Proyek PT Lematang Rp 30,74 M di Imigrasi Kerinci, Bagaimana Progresnya?

WIB
ist

Sungai Penuh - PT Lematang Sukses Mandiri menjadi pemenang tender renovasi gedung dan bangunan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kerinci, Jambi. Nilai hasil negosiasinya mencapai Rp 30,74 miliar.

Memasuki November 2026, perhatian terhadap proyek ini bergeser ke lapangan. Seberapa jauh pekerjaan sudah berjalan? Apakah pembangunan mengikuti jadwal? Dan apakah material serta hasil pekerjaannya sesuai spesifikasi?

Pertanyaan itu mengemuka setelah muncul pemberitaan yang mempersoalkan progres pembangunan. Sementara dari dokumen pengadaan, terdapat catatan lain:,alamat lokasi pekerjaan tidak seragam dan hanya satu peserta yang menampilkan harga dalam tabel hasil tender.

Proses pemilihannya juga pernah diberitakan menjadi objek sengketa di Pengadilan Tata Usaha Negara atau PTUN Jambi.

Dalam pemberitaan Sergapreborn pada Oktober 2026, seorang perwakilan PT Lematang Sukses Mandiri berinisial A disebut menyampaikan bahwa progres pembangunan telah mencapai 30,89 persen. Pekerjaan disebut meliputi bangunan depan dua lantai dan bangunan belakang tiga lantai.

Media tersebut mempertanyakan kesesuaian angka itu dengan kondisi bangunan berdasarkan pengamatannya. Akan tetapi, artikel yang tersedia tidak menyertakan laporan pengukuran bersama ataupun rincian bobot pekerjaan yang dapat digunakan untuk menguji persentase tersebut.

Angka 30,89 persen tersebut merupakan keterangan yang dilaporkan media pada Oktober, bukan progres terverifikasi per 2 November.

Tanggal berakhirnya pekerjaan juga harus merujuk kontrak, Surat Perintah Mulai Kerja atau SPMK, serta perubahan kontrak apabila ada.

Dokumen uraian singkat yang tersedia tidak mencantumkan durasi pelaksanaan maupun batas akhir pekerjaan. Mendekati pergantian tahun belum dengan sendirinya membuktikan proyek ini mendekati akhir masa kontrak.

Begitu pula tulisan “Tender Sudah Selesai” pada ringkasan pengadaan. Status tersebut menjelaskan tahapan pemilihan penyedia, bukan memastikan gedung telah selesai dibangun.

Lantas, apa sebenarnya yang dikerjakan dengan anggaran puluhan miliar rupiah itu?

Dokumen uraian singkat pekerjaan memuat delapan kelompok pekerjaan:

  1. Persiapan lapangan atau site work.
  2. Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau SMK3.
  3. Pekerjaan struktur.
  4. Pekerjaan arsitektur.
  5. Pekerjaan bangunan penunjang.
  6. Pekerjaan infrastruktur dan lanskap.
  7. Pekerjaan mekanikal, elektrikal, dan perpipaan.
  8. Pekerjaan elektronik.

Dokumen satu halaman tersebut mencantumkan nama Fanny Kusuma Yudha sebagai Pejabat Pembuat Komitmen Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kerinci. Sumber pembiayaannya berasal dari DIPA satuan kerja tersebut untuk tahun anggaran 2026.

Cakupan itu menunjukkan pekerjaan tidak berhenti pada struktur bangunan. Masih ada arsitektur, bangunan penunjang, penataan kawasan, instalasi, hingga sistem elektronik.

Karena itu, pertanyaan mengenai kesesuaian spesifikasi perlu dijawab melalui dokumen teknis dan pemeriksaan pekerjaan. Uraian singkat yang tersedia belum memuat luas bangunan, rincian volume, mutu beton, spesifikasi material, maupun hasil pengujian.

Belum ada dasar untuk menyatakan pekerjaan telah memenuhi seluruh spesifikasi. Sebaliknya, bahan tersebut juga belum membuktikan adanya penyimpangan mutu.

Gambar kerja, spesifikasi dalam kontrak, laporan pengawasan, hasil pengujian material, dan pemeriksaan volume menjadi penting untuk menjawabnya.

Catatan yang sudah terlihat jelas justru menyangkut alamat.

Ringkasan tender mencantumkan lokasi pekerjaan di Jalan Imam Bonjol, Kota Sungai Penuh. Sementara dokumen uraian singkat menuliskan Jalan KH Ahmad Dahlan, Koto Renah, Kecamatan Pesisir Bukit.

Bagian dokumenAlamat yang dicantumkan
Lokasi pekerjaan dalam ringkasan tenderJalan Imam Bonjol, Kota Sungai Penuh
Lokasi pekerjaan dalam uraian singkatJalan KH Ahmad Dahlan, Koto Renah, Kecamatan Pesisir Bukit
Alamat kantor pada kop dokumen uraian singkatJalan Imam Bonjol, Kota Sungai Penuh

Adanya alamat Jalan Imam Bonjol pada kop surat membuka kemungkinan bahwa alamat kantor dan lokasi pembangunan memang berbeda. Namun, ringkasan tender juga memasukkan alamat itu sebagai lokasi pekerjaan.

Penjelasan dari pengelola paket diperlukan untuk memastikan lokasi yang menjadi dasar penawaran dan pelaksanaan. Perbedaan tersebut belum membuktikan pekerjaan dilakukan di tempat yang salah.

Dari sisi anggaran, paket ini memiliki pagu Rp 31.397.440.000. Harga Perkiraan Sendiri atau HPS ditetapkan Rp 31.396.236.168,11.

Selisih pagu dengan HPS hanya Rp 1.203.831,89, sekitar 0,0038 persen dari pagu.

PT Lematang Sukses Mandiri memasukkan penawaran Rp 31.068.465.252,68. Nilainya tetap setelah koreksi, kemudian turun menjadi Rp 30.736.811.657,25 pada kolom hasil negosiasi.

KomponenNilai
Pagu anggaranRp 31.397.440.000,00
HPSRp 31.396.236.168,11
Penawaran PT Lematang Sukses MandiriRp 31.068.465.252,68
Harga terkoreksiRp 31.068.465.252,68
Harga hasil negosiasiRp 30.736.811.657,25
Penurunan dari penawaran ke hasil negosiasiRp 331.653.595,43
Selisih HPS dengan hasil negosiasiRp 659.424.510,86
Selisih pagu dengan hasil negosiasiRp 660.628.342,75

Penawaran awal perusahaan berada sekitar 1,04 persen di bawah HPS. Setelah negosiasi, selisihnya menjadi sekitar 2,10 persen di bawah HPS.

Angka hasil negosiasi tersebut belum dapat disamakan dengan realisasi pembayaran. Untuk memastikan nilai kontrak yang ditandatangani, perubahan nilainya, dan uang yang telah dibayarkan, diperlukan dokumen tersendiri.

Pemenang tender tercatat beralamat di Jalan Sengon Kota Sepang Indah D Nomor 6, Kota Bandar Lampung, Lampung. NPWP perusahaan dalam publikasi tender ditampilkan tersamarkan, yakni 08*0**9****23**0.

Paket ini bernama lengkap Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Renovasi Gedung dan Bangunan pada Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kerinci–Jambi Tahun Anggaran 2026.

Kode tendernya 10146480000, sedangkan kode Rencana Umum Pengadaan atau RUP 67532666. Paket dibuat pada 19 Juni 2026.

Pengadaan berada di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, dengan satuan kerja Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kerinci.

Jenis pengadaannya pekerjaan konstruksi dengan sumber dana APBN 2026. Paket diperuntukkan bagi usaha berkualifikasi menengah.

Metode pemilihannya menggunakan tender pascakualifikasi dua file, harga terendah ambang batas. Tender tidak menggunakan reverse auction. Jenis kontraknya gabungan lumsum dan harga satuan.

Dalam uraian singkat, program ditulis sebagai Program Pengawasan Pembangunan Manajemen, dengan kegiatan Dukungan Pengawasan dan Teknis Lainnya UPT Imigrasi.

Bagaimana persaingan dalam tendernya?

Daftar peserta memuat 74 nama perusahaan. Namun, dalam tabel hasil yang tersedia, hanya PT Lematang Sukses Mandiri yang menampilkan angka penawaran, harga terkoreksi, dan hasil negosiasi.

Dua peserta lain memiliki catatan alasan tidak memenuhi persyaratan, yakni madani kontrindo dan PT Paramitra Multi Prakasa. Adapun 71 nama lainnya tidak menampilkan harga ataupun alasan dalam salinan tabel tersebut.

Situasi ini perlu dibaca sesuai metode pemilihannya yang menggunakan dua file. Ketiadaan harga pada tabel tidak cukup untuk menyatakan seluruh peserta lainnya tidak mengirimkan dokumen penawaran.

Catatan evaluasi terhadap dua perusahaan justru menunjukkan adanya pemeriksaan persyaratan peserta, meskipun harga mereka tidak ditampilkan.

Untuk madani kontrindo, alasan yang tertulis adalah:

“Peserta tidak mengirimkan jaminan penawaran sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan.”

Sementara itu, PT Paramitra Multi Prakasa memiliki beberapa catatan.

Pertama, perusahaan disebut tidak melampirkan bukti kepemilikan atau penguasaan tempat usaha dari pemberi sewa sebagaimana dipersyaratkan dalam Bab V Lembar Data Kualifikasi.

Kedua, dokumen concrete mixer mencantumkan nama PT Pancaran Darat T, PT Supraco Indonesia, dan PT Lubuk Minturun Konstruski. Identitas tersebut dinilai tidak sesuai dengan pemberi sewa yang dicantumkan, yakni PT Kuarindo Rizky Prima.

Ketiga, concrete pump tercatat atas nama PT Atjeh Machine Centre, sedangkan pemberi sewanya disebut PT Kuarindo Rizky Prima.

Keempat, dokumen dump truck disebut tidak dilengkapi uji KIR yang masih berlaku serta foto peralatan dari pemberi sewa sesuai Bab IV Lembar Data Pemilihan.

Itu merupakan alasan yang dicantumkan dalam evaluasi tender. Perbedaan identitas dalam dokumen peralatan tersebut tidak dengan sendirinya membuktikan pemalsuan.

Skor teknis PT Paramitra Multi Prakasa tercatat 81, dengan rincian:

Komponen penilaianSkor
Peralatan utama23
Personel manajerial23
Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan10
Rencana Keselamatan Konstruksi25
Total81

Skor tersebut dinyatakan tidak memenuhi ambang batas. Akan tetapi, salinan hasil evaluasi tidak menjelaskan angka minimum kelulusan secara terpisah. Dengan demikian, angka 81 merupakan jumlah skor yang tercantum, bukan angka ambang batas yang sudah dapat dipastikan.

Persoalan tender ini juga pernah masuk pemberitaan mengenai sengketa hukum.

Suara Independent pada 19 September 2026 melaporkan CV Madani Kontrindo menggugat pengadaan berkode 10146480000 ke PTUN Jambi. Nomor perkara yang disebut adalah 17/G/2026/PTUN.JBI.

Nomor perkara tersebut memang tercatat dalam laporan resmi PTUN Jambi untuk September 2026. Laporan itu mencantumkan penerimaan perkara pada 28 Agustus 2026, pemeriksaan persiapan 3 September, dan dimulainya sidang 24 September. Dalam laporan bertanggal 30 September 2026, statusnya masih proses.

Namun, laporan bulanan pengadilan tersebut tidak memuat identitas para pihak maupun pokok gugatan. Hubungan perkara itu dengan CV Madani Kontrindo dan tender renovasi Imigrasi Kerinci masih merujuk pemberitaan media tersebut.

Putusan serta perkembangan perkaranya setelah September belum terverifikasi. Keberadaan gugatan juga belum membuktikan proses tender melanggar ketentuan atau PT Lematang Sukses Mandiri melakukan kesalahan.

Di luar hasil evaluasi itu, dokumen tender menetapkan sejumlah persyaratan bagi peserta.

Legalitas yang diminta mencakup NIB berbasis risiko, Sertifikat Standar, serta PB-UMKU SBU, dengan rincian mengacu pada Bab V Lembar Data Kualifikasi dalam dokumen pemilihan.

Peserta harus mempunyai status wajib pajak yang valid berdasarkan Konfirmasi Status Wajib Pajak.

Kemampuan mengikatkan diri dalam kontrak dibuktikan dengan akta pendirian atau perubahan perusahaan, KTP, serta surat kuasa apabila dikuasakan. Jika menggunakan kuasa, penerima kuasa harus dibuktikan sebagai pegawai tetap.

Peserta juga wajib menyetujui pakta integritas dan surat pernyataan peserta.

Ketentuan SBU yang ditampilkan menyebut paling banyak satu SBU untuk pekerjaan berkualifikasi kecil, serta paling banyak dua SBU untuk pekerjaan menengah atau besar.

Apabila lebih dari satu SBU dipersyaratkan, pengalaman untuk menghitung Kemampuan Dasar pada usaha menengah harus sesuai dengan salah satu subbidang SBU yang diminta. Untuk usaha besar, pengalaman harus sesuai dengan salah satu lingkup yang dipersyaratkan.

Pada sisi teknis, peserta diminta memiliki pengalaman pekerjaan konstruksi dalam empat tahun terakhir, baik di lingkungan pemerintah, swasta, maupun pengalaman subkontrak.

Peserta juga harus memperhitungkan Sisa Kemampuan Paket atau SKP.

Untuk usaha menengah atau besar, Kemampuan Dasar atau KD dihitung sebesar tiga kali NPt, yaitu nilai pengalaman tertinggi dalam 15 tahun terakhir.

Sertifikat manajemen mutu, manajemen lingkungan, serta keselamatan dan kesehatan kerja turut dicantumkan dengan ketentuan bahwa persyaratan tersebut berlaku untuk pekerjaan kompleks, berisiko tinggi, dan/atau diperuntukkan bagi usaha besar. Penerapannya pada paket ini perlu mengikuti dokumen pemilihan lengkap.

Persyaratan kualifikasi lainnya juga merujuk dokumen pemilihan.

Berikut seluruh nama peserta yang tercantum dalam salinan data tender. NPWP ditampilkan sebagaimana tersamarkan pada sumber:

No.Nama pesertaNPWP tersamarkan
1PT. LEMATANG SUKSES MANDIRI08*0**9****23**0
2PT. ARTHA KONSTRUKSI PRATAMA09*9**7****31**0
3PT. TOLERANSI ACEH00*2**1****01**0
4PT. KALBER REKSA ABADI00*7**5****18**0
5madani kontrindo10*0**0****93**8
6PT. PARAMITRA MULTI PRAKASA00*3**8****34**0
7PT.RAFANDRA NUSANTARA GEMILANG09*6**2****09**0
8Lintas Karsa03*6**6****12**0
9PT. LUBUK INDAH00*7**8****01**0
10CV. MEDIA TEKNIK KONSULTAN00*0**8****31**0
11PT. MAS NEGARA04*0**2****07**0
12PT. SUMBER BAYAK KREASI03*5**0****09**0
13NUANSA CIPTAJAYA PERSADA.PT00*3**7****32**0
14CV. TAMACHO BUILDING CONSTRUCTION08*7**6****31**0
15PT. PUTRA GIAT PEMBANGUNAN00*8**8****01**0
16CV. GIAT PEMBANGUNAN00*3**3****01**0
17CV ABBIYU BANGUN KONSTRUKSI04*9**1****33**0
18PT. BREINS VERI00*3**6****03**0
19PT. MITRA AGUNG INDONESIA00*7**3****05**0
20PT. LARIS TRIO BERSAUDARA00*8**7****02**0
21PT. Bumi Palapa Perkasa08*4**3****05**0
22Tujuh Bintang Gemilang09*2**7****28**0
23CV. Grand Indo Mandiri07*2**3****33**0
24CV. MERANGKAI NUSANTARA BERSAMA01*8**4****11**0
25CV. MANDAWE00*8**1****15**0
26PT. Renata Gina Abadi08*5**8****24**0
27CV. Activa Engineering Consultant00*1**2****31**0
28CV. BULAT AIR03*7**0****16**0
29PT Hatrick Mandiri Konstruksi07*2**2****32**0
30CV. PUTRA JAYA NAGARA03*4**9****35**0
31PT.TUNAS MEDAN JAYA07*0**9****14**0
32PT. KEMBAR JAYA ABADI00*6**1****22**0
33RISWANA SATU DARAH06*3**7****44**0
34PT.HAFUZA HAZRINA NUSANTARA04*8**2****51**0
35Falesha10*0**0****51**1
36CV. BUMI GADA KONSTRUKSI09*7**7****31**0
37PT.AKKARYA JAYA PRATAMA09*6**4****09**0
38CV. Anugerah Lestari00*5**4****03**0
39PT. YULINDO ARTHA GRAHA02*8**2****07**0
40cv.putra balle07*0**0****05**0
41Warcita Kreasi Indonesia10*0**0****92**1
42CV.PUNCAK ANDALAS03*6**4****33**0
43PT Waskita Karya Infrastruktur07*7**2****93**0
44CV. Septhia Fajar Banesa08*7**5****31**0
45PT LENTERA INOVASI NUSANTARA10*0**0****21**3
46PT. LAMTORUS JAYA KONSTRUKSI04*8**0****51**0
47Pt alam padoeka djaja inti09*0**2****05**0
48PT. BARINDO PRIMA AGUNG00*8**3****01**0
49Subur Makmur00*2**8****05**0
50CV. BERINGIN CIPTA INFRASTRUKTUR10*0**0****77**7
51CV .PUTRA PASIR PUTIH04*4**9****35**0
52CV. AUDIA PRIMA FASIFIC02*3**5****33**0
53ANRA BINA CIPTA ENGINEERING, CV10*1**1****67**1
54PT. ANA KARYA JAYA00*2**2****15**0
55CV. KEMUNING SEJATI08*2**2****31**0
56CV. GIBRAN JAYA PERKASA08*9**5****31**0
57CV. DUTA PANCA LAKSANA07*0**8****34**0
58CV. PROBA GNIAL STRUKTUR04*8**5****35**0
59CV. WIRA ANDALAN09*5**3****21**0
60lawang agung00*5**4****33**0
61CV. INTAN BANGUN PERSADA07*9**4****31**0
62CV.SINGGELOPURO03*4**1****02**0
63CV.KAPANDE WONUA09*5**4****11**0
64CV. GRAHA INTI CENTURA00*2**1****01**0
65CV.PURNAMA JAYA KONSTRUKSI09*8**6****34**0
66PT.VTB JAYA MAKMUR08*1**2****18**0
67CV. Bina Persada00*4**7****13**0
68PT. Sinar Inti Persada00*6**5****19**0
69PT. CITRA INTITAMA ENGINEERING00*0**6****15**0
70CV. BUKIT GRAHA03*7**7****31**0
71CV. TRI PUTRA CONT07*9**7****34**0
72CV. Segitiga Emas Indonesia03*7**7****71**0
73PT. DEPASI DEMOS ERSADA04*5**3****01**0
74Ambung Bumi Konstruksi06*2**1****31**0

Dari seluruh catatan itu, persoalan yang paling dekat dengan kepentingan masyarakat tetaplah hasil pembangunan.

Penjelasan terbaru dari PT Lematang Sukses Mandiri, PPK, dan pengawas dibutuhkan untuk memastikan berapa progres pekerjaan saat ini, apakah ada selisih terhadap jadwal, serta bagaimana mutu setiap bagian bangunan diperiksa.

Bahan yang tersedia belum memuat jawaban terbaru atas pertanyaan tersebut. Belum tersedia pula dokumen yang memastikan tanggal penyelesaian dan kesiapan gedung untuk digunakan.

Bagi masyarakat yang kelak datang mengurus layanan keimigrasian, manfaat anggaran puluhan miliar rupiah itu akan terasa ketika gedungnya aman, fasilitasnya berfungsi, dan pelayanan dapat berjalan dengan baik.(*)

BeritaSatu Network