Biaya Kebersihan Kantor BPKPD Jambi Tembus Rp 2,5 Miliar, Thirah Wiguna Pemenangnya

WIB
IST

Jambi - Anggaran operasional di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi kembali menyita perhatian. Kali ini, sorotan tertuju pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Provinsi Jambi.

Untuk urusan kebersihan kantor saja, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengurusi "dompet" Pemprov ini menggelontorkan anggaran yang cukup fantastis, yakni mencapai Rp 2,55 miliar.

Berdasarkan data, paket kegiatan tersebut bertajuk "Belanja Jasa Tenaga Kebersihan".

Sumber dana berasal dari APBD Tahun Anggaran 2026 dengan total nilai pagu paket sebesar Rp 2.554.342.800.

Dalam data Rencana Umum Pengadaan (RUP) dengan kode 64624219, proses pemilihan penyedia jasa dilakukan melalui metode E-Purchasing pada etalase E-Katalog 6.0.

Tercatat, penyedia jasa yang dipercaya untuk menangani kebersihan kantor BPKPD ini adalah THIRAH WIGUNA INDONESIA.

Saat ini, status paket pekerjaan tersebut terpantau ON PROCESS.

Dengan anggaran miliaran rupiah hanya untuk jasa kebersihan (cleaning service), publik menanti standar kebersihan seperti apa yang akan diterapkan di kantor pengelola keuangan daerah tersebut sepanjang tahun 2026 ini.

Untuk diketahui, anggaran fantastis untuk urusan bersih-bersih kantor di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi ternyata bukan saja di BPKPD. Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi pun setali tiga uang.

Demi menjaga kenyamanan dan kebersihan gedung para wakil rakyat, Sekretariat DPRD Provinsi Jambi mengalokasikan dana APBD Tahun Anggaran 2026 dengan nilai jumbo, yakni mencapai Rp 2.506.560.000 (Rp 2,5 miliar).

Berdasarkan data yang tercantum dalam sistem pengadaan, paket kegiatan ini diberi nama "Belanja Jasa Tenaga Kebersihan".

Paket dengan kode RUP 62235648 tersebut diproses melalui metode E-Purchasing pada E-Katalog 6.0.

Tercatat, penyedia jasa yang berhasil memenangkan kontrak untuk menjaga kilap gedung dewan ini adalah ARNAWAMA RIZQULLAH DANADYAKSA.

Saat ini, status paket pekerjaan tersebut terpantau ON PROCESS. Bagaimana updatenya?, tunggu saja.(*)

BeritaSatu Network