JAMBI – Program Kampung Bahagia yang menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kota Jambi terus menunjukkan hasil nyata di tengah masyarakat. Tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik hingga tingkat RT, program berbasis gotong royong tersebut kini mulai memasuki tahap pemanfaatan hasil pembangunan oleh masyarakat.
Momentum itu terlihat saat Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, memimpin langsung serah terima kegiatan fisik Program Kampung Bahagia kepada masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Diza tidak hanya menyerahkan hasil pembangunan, tetapi juga mengajak masyarakat menjadi bagian penting dalam menyukseskan program tersebut melalui edukasi dan sosialisasi di lingkungan masing-masing.
keberhasilan Kampung Bahagia tidak hanya diukur dari banyaknya pembangunan yang selesai dikerjakan, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat memahami, menjaga, dan ikut mengembangkan manfaat program tersebut. Program Kampung Bahagia sendiri merupakan program pembangunan berbasis partisipasi masyarakat yang mengedepankan semangat gotong royong dan pemberdayaan warga dalam menentukan kebutuhan pembangunan di lingkungan mereka.
"Program ini tidak akan berhasil hanya karena pemerintah bekerja. Program ini akan berhasil ketika masyarakat ikut memiliki, ikut menjaga, dan ikut mengedukasi warga lainnya tentang manfaat yang telah dirasakan," ujar Diza.
Orang nomor dua di Kota Jambi itu menjelaskan bahwa selama ini Pemerintah Kota Jambi terus berupaya membangun budaya partisipatif di tengah masyarakat. Karena itu, setiap pembangunan yang telah selesai dilaksanakan harus menjadi milik bersama yang dijaga keberlanjutannya.
Diza menilai masyarakat yang telah merasakan manfaat Kampung Bahagia memiliki peran strategis untuk menyampaikan informasi yang benar kepada warga lainnya, terutama terkait tujuan program, manfaat pembangunan, serta semangat gotong royong yang menjadi ruh utama program tersebut.
"Kalau masyarakat sudah merasakan manfaatnya, maka masyarakat juga harus menjadi penyambung informasi yang baik. Sampaikan kepada warga lain bahwa program ini hadir untuk membantu mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas lingkungan tempat tinggal kita," katanya.
Sejak diluncurkan, Program Kampung Bahagia telah melibatkan ratusan RT di Kota Jambi dengan berbagai kegiatan pembangunan yang disesuaikan dengan kebutuhan warga, mulai dari pembangunan jalan lingkungan, drainase, CCTV, fasilitas sosial hingga penguatan program persampahan berbasis masyarakat melalui OPBM. Program ini mendapat perhatian hingga tingkat nasional karena mengedepankan partisipasi warga sebagai pelaku utama pembangunan. Keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari tingginya semangat gotong royong masyarakat Kota Jambi yang selama ini terus terjaga. Berharap semangat kebersamaan yang sudah terbentuk melalui Kampung Bahagia dapat terus dipertahankan dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
"Yang dibangun bukan hanya jalan, drainase atau fasilitas lingkungan. Yang lebih penting adalah membangun rasa kebersamaan, kepedulian, dan semangat untuk memajukan lingkungan secara bersama-sama," tegasnya.
Diza juga mengajak seluruh ketua RT, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan warga untuk terus mendukung berbagai program Pemerintah Kota Jambi yang saat ini sedang berjalan. Pembangunan akan berjalan lebih cepat dan tepat sasaran ketika pemerintah dan masyarakat berada dalam satu semangat yang sama.
Serah terima kegiatan fisik Kampung Bahagia tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa pembangunan berbasis komunitas yang digagas Pemerintah Kota Jambi mulai memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Tidak hanya menghadirkan infrastruktur yang lebih baik, tetapi juga memperkuat budaya gotong royong yang selama ini menjadi identitas masyarakat Kota Jambi.