara terperinci akan disusun setelah kepengurusan resmi dilantik.
Setiap bidang diminta mulai memetakan potensi dan persoalan yang dapat ditangani melalui program Karang Taruna.
Bidang ekonomi, misalnya, dapat mendorong pengembangan usaha pemuda. Sementara bidang sosial dapat menyusun kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat.
Rocky meminta pelantikan pengurus tidak hanya menjadi kegiatan seremonial.
Pelantikan harus menjadi titik awal bergeraknya organisasi dan pelaksanaan program kerja.
Setelah pengurus dikukuhkan, konsolidasi akan dilanjutkan dengan penyusunan program serta penguatan jaringan Karang Taruna di kabupaten, kota, kecamatan, desa, dan kelurahan.
Rapat perdana tersebut ditutup setelah pengurus menyepakati pembagian tugas awal untuk mempersiapkan pelantikan.
Rocky berharap seluruh calon pengurus dapat bekerja sebagai satu tim.
“Kita seperti satu barisan menuju arah yang baik. Mari bersinergi,” ujarnya.(*)