Opini

Menjaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global

Oleh: Prof. Dr. H. Haryadi, S.E., M.M.S.
Guru Besar Universitas Jambi
Ketua Program Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Jambi

Pertumbuhan ekonomi selalu menjadi indikator yang paling dinantikan ketika Badan Pusat Statistik mengumumkan kinerja perekonomian nasional setiap triwulan.

Angka tersebut bukan sekadar statistik, melainkan gambaran mengenai seberapa besar aktivitas produksi, konsumsi, investasi, perdagangan, dan berbagai kegiatan ekonomi lainnya berlangsung dalam suatu periode.

Tantangan 'Dua Putera Kerinci' Nasrul dan Atma Jaya di Depan Mata

oleh :

Andri Brilliant

REGENERASI Kepala Dinas Pemprov Jambi asal Kabupaten Kerinci terjadi. Kadis Kelautan dan Perikanan Asraf serta Kadis Perpustakaan Arsip Daerah Tema Wisman yang mendekati pensiun disegarkan dengan 2 kadis baru asal Bumi Sakti Alam Kerinci. Gubernur Al Haris pada Kamis malam (16/7/2026) memutuskan melantik 2 anak buahnya itu hasil dari seleksi lelang jabatan.

Karang Taruna Jambi, Saatnya Gerakan Sosial Menyala hingga Desa

Oleh: Hairon Fauzi
Wakil Sekretaris Karang Taruna Provinsi Jambi

Karang Taruna tidak boleh hanya hidup di dalam surat keputusan. Tidak cukup sekadar memiliki ketua, sekretaris, bendahara, bidang-bidang, seragam, kartu anggota, dan agenda pelantikan. Organisasi ini harus hidup di tengah masyarakat. Bergerak dari kota hingga desa. Hadir ketika rakyat menghadapi persoalan.

Sebab di sanalah sesungguhnya medan pengabdian Karang Taruna.

Hilirisasi atau Kemiskinan Berkepanjangan, Belajar dari Paradoks Kabupaten Sarolangun

Oleh: Prof. Dr. Mukhtar Latif
Guru Besar UIN STS Jambi
Tenaga Ahli Gubernur Bidang PPM

Kabupaten Sarolangun merupakan salah satu daerah dengan kekayaan sumber daya alam terbesar di Provinsi Jambi.

Batu bara, minyak dan gas bumi, perkebunan kelapa sawit, karet, emas, pertanian, bahan baku semen, serta potensi kehutanan menjadi modal pembangunan yang sangat besar.

Namun, di balik kekayaan tersebut tersimpan sebuah paradoks.

Harta Karun Rp1.900 Triliun di Tanah Jambi, Mengapa Potensi Rp1 Triliun Per Bulan Terancam Macet?

Cadangan batu bara Jambi mencapai 1,9 miliar ton dan mampu bertahan hingga 100 tahun. Namun, kemacetan sistemik logistik melenyapkan potensi pendapatan ekonomi hingga puluhan triliun rupiah setiap tahun.