Bungo - Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan Jambi tengah mencari arsitek dan tenaga ahli terbaik untuk mendesain wajah baru Kabupaten Bungo. Saat ini, proses lelang untuk proyek jasa konsultansi bertajuk Supervisi Penataan Kawasan Perkotaan Muara Bungo Kabupaten Bungo tengah berjalan ketat.
Merujuk pada data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), proyek yang bersumber dari kantong APBN Tahun Anggaran 2026 ini memiliki Nilai Pagu Paket dan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang ditetapkan sebesar Rp 749.200.000,00.
Mengingat pentingnya tata letak estetika kota, lelang jasa konsultansi ini ditekankan pada aspek kualitas dengan menggunakan metode Seleksi - Prakualifikasi Dua File. Panitia menetapkan bobot penilaian teknis yang sangat dominan, yakni sebesar 80 persen, berbanding bobot biaya yang hanya 20 persen.
Antusiasme penyedia jasa konsultansi terhadap proyek ini terbilang cukup tinggi. Tercatat ada 29 perusahaan yang mendaftar sebagai peserta tender. Namun, tahap evaluasi kualifikasi rupanya menjadi 'kuburan' bagi sebagian besar peserta.
Aturan main mensyaratkan peserta untuk memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU) yang spesifik, yakni Perencanaan dan Perancangan Lingkungan Bangunan dan Lansekap (PR103 KBLI 2017) atau Jasa Pengembangan Lingkungan Bangunan dan Lanskap (AL004 KBLI 2020). Selain itu, peserta wajib memiliki pengalaman menangani proyek sejenis dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.
Berdasarkan hasil evaluasi Kelompok Kerja (Pokja), dua perusahaan langsung dinyatakan gugur karena gagal memenuhi syarat SBU tersebut. Kedua perusahaan itu adalah Pola Pembangunan Konsultan dan PT. Kreasi Tekniktama Konsultan.
Satu peserta lainnya, yakni CV. Cipta Bangun Consultant, juga harus menelan pil pahit lantaran meraih Skor Kualifikasi (SK) dan Skor Pembuktian (SB) sebesar 40,0. Angka ini dinyatakan berada di bawah ambang batas kelulusan. Nasib serupa dialami PT. Fajar Konsultan yang nilainya juga anjlok di bawah standar.
Dari 29 peserta yang mendaftar, tercatat hanya 5 perusahaan yang berhasil lolos melewati jerat evaluasi Pokja dengan nilai yang memenuhi syarat.
Berikut adalah rincian lengkap 29 peserta yang mengikuti tender Supervisi Penataan Kawasan Perkotaan Muara Bungo beserta hasil evaluasinya:
Lolos Evaluasi Kualifikasi:
- CV. Pratama Konsultan – Skor 100,0 (Sempurna)
- PT. Arenco Binatama – Skor 100,0 (Sempurna)
- PT. Wastu Anopama – Skor 80,0
- CV. Karina Graha Konsultan – Skor 80,0
- CV. Zuro Consultant – Skor 60,0
Gugur Evaluasi (Tidak Memenuhi Syarat SBU/Nilai di Bawah Ambang Batas):
6. Pola Pembangunan Konsultan (Gugur SBU)
7. PT. Kreasi Tekniktama Konsultan (Gugur SBU)
8. CV. Cipta Bangun Consultant (Skor 40,0 - Di bawah ambang batas)
9. PT. Fajar Konsultan (Di bawah ambang batas)
Peserta Terdaftar (Tidak Lanjut/Tidak Memasukkan Dokumen Lengkap):
10. PT. Titian Cahaya Consultan
11. PT. Yoka Tiga Consultant
12. CV. Kyoka Engineering Consultant
13. CV. Activa Engineering Consultant
14. Saunarung Maha Cipta
15. PT. Wandra Cipta Engineering Consultant
16. PT. Tri Patra Konsultan
17. CV. Uwais Putra Mandiri
18. Perkasa Halomoan Pane
19. CV. Hexa Mitraindo
20. PT. Teknika Utama Konsultan
21. PT. Cidiach Karya Nusantara
22. PT. Aras Pasifik Internasional
23. CV. Intishar Karya
24. CV. Bosco Consultant
25. PT. Estetika Panca Sanjaya
26. PT. Darmasraya Mitra Amerta
27. PT. Duta Bhuana Jaya
28. Dinamika Teknik
29. PT. Prajna Adhi Cakra
Saat ini, tahapan lelang sedang memasuki Masa Sanggah Prakualifikasi. Publik dan Pemkab Bungo tentu menanti kiprah dari lima konsultan terbaik di atas untuk mendesain kawasan tata ruang perkotaan Muara Bungo agar menjadi lebih modern dan estetik.(*)