Berita Muaro Jambi Hari Ini

Sistem BPHTB Muaro Jambi Bermasalah, BPK RI Temukan Potensi Kehilangan Pendapatan Rp 3,4 Miliar

MUARO JAMBI — Di atas kertas, penerimaan BPHTB Muaro Jambi tahun 2025 tampak manis. Targetnya Rp22 miliar. Realisasinya Rp23,36 miliar. Lewat target. Tapi di balik angka yang terlihat aman itu, BPK menemukan lubang besar: penetapan BPHTB dinilai belum memadai dan membuat Pemkab Muaro Jambi kehilangan kesempatan memperoleh pendapatan Rp3,40 miliar.

3 Kali Tak Ikut Reses, Dana Cair, Audit BPK RI 2026 Bongkar Kelakuan Salah satu Oknum Dewan Muaro Jambi, Mercy?

MUARO JAMBI — Kegiatan reses DPRD Kabupaten Muaro Jambi tahun anggaran 2025 menjadi sorotan BPK RI.

Dalam hasil audit atas laporan keuangan Pemkab Muaro Jambi, BPK menemukan pertanggungjawaban belanja kegiatan reses pada Sekretariat DPRD tidak sesuai ketentuan.

Nilainya Rp151.919.000.

Sebagian sudah disetor ke kas daerah.

Namun masih ada sisa Rp110.737.000 yang direkomendasikan BPK untuk diproses dan dikembalikan ke kas daerah.

Temuan ini terbagi dalam dua bagian.

14 Peserta Berebut Jasa Konsultansi PBB-P2 Muaro Jambi, Dua Tak Hadir Pembuktian

Muaro Jambi – Tender Belanja jasa konsultasi pemuktahiran PBB P2 tahun 2026 di Kabupaten Muaro Jambi mulai berjalan.

Nilainya hampir Rp1 miliar.

Pagu paketnya Rp950.000.000.

HPS-nya Rp949.939.665.

Selisih pagu dengan HPS hanya Rp60.335.

Sangat tipis.

Hampir menempel penuh ke pagu.

Tender ini berada di Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Muaro Jambi.

Jenis pengadaannya Jasa Konsultansi Badan Usaha Non Konstruksi.

52 Proyek PUPR Muaro Jambi Jalan Terus, Nilainya Capai Rp 2,2 Miliar

Muaro Jambi - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muaro Jambi mulai tancap gas menggarap puluhan paket pekerjaan di tahun anggaran 2026. Tercatat per Mei 2026 ini, sebanyak 52 proyek telah bergulir dan resmi mendapatkan kontraktor pemenang.

Berdasarkan data rincian paket pengadaan yang dihimpun detikcom, Selasa (12/5/2026), total nilai dari 52 proyek yang sudah dieksekusi tersebut mencapai Rp 2.245.924.834 (Rp 2,24 miliar). Seluruh proyek ini didanai melalui pos Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Muaro Jambi.