Berita Sarolangun Hari Ini

Dua Rival Kompak 'Mangkir' Pembuktian Kualifikasi, RAFI PUTRA BUNGSU Sabet Proyek PICU RSUD Sarolangun Pasca Evaluasi Ulang!

SAROLANGUN - Tender pembangunan fasilitas kesehatan di RSUD Prof. Dr. H.M. Chatib Quzwain, Kabupaten Sarolangun, menarik dicermati.

Paketnya adalah Fisik Pembangunan Gedung PICU Sarana PICU-RSUD (DAK Fisik).

Nilai proyek memang tidak sampai puluhan miliar.

Pagu anggarannya Rp1.065.834.000.

Tetapi ada angka yang langsung mencolok.

HPS paket juga Rp1.065.834.000.

Sama persis sampai rupiah terakhir.

Penawar Termurah 'Dibersihkan', Selisih Rp 748 Juta Melayang ke Pemenang Mahal di Tender Jalan Sarolangun!

Sarolangun - Ada pola menarik di balik sejumlah tender proyek jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sarolangun tahun anggaran 2026.

Harga paling murah ternyata belum tentu sampai ke podium.

Dalam tiga paket yang ditelusuri, perusahaan dengan penawaran terendah justru berguguran di meja evaluasi. Penyebabnya beragam. Ada persoalan titik koordinat Asphalt Mixing Plant (AMP). Ada yang tidak hadir dalam pembuktian kualifikasi. Ada pula dokumen dump truck yang disebut tidak klop dengan foto.

Audit BPK RI 2026 Soal Perjalanan Dinas Sarolangun: Ada yang Tak Berangkat, Hotel Tak Ditempati, Tiket Garuda Tak Valid

BPK menemukan kelebihan pembayaran perjalanan dinas pada tiga SKPD Pemkab Sarolangun. Ada perjalanan yang ternyata tak terlaksana, biaya hotel untuk pelaksana yang terkonfirmasi tidak menginap, nota BBM yang bukan berasal dari SPBU terkait, hingga tiket Garuda dengan nomor penerbangan yang tidak terdaftar, dibatalkan, di-reschedule, atau tidak cocok dengan tanggal surat tugas.

10 Proyek Jalan Sarolangun Rp 31,29 Miliar Dikuasai Penawar Tunggal, CV MRU Sabet 2 Paket, KPPU Didesak Cek Pola Lelang!

Sarolangun - Ada yang menarik dari deretan tender proyek jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sarolangun tahun anggaran 2026.

Di atas kertas, kompetisinya terlihat ramai. Ada puluhan perusahaan masuk daftar peserta.

Namun ketika data evaluasi dibuka satu per satu, gambarnya berubah.

Ramai di daftar. Sepi di angka penawaran.

Bumi Gada, CV Andalas, & Graha Cipta Sabet Proyek RSUD Sarolangun Rp4,13 M, HPS Beda Rp42 Disorot!

SAROLANGUN - Tiga proyek fisik RSUD Prof. Dr. H.M. Chatib Quzwain Sarolangun senilai total Rp4,132 miliar sudah memasuki masa sanggah.

Ada pembangunan dan rehabilitasi Gedung NICU.

Ada pembangunan sarana Cytotixic Drugs Safety Cabinet.

Ada pula pembangunan Gedung PICU.

Ketiganya dibuat pada tanggal yang sama, 28 Juli 2026.

Metode pemilihannya sama: tender pascakualifikasi satu file dengan harga terendah sistem gugur.

Ketiganya juga tidak menggunakan reverse auction.

David Dewantara dan Pribumi Manggala Bergantian Tawar Lalu Kompak Gugur, Ketidaksesuaian Ijazah Tenaga Teknis Gagalkan Tender Jalan Rp 4,1 Miliar di Sarolangun

Sarolangun - Pesertanya kalau digabung mencapai 16 pendaftaran. Nilai proyeknya lebih dari Rp4,1 miliar.

Namun pertandingan sebenarnya cuma dimainkan dua perusahaan.

Lebih ganjil lagi, keduanya sama-sama tumbang dengan alasan hampir identik, yakni ijazah tenaga pelaksana tidak sesuai dengan persyaratan spesifikasi teknis.

Pola itu muncul dalam dua tender pekerjaan jalan milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sarolangun tahun anggaran 2026.

Keduanya berada di Kecamatan Mandiangin.

CV MRU Asal Musi Rawas Kunci Proyek Rekonstruksi Jalan Lubuk Kepayang-Kasang Sarolangun Melintang Senilai Rp3,52 Miliar

Sarolangun - Tendernya sudah selesai. CV MRU atau Musi Rawas Utara resmi membawa pulang proyek rekonstruksi Jalan Lubuk Kepayang-Kasang Melintang, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun.

Nilainya Rp3,52 miliar.

Namun sejumlah angka dalam tender tersebut meninggalkan jejak yang ganjil.

Proyek ini dibiayai dari gabungan sisa Dana Bagi Hasil atau DBH Sawit 2024 dan DBH Sawit 2026. Pesertanya tercatat 11 perusahaan, tetapi hanya dua yang memasukkan penawaran.

Sembilan lainnya menghilang sebelum pertandingan harga dimulai.

Nekat Jadikan 'Bancakan' Bulanan! Setda Sarolangun Disemprit BPK RI Usai Bagi-Bagi Uang Internet Tanpa Dasar Hukum

BPK menemukan uang atau paket internet senilai Rp565.686.503 dibayarkan setiap bulan kepada pejabat dan pegawai pada 18 SKPD Pemkab Sarolangun tanpa dasar pengeluaran yang sah. Hingga pemeriksaan berakhir, baru Rp21,2 juta yang dikembalikan. Sisanya Rp544.486.503 diminta disetor ke kas daerah.

SAROLANGUN — Namanya Belanja Tagihan Telepon. Namun, uangnya bukan seluruhnya dibayarkan kepada perusahaan telekomunikasi. Sebagian justru diberikan langsung kepada pejabat dan pegawai dalam bentuk uang atau paket internet setiap bulan.

Dibayar 100 Persen, Fisik Tak Sampai Target: BPK Bongkar 30 Paket Bermasalah di Sarolangun!

SAROLANGUN — Tagihannya sudah lunas.

Pembayarannya seratus persen.

Laporan kemajuan tersedia.

Rekomendasi konsultan pengawas juga telah diterbitkan.

Namun ketika Badan Pemeriksa Keuangan menguji kembali dokumen dan fisik pekerjaan, hasilnya tidak selalu seratus persen.

BPK menemukan kekurangan volume dan ketidaksesuaian spesifikasi pada 30 paket kontrak Pemerintah Kabupaten Sarolangun Tahun Anggaran 2025.

Nilai seluruh kontrak yang diperiksa mencapai:

Rp24.866.365.366,88.

Ada Apa di Proyek Jalan Lubuk Kepayang? Diikuti 11 Peserta, Tapi Cuma 2 Kontraktor yang Buka Harga

SAROLANGUN — Namanya panjang.

Rekonstruksi/Peningkatan Struktur Jalan Lubuk Kepayang–Kasang Melintang 000118] Kecamatan Pauh (Lanjutan), Sisa DBH Sawit 2024 dan DBH Sawit 2026.

Anggarannya Rp3.574.790.038.

HPS-nya Rp3.561.553.000.

Pesertanya 11 kontraktor.

Namun harga yang terlihat baru dua.

Sembilan lainnya belum tampak memasukkan angka penawaran dalam data yang dihimpun.

Yang sementara paling rendah adalah CV MRU atau Musi Rawas Utara.

Perusahaan itu menawar Rp3.523.962.938,80.