Batanghari - Proyek strategis pembangunan Islamic Centre di Kabupaten Batanghari terus bergulir. Saat ini, tahapan lelang untuk paket Manajemen Konstruksi Lanjutan Pembangunan Gedung Islamic Centre dan Bangunan Penunjang telah memasuki Masa Sanggah.
Berdasarkan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) yang dibuat pada 3 Maret 2026 (Kode RUP: 65824566), proyek Jasa Konsultansi Badan Usaha Konstruksi ini berada di bawah naungan Satuan Kerja Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Batanghari.
Proyek ini dibiayai menggunakan APBD Tahun 2026 dengan Nilai Pagu Paket sebesar Rp 2.004.369.000,00 dan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Rp 2.004.160.000,00.
Sistem pengadaan ini menggunakan metode Seleksi - Prakualifikasi Dua File - Kualitas dan Biaya, dan dipastikan tidak menggunakan sistem Reverse Auction. Pemkab Batanghari menetapkan standar tinggi dengan mematok Bobot Teknis 80.0 dan Bobot Biaya 20.0, serta menggunakan jenis kontrak Waktu Penugasan.
Panitia menetapkan syarat administrasi yang ketat. Peserta wajib melampirkan NIB, SBU sesuai spesifikasi, berstatus Wajib Pajak valid, serta menyertakan Akta Pendirian, Surat Kuasa (jika dikuasakan), KTP, dan Pakta Integritas. Peserta juga wajib membuat surat pernyataan bebas pailit, tidak masuk daftar hitam (blacklist), bebas benturan kepentingan, tidak sedang menjalani sanksi pidana, dan bukan pegawai negeri yang sedang cuti di luar tanggungan negara.
Apabila menggunakan skema Konsorsium/Kerja Sama Operasi (KSO), peserta harus memenuhi batasan keanggotaan (maksimal 3 perusahaan untuk pekerjaan tidak kompleks, dan 5 perusahaan untuk yang kompleks). Leadfirm KSO wajib memiliki kualifikasi setingkat atau lebih tinggi. Secara teknis, peserta dituntut memiliki pengalaman minimal 1 pekerjaan Jasa Konsultansi Konstruksi dalam 4 tahun terakhir, serta pengalaman pekerjaan sejenis dalam 10 tahun terakhir.

Tender bernilai Rp 2 Miliar ini menarik minat 19 peserta. Namun, dari hasil evaluasi Kelompok Kerja (Pokja), terpantau persaingan mengerucut pada beberapa nama.
PT. KALIMANYA EKSPERT KONSULTAN (NPWP: 078**1***31**0) menempati posisi teratas. Perusahaan ini lulus kualifikasi dengan skor 100,0 dan memperoleh Skor Teknis 90,1. Dengan penawaran harga sebesar Rp 1.986.350.550,00 (Skor Harga 100,0), PT Kalimanya mencetak Skor Akhir 92,08.
Sementara itu, empat perusahaan lain tercatat lulus tahapan kualifikasi sempurna (skor 100,0), yakni:
- PT. AMSECON BERLIAN SEJAHTERA (NPWP: 006**5***08**0)
- PT. GLOBAL TEKNIK MULTIDESAIN (NPWP: 070**7***31**0)
- PT. MANGGALA KARYA BANGUN SARANA (NPWP: 087**5***28**0)
- PRIMEGA SANIYYA LESTARI (NPWP: 098**5***29**0)
Di sisi lain, terdapat dua perusahaan yang dinyatakan Gugur/Tidak Memenuhi Persyaratan Kualifikasi karena tidak memenuhi Lembar Data Kualifikasi (LDK) Huruf E Angka 13.2 huruf a Angka 1. Keduanya adalah:
- CV. MITRA YENUKO PRATAMA (NPWP: 005**8***31**0)
- CV. DESAIN TEKNIK (NPWP: 005**4***31**0)
Selain nama-nama di atas, terdapat 12 peserta lain yang ikut mendaftar dalam tender ini, di antaranya:
- PT. Vitech Pratama Konsultan
- PT. Sidlacom Engineer Consultant
- CV. MEDIA TEKNIK KONSULTAN
- CV. CAKRA TRIHANDA KONSULTAN
- PT. POLA TEKNIK KONSULTAN
- CV. SOLUSI INTI PEMBANGUNAN
- DINAMIKA TEKNIK
- PT. Grhayasa Nusacitra Estima
- CV. BOSCO CONSULTANT
- CV. ARCHIGRAV DESIGN CONSULTANT
- NURIZKAY KONSULTAN
- CV. Graha Cipta Consultant
Dengan bergulirnya Masa Sanggah, publik berharap proses lelang berjalan transparan hingga penetapan pemenang, demi memastikan kualitas pembangunan Islamic Centre Batanghari berjalan dengan pengawasan terbaik.(*)