Bank Jambi meraih dua penghargaan dalam Jambi Financial Fest sekaligus peringatan Bulan Inklusi Keuangan 2026 yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi.
Dua penghargaan yang diraih Bank Jambi yakni Juara 1 kategori Bank Terinklusi dan Juara 3 lomba fashion show batik. Kegiatan tersebut berlangsung di Ev Garden, Selasa (27/10/2026), dan dihadiri sejumlah pejabat daerah serta pimpinan industri jasa keuangan.
Direktur Utama Bank Jambi, H. Khairul Suhairi, mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran Bank Jambi yang telah berkontribusi dalam pencapaian tersebut.
“Alhamdulillah penyelenggaraan Jambi Financial Fest dan Bank Jambi berhasil memperoleh beberapa gelar juara. Ini benar-benar berkat kerja keras kawan-kawan di lapangan dan keseriusan, seperti kita lihat berhasil memperoleh Juara 1 menghimpun dana Bulan Inklusi Keuangan, dan Direktur Operasional Pak Zulfikar berhasil meraih Juara 3 dalam fashion show batik,” ujar Khairul Suhairi.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pegawai Bank Jambi yang telah bekerja keras dan berkontribusi dalam pencapaian tersebut.
Khairul berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan setiap tahun agar mampu mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan, khususnya di Provinsi Jambi.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dilaksanakan setiap tahun, sehingga dapat meningkatkan rasio literasi dan inklusi keuangan, khususnya di Provinsi Jambi,” katanya.
Kepala OJK Provinsi Jambi, Yan Iswara Rosya, mengatakan peningkatan indeks literasi dan inklusi keuangan membutuhkan kolaborasi antara industri jasa keuangan, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan, termasuk media.
“Kami Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jambi dan industri keuangan berkolaborasi bersama pemerintah daerah berupaya untuk meningkatkan indeks inklusi dan literasi di Provinsi Jambi,” ujar Yan.
Ia menyebutkan, capaian inklusi keuangan Provinsi Jambi tercatat sebesar 92 persen. Angka tersebut masih berada di bawah indeks inklusi keuangan nasional yang mencapai 93,61 persen.
“Artinya ada sekitar satu persen target yang harus kita capai untuk mencapai target nasional hingga 2029. Untuk mencapai target ini, tentunya kita harus bekerja sama dengan seluruh stakeholder, termasuk media, agar bisa mendorong inklusi keuangan meningkat dan mencapai target, bahkan kalau bisa sebelum 2029,” jelasnya.
Gubernur Jambi, H. Al Haris, turut mengapresiasi penyelenggaraan Jambi Financial Fest yang mengangkat tema “Inklusi Keuangan Merata di Bumi Sepucuk Jambi”.
Menurut Al Haris, peningkatan inklusi keuangan tidak cukup hanya dengan memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan. Kemudahan tersebut juga harus didukung pelayanan yang aman, mudah dijangkau, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Ia berharap sinergi pemerintah daerah, industri perbankan, serta lembaga jasa keuangan dapat mempercepat pencapaian target nasional tanpa harus menunggu hingga 2029.
Dalam kesempatan tersebut, Khairul Suhairi juga menanggapi pertanyaan mengenai laba Bank Jambi menjelang akhir tahun. Ia mengakui serangan siber yang terjadi sebelumnya berdampak terhadap operasional bank dan memengaruhi perolehan laba.
Meski demikian, ia optimistis target yang telah ditetapkan masih dapat diupayakan melalui langkah perbaikan yang dilakukan perusahaan.
“Tapi insya Allah dengan revisi yang kita lakukan itu dapat tercapai dengan baik,” terangnya.
Pencapaian dua penghargaan dalam Jambi Financial Fest 2026 menjadi salah satu bentuk partisipasi Bank Jambi dalam mendorong inklusi keuangan di daerah, di tengah upaya bersama untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan. (*)