Wow!!! Dishub Muaro Jambi Borong Lampu Jalan dan Rambu Senilai Rp 1,18 Miliar

WIB
IST

Muaro Jambi - Upaya menekan angka kecelakaan dan kriminalitas di jalan raya Kabupaten Muaro Jambi tampaknya menjadi fokus utama pada Tahun Anggaran 2026.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Muaro Jambi terpantau menyiapkan dana miliaran rupiah demi membenahi fasilitas keselamatan jalan.

Berdasarkan data yang dihimpun, Dishub Muaro Jambi bersiap mengeksekusi empat paket proyek pengadaan infrastruktur jalan darat. Jika diakumulasikan, total uang pajak rakyat yang digelontorkan untuk proyek keselamatan jalan ini menembus angka Rp 1.189.577.376 (Nyaris Rp 1,2 Miliar).

Berikut adalah rincian detail dari kucuran dana miliaran rupiah yang akan dieksekusi oleh Dishub Muaro Jambi tersebut.

Porsi anggaran terbesar rupanya dialokasikan untuk menerangi jalanan Muaro Jambi yang selama ini kerap dikeluhkan gelap gulita saat malam hari.

Dishub menyiapkan satu paket raksasa bernama Belanja Lampu Penerangan Jalan Umum (Kode RUP: 63617753). Total pagu yang disiapkan mencapai Rp 633.000.000. Pengadaan ratusan juta rupiah ini akan dieksekusi secara transparan menggunakan metode E-Purchasing (E-Katalog).

Selain jalanan yang terang, kelengkapan marka dan rambu peringatan juga tak luput dari peremajaan. Untuk urusan ini, Dishub memecah anggarannya menjadi tiga paket terpisah dengan total nilai Rp 556.577.376.

Berikut rinciannya:

  • Paket Rambu Fisik 1: Belanja Modal Rambu-Rambu Lalu Lintas Darat Lainnya (Kode RUP: 63617198) senilai Rp 503.411.400 yang dieksekusi via E-Purchasing.
  • Paket Rambu Fisik 2: Paket pengadaan serupa dengan volume lebih kecil (Kode RUP: 63618962) senilai Rp 49.227.756 yang juga dieksekusi via E-Purchasing.
  • Biaya Perencanaan: Sebelum rambu dipasang, Dishub juga menganggarkan jasa konsultan untuk Belanja Modal Perencanaan Rambu-Rambu Lalu Lintas Darat Lainnya (Kode RUP: 63619446) senilai Rp 3.938.220 yang dieksekusi melalui metode Pengadaan Langsung.

Langkah Dishub Muaro Jambi mengandalkan metode E-Purchasing untuk mayoritas pengadaan fisik bernilai miliaran ini patut diapresiasi, karena meminimalisir celah kongkalikong tender.

Meski demikian, publik dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muaro Jambi dituntut untuk tetap melakukan pengawasan ketat saat eksekusi di lapangan.

Masyarakat berharap, tiang lampu dan pelat rambu-rambu lalu lintas yang dibeli dengan uang miliaran rupiah ini memiliki kualitas material kelas wahid, awet, dan benar-benar dipasang di titik-titik rawan kecelakaan atau area minim cahaya, bukan malah menumpuk di gudang dinas.(*)

BeritaSatu Network