Intip Rincian Belanja Benih Ikan Baung dan Semah Dinas Peternakan Bungo 2026

WIB
ist

Bungo - Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bungo terus menjalankan program kerjanya di Tahun Anggaran 2026. Berdasarkan data realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) per Mei 2026, instansi ini tercatat telah membelanjakan duit rakyat sebesar Rp 94.887.576.

Menariknya, porsi terbesar dari anggaran puluhan juta rupiah tersebut tidak dihabiskan untuk kebutuhan operasional kantor semata, melainkan untuk pengadaan benih ikan endemik bernilai ekonomi tinggi.

Dari total 8 paket pengadaan yang terekam di sistem E-Katalog, Dinas Peternakan dan Perikanan Bungo memborong benih ikan melalui penyedia CANANG JAYA dengan total mencapai lebih dari Rp 70 Juta. Pengadaan ini difokuskan pada dua jenis ikan primadona perairan tawar, yakni Ikan Semah dan Ikan Baung.

Sementara sisa anggaran lainnya digunakan untuk menunjang kebutuhan administratif dinas, seperti pembelian Alat Tulis Kantor (ATK), bahan cetak, perlengkapan listrik, hingga bahan komputer yang dipasok oleh penyedia lokal.

Untuk menjamin transparansi, berikut adalah rincian lengkap 8 paket belanja Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bungo yang saat ini berstatus ON PROCESS per Mei 2026:

1. Belanja Bibit Ternak/Ikan (Penyedia: CANANG JAYA)

  • Belanja Bahan-Bahan/Bibit Ternak/Bibit Ikan (Benih Ikan Semah): Rp 45.697.500
  • Belanja Bahan-Bahan/Bibit Ternak/Bibit Ikan (Benih Ikan Baung): Rp 25.000.000

2. Belanja Kebutuhan Operasional & Alat Kantor (Penyedia: ALFIAN CHANDRA YUDHA & SUPE PATIMAH)

  • Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor Lainnya (ALFIAN CHANDRA YUDHA): Rp 6.852.641
  • Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor - Alat Tulis Kantor/ATK (SUPE PATIMAH): Rp 6.760.800
  • Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor - Bahan Komputer (SUPE PATIMAH): Rp 4.370.625
  • Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor - Alat Listrik (ALFIAN CHANDRA YUDHA): Rp 3.452.100
  • Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor - Bahan Cetak (SUPE PATIMAH): Rp 2.074.590
  • Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor - Bahan Cetak (SUPE PATIMAH): Rp 679.320

Langkah pemerintah daerah memborong benih ikan endemik seperti Semah dan Baung ini tentu patut diapresiasi. Publik Bungo berharap bibit-bibit ikan tersebut nantinya dapat dikelola dengan baik untuk mendongkrak kesejahteraan kelompok pembudidaya ikan lokal dan menjaga kelestarian ekosistem sungai di Kabupaten Bungo.

Pemkab Bungo rupanya juga membelanjakan duit rakyat untuk kebutuhan yang cukup spesifik dan unik. Berdasarkan data realisasi belanja per Mei 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tercatat merogoh kocek hingga Rp 117.993.000 hanya untuk membeli sebuah perangkat Kamera Drone.

Angka yang fantastis untuk sebuah pesawat nirawak, yang diduga akan digunakan untuk pemetaan dan pengawasan proyek infrastruktur dari udara.

Sementara itu, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) menghabiskan dana Rp 70.001.151 untuk membayar jasa Pembongkaran Reklame di area penataan kawasan perkotaan Muara Bungo. Angka ini ditambah lagi dengan biaya jasa Pengangkutan Hasil Pembongkaran Reklame senilai Rp 12.743.577.

Di sisi lain, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memfokuskan belanjanya untuk kebersihan kota dengan memborong Kendaraan Bermotor Beroda Tiga (Motor Gerobak Sampah) senilai total Rp 618.545.014.

Publik tentu berharap, deretan belanja unik ratusan juta rupiah ini tak sekadar menjadi pemborosan, melainkan benar-benar membawa manfaat langsung bagi keindahan, kelestarian, dan ketertiban Kabupaten Bungo.(*)

BeritaSatu Network