Jambi - Dua paket pembangunan jaringan perpipaan dan sambungan rumah di Jambi mencatat nilai yang nyaris sama. Totalnya mencapai Rp7,55 miliar. Meski dikerjakan perusahaan berbeda dan menyasar wilayah berbeda, nilai kedua paket dalam rekap pengadaan hanya berselisih Rp3.
Dua perusahaan yang tercatat sebagai penyedia itu adalah CV Mutiara Mandiri Sinergi dan CV Women Independent Construction.
Mutiara Mandiri Sinergi tercatat pada paket pembangunan jaringan perpipaan dan sambungan rumah Kota Jambi. Sementara Women Independent Construction tercatat pada paket untuk Kabupaten Batanghari dan Kabupaten Muaro Jambi.
Keduanya berada di bawah Satuan Kerja Pelaksanaan Cipta Karya Provinsi Jambi, Kementerian Pekerjaan Umum, dengan sumber dana APBN tahun anggaran 2026.
Kemiripan angkanya terlihat ketika dua paket tersebut disandingkan. Nilainya sama-sama berada di kisaran Rp3,775 miliar, dengan perbedaan baru terlihat pada digit paling belakang.
Ini Rincian Dua Paketnya
Berdasarkan rekap pengadaan yang ditelaah Senin (2/11/2026), paket Pembangunan Jaringan Perpipaan dan Sambungan Rumah Kota Jambi mencantumkan CV Mutiara Mandiri Sinergi sebagai penyedia dengan nilai Rp3.774.999.245.
Paket tersebut memiliki kode pengadaan 10109880000 dan kode Rencana Umum Pengadaan atau RUP 62223342.
Adapun paket Pembangunan Jaringan Perpipaan dan Sambungan Rumah Kabupaten Batanghari dan Kabupaten Muaro Jambi mencantumkan CV Women Independent Construction dengan nilai Rp3.774.999.242.
Kode pengadaannya 10110437000, sedangkan kode RUP-nya 62223343.
Jika dijumlahkan, nilai keduanya mencapai Rp7.549.998.487. Selisih antara satu paket dan paket lainnya tepat Rp3 pada angka yang ditampilkan dalam rekap. Kedua pengadaan tersebut sama-sama tercatat menggunakan metode tender.
Dalam Arsip Penawaran, Selisihnya Rp3,33
Kemiripan nilai dua paket ini sebenarnya telah muncul dalam pemberitaan sebelumnya.
Arsip JambiLINK tertanggal 16 Februari 2026 mencatat penawaran Mutiara Mandiri Sinergi sebesar Rp3.774.999.245,14. Sementara penawaran Women Independent Construction sebesar Rp3.774.999.241,81.
Dengan memperhitungkan angka sen, selisih kedua penawaran tersebut adalah Rp3,33. Kedua nominal itu sesuai dengan nilai dalam rekap apabila dibulatkan ke rupiah terdekat.
Artinya, penyebutan selisih Rp3 pada rekap dan Rp3,33 dalam arsip penawaran berasal dari tingkat ketelitian angka yang berbeda.
Namun, pertanyaan mengenai pembentukan harganya tetap menarik ditelusuri. Bagaimana dua paket dengan lokasi dan penyedia berbeda menghasilkan nilai yang begitu berdekatan?
Pagu Sama-sama Rp 5 Miliar
Arsip pemberitaan tersebut menyebut masing-masing paket memiliki pagu Rp5 miliar. Dengan demikian, total pagu keduanya mencapai Rp10 miliar.
Untuk paket Kota Jambi, laman pemantauan tender TenderYuk juga mencantumkan pagu Rp5.000.000.000 dengan Harga Perkiraan Sendiri atau HPS Rp4.999.994.000. Laman itu mencatat Mutiara Mandiri Sinergi sebagai pemenang.
Sementara itu, arsip JambiLINK tertanggal 28 Februari 2026 menyebut HPS paket Batanghari–Muaro Jambi sebesar Rp4.999.999.000. Jika dibandingkan dengan HPS Kota Jambi yang tercantum pada sumber tersebut, perbedaannya Rp5.000.
Berdasarkan pagu yang diberitakan itu, nilai masing-masing paket dalam rekap berada sekitar 24,5 persen di bawah pagu. Selisih total pagu Rp10 miliar dengan total nilai rekap mencapai Rp2.450.001.513.
Pagu yang sama menjadi salah satu konteks penting dalam membaca kemiripan angka. Meski demikian, pagu saja belum menjelaskan bagaimana rincian penawaran masing-masing perusahaan disusun.
Penjelasannya perlu dilihat pada volume pekerjaan, harga satuan, penawaran awal, hasil koreksi aritmetika, dan hasil evaluasi. Selisih terhadap pagu juga belum dapat disebut sebagai penghematan akhir tanpa memeriksa kontrak, perubahan pekerjaan, serta pembayaran sebenarnya.
Dua Nama Juga Disebut Mengikuti Paket Lain
Arsip JambiLINK pada 28 Februari 2026 turut memuat informasi bahwa kedua perusahaan mengikuti tender di wilayah yang berbeda tersebut.
Dalam pemberitaan itu, Women Independent Construction disebut mengajukan penawaran Rp3.874.999.225,63 pada paket Kota Jambi. Adapun Mutiara Mandiri Sinergi disebut menawar Rp3.874.999.228,88 pada paket Batanghari–Muaro Jambi.
Informasi mengenai keikutsertaan silang tersebut berasal dari pemberitaan terdahulu. Dokumen penawaran dan berita acara evaluasi yang mendasarinya belum berhasil diperiksa ulang dalam penelusuran ini.
Keterlibatan perusahaan yang sama pada beberapa tender tidak dengan sendirinya menunjukkan pelanggaran. Begitu pula kemiripan nominal penawaran. Untuk menilai prosesnya, diperlukan dokumen yang memperlihatkan bagaimana peserta dievaluasi dan penyedia ditetapkan.
Karena itu, keterbukaan hasil evaluasi menjadi penting. Dari sana dapat ditelusuri apakah harga yang tercatat merupakan penawaran awal, harga terkoreksi, atau nilai yang kemudian dituangkan dalam kontrak.
Berapa Panjang Pipa dan Jumlah Sambungan Rumah?
Di balik kemiripan angka, ada rincian pekerjaan yang belum terlihat dalam rekap.
Paket pertama mencakup Kota Jambi. Paket kedua mencakup Kabupaten Batanghari dan Kabupaten Muaro Jambi. Namun, banyaknya daerah yang disebut dalam judul paket belum menunjukkan besarnya volume pekerjaan.
Satu paket di satu kota bisa memiliki jaringan lebih panjang atau jumlah sambungan rumah lebih banyak dibandingkan paket di dua kabupaten. Perbandingannya membutuhkan rincian pekerjaan pada masing-masing lokasi.
Berapa meter pipa yang dipasang? Apa jenis dan diameternya? Berapa rumah yang menjadi sasaran? Di kelurahan atau desa mana jaringan itu dibangun?
Rekap yang ditelaah belum memuat jawaban atas pertanyaan tersebut.
Rincian itu diperlukan untuk memahami apakah dua nilai yang hampir sama menghasilkan pekerjaan dengan skala yang sebanding. Kondisi pemasangan, kebutuhan pekerjaan pendukung, serta spesifikasi material juga perlu diperiksa melalui dokumen teknis.
Tanpa rincian tersebut, kemiripan nilai baru dapat dibaca sebagai pola angka yang perlu dijelaskan. Belum cukup untuk menyimpulkan adanya pengaturan tender ataupun ketidakwajaran harga.
Ada Paket Supervisi Rp668,52 Juta
Dalam berkas pengadaan terpisah, terdapat paket Konsultan Supervisi Pembangunan Jaringan Perpipaan dan Sambungan Rumah Kota Jambi, Kabupaten Batanghari, dan Kabupaten Muaro Jambi.
Paket supervisi tersebut mencantumkan CV Media Teknik Konsultan sebagai penyedia dengan nilai Rp668.521.920. Metode pengadaannya seleksi, dengan kode RUP 62223421 dan kode paket 10108503000.
Pengadaannya tercatat pada Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan Jambi, juga di lingkungan Kementerian PU.
Nama pekerjaan supervisi itu mencakup tiga wilayah yang sama dengan dua paket konstruksi. Cakupan pastinya tetap perlu dicocokkan dengan kontrak dan kerangka acuan kerja.
Dokumen pengawasan dapat membantu menjelaskan pekerjaan yang benar-benar dilaksanakan: material yang diperiksa, panjang jaringan yang terpasang, hasil pengujian, hingga sambungan rumah yang dinyatakan berfungsi.
Dengan demikian, penelusuran tidak berhenti pada angka penawaran. Hasil pekerjaan di lapangan juga mempunyai ukuran yang dapat diperiksa.
Label “Paket Selesai” Belum Menunjukkan Progres Fisik
Ada satu catatan lain dalam rekap. Kedua paket konstruksi berstatus “PAKET SELESAI”, tetapi kolom tahapan pengadaannya menyebut “Pemilihan Selesai”.
Pasangan keterangan tersebut belum cukup untuk menyatakan pembangunan sudah rampung atau seluruh nilai paket telah dibayar.
Rekap tidak memuat persentase kemajuan fisik, pembayaran, tanggal penyelesaian kontrak, maupun berita acara serah terima. Untuk mengetahui kondisi pekerjaan, data tersebut perlu dicocokkan dengan laporan pelaksanaan dan pemeriksaan lapangan.
Penjelasan dari PPK, Pokja Pemilihan, serta kedua penyedia diperlukan untuk melengkapi gambaran itu. Terutama mengenai pembentukan harga, hasil evaluasi, lingkup pekerjaan, dan perkembangan pelaksanaannya.
Dua paket ini membawa tujuan yang dekat dengan kebutuhan sehari-hari: jaringan perpipaan dan sambungan ke rumah warga. Keberhasilannya pada akhirnya harus terlihat dari pekerjaan yang sesuai kontrak dan layanan yang berfungsi.
Angka kedua paket boleh nyaris sama. Yang perlu diperjelas adalah bagaimana angka itu terbentuk dan apa hasilnya bagi warga.(*)