Berita Kerinci Terkini

Keluhan Guru PAUD Pulau Tengah Kerinci Mencuat, Pengelolaan Dana Desa Disorot!

Kerinci - Pengelolaan dana dan hak-hak tenaga pendidik di tingkat desa kini tengah menjadi perbincangan hangat di Desa Pulau Tengah, Kabupaten Kerinci. Perhatian publik tertuju pada munculnya keluhan dari sejumlah guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) terkait dugaan minimnya transparansi oknum Kepala Desa (Kades) dalam mendistribusikan hak mereka.

Berdasarkan informasi dan aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat, akar persoalan bermula dari sebuah kesepakatan internal di lingkungan PAUD tersebut.

Disdik Kerinci Kelola Dana BOS Rp 25,6 Miliar, Awas Jadi Ladang Korupsi!

Kerinci - Sektor pendidikan di Kabupaten Kerinci mendapat suntikan dana bernilai fantastis pada Tahun Anggaran 2026. Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kerinci tercatat mengalokasikan anggaran mencapai Rp 28,2 miliar untuk berbagai program dan paket proyek.

Menariknya, dari total puluhan miliar tersebut, porsi paling raksasa disedot habis untuk pos Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Wujudnya Apa? Belanja 'Bahan Lainnya' di Bagian Umum Pemkab Kerinci Capai Rp 2,2 M, Ditambah Pemeliharaan Kendaraan Dinas Rp 1,07 M dan Pakaian Dinas Rp 112 Juta

Kerinci -Selain menganganggarkan miliaran rupiah untuk perjalanan dinas dan uang makan, Bagian Umum Pemkab Kerinci juga mengalokasikan banyak anggaran lainnya.

Apa saja?

Berdasarkan data yang dihimpun, ada alokasi belanja bahan lainnya di Satuan Kerja "Bagian Umum" Pemkab Kerinci bernilai Rp 2,2 miliar.

Pembelanjaan yang wujud barangnya tidak spesifik ini dipecah secara sporadis ke dalam delapan paket tender via E-Purchasing dan Swakelola.

Bedah Angka Wara-wiri Pejabat Kerinci: Habiskan Rp 133 Juta Sebulan, Sehari Setara Gaji Sebulan Buruh!

Kerinci - Angka Rp 1.600.000.000 (Rp 1,6 Miliar) untuk pos Belanja Perjalanan Dinas Biasa Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di Bagian Umum Pemkab Kerinci mungkin terdengar normatif di telinga birokrat.

Namun, mari kita bedah secara matematis agar publik bisa melihat seberapa fantastis dan jumbonya uang rakyat yang dibakar untuk ongkos transportasi dan akomodasi ini.

Jika total pagu anggaran satu tahun (12 bulan) tersebut kita pecah, maka gambarannya akan terlihat sangat mencolok:

Anggaran 'Wara-wiri' Bupati Kerinci dan Wakilnya di 2026 Capai Rp 1,6 M, Biaya Makan Minum Tamu Habiskan Nyaris Rp 1,3 M

Kerinci - Narasi efisiensi anggaran dan pengetatan ikat pinggang tampaknya masih jauh panggang dari api di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci. Alih-alih fokus pada pembangunan infrastruktur kerakyatan, dokumen Rencana Umum Pengadaan (RUP) Tahun Anggaran 2026 pada Satuan Kerja "Bagian Umum" justru memperlihatkan deretan alokasi dana super jumbo untuk memanjakan fasilitas pejabat daerah.

Korupsi PJU Kerinci: Eks Kadishub Tolak Bayar Uang Pengganti Rp 500 Juta, 10 Terdakwa Kompak Minta Keringanan!

Jambi - Sepuluh terdakwa kasus dugaan korupsi proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) Kabupaten Kerinci kompak memohon keringanan hukuman kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jambi.

Permintaan tersebut disampaikan secara bergantian dalam sidang beragendakan pembacaan pledoi atau nota pembelaan. Melalui kuasa hukum masing-masing, para terdakwa meminta agar majelis hakim menjatuhkan vonis serendah-rendahnya dan meringankan uang pengganti.

Jaksa Bidik Tersangka Baru Korupsi PJU Kerinci, Anggota DPRD?

Babak baru kasus dugaan korupsi Pengadaan Penerangan Jalan Umum (PJU) Dinas Perhubungan Kabupaten Kerinci kian memanas. Meski 10 terdakwa telah mendengarkan tuntutan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) memberi sinyal kuat adanya potensi tersangka baru, termasuk membidik keterlibatan oknum anggota DPRD Kabupaten Kerinci.

Audit BPK RI dan Rekam Jejak PT Ponjen Emas, Sang Pemenang Proyek Tanggul Batang Merao Rp 15,2 M

Kerinci - Harapan warga Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh untuk terbebas dari jerat banjir tahunan kini diwarnai kecemasan. Pengumuman pemenang tender Pembangunan Tanggul dan Normalisasi Sungai Batang Merao tahun anggaran 2026 sukses memicu polemik tajam di ruang publik Jambi.

107 Kontraktor Serbu Proyek Banjir Kerinci BWSS VI Rp 11,4 M, CV Kana Mandiri Tawar Terendah

Kerinci - Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI Jambi terus mengebut proses lelang proyek infrastruktur di awal tahun 2026. Selain normalisasi Sungai Batang Merao, tender proyek Pembangunan Prasarana Pengendalian Banjir Kabupaten Kerinci kini juga telah memasuki fase krusial.

Paket proyek dengan nilai pagu fantastis mencapai Rp 11.440.000.000,00 (Rp 11,44 miliar) ini resmi masuk tahap Pembuktian Kualifikasi mulai tanggal 6 Februari 2026 hingga 2 Maret 2026 nanti.

Biaya Susun Dokumen Irigasi Siulak Deras Tembus Rp 2,8 Miliar, Tender Dibuka

Kerinci - Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI Jambi kembali menggelontorkan anggaran APBN 2026 untuk infrastruktur di Kabupaten Kerinci. Kali ini, fokusnya adalah pembenahan jaringan irigasi di Daerah Irigasi (D.I.) Siulak Deras.

Tak tanggung-tanggung, nilai pagu paket yang disiapkan mencapai Rp 2.800.000.000,00 (Rp 2,8 miliar).