Kawal Swasembada Pangan, Tenaga Ahli Gubernur Jambi Godok Rencana Aksi Prioritas 2026

WIB
IST

Jambi - Tenaga Ahli Gubernur (TAG) Provinsi Jambi mulai menyusun langkah strategis untuk tahun anggaran 2026. Dalam diskusi intensif bertajuk "Internal Rabuan Discussion Series" yang digelar di Kantor BAPPEDA Provinsi Jambi, Rabu (22/4/2026), TAG menegaskan komitmennya untuk menghadirkan solusi nyata bagi percepatan pembangunan daerah.

Ketua Tenaga Ahli Gubernur Jambi, Syahrasaddin, memaparkan bahwa kerangka program kerja tahun 2026 akan mengusung semangat "Bertindak dengan Solusi". Fokus utamanya adalah mendukung program prioritas Gubernur Jambi melalui pendampingan teknis kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta riset kebijakan yang mendalam.

"Kita fokus pada dua pilar besar, yaitu percepatan hilirisasi dan peningkatan infrastruktur strategis. TAG harus hadir memberikan masukan berbasis data untuk memastikan program pemerintah tepat sasaran," ujar Syahrasaddin di hadapan peserta diskusi.

Salah satu poin krusial dalam rencana kerja 2026 adalah penguatan hilirisasi sumber daya alam (SDA). TAG mendorong dan akan mengawal transformasi industri daerah, mulai dari hilirisasi terpadu kelapa dalam hingga kelapa sawit. Tak hanya itu, sektor mineral dan migas juga menjadi perhatian serius untuk meningkatkan nilai tambah bagi ekonomi Jambi.

Di sektor pangan, TAG menyiapkan strategi untuk mengawal pemerintah daerah dalam mencapai swasembada dan pengendalian inflasi. Fokus utamanya adalah mendorong industri pakan ternak lokal serta memperkuat rantai pasok bahan pangan guna mengendalikan volatile food (pangan bergejolak).

Suasana Diskusi Rabuan Series TAG Jambi

Sektor infrastruktur masih menjadi tulang punggung rencana kerja tahun mendatang. Syahrasaddin menekankan pentingnya konektivitas logistik kawasan Ujung Jabung sebagai hub ekonomi baru. Selain itu, pembangunan jalan dan jembatan ke daerah tertinggal tetap menjadi prioritas guna membuka isolasi ekonomi.

"Infrastruktur dasar dan konektivitas ekonomi harus diperkuat, terutama untuk mendukung kelancaran logistik antar-kawasan," tambahnya.

Menghadapi era digital, TAG Jambi mendorong Pemprov merancang transformasi tata kelola pemerintahan melalui program Satu Data Sosial Ekonomi (DTSEN). Langkah ini dibarengi dengan pengembangan layanan digital yang terintegrasi di sektor-sektor strategis serta penguatan integritas birokrasi.

Untuk mendukung semua itu, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi harga mati. TAG akan mengawal upaya BKD yang akan melakukan skema asesmen berkualitas, pelatihan retret daerah, hingga pendidikan bagi SDM muda untuk menciptakan birokrat unggul dengan indikator kinerja (KPI) yang jelas.

Melalui sinergi bersama BAPPEDA dan OPD terkait, kerangka program kerja 2026 ini diharapkan mampu menjadi mesin penggerak investasi hijau yang berkelanjutan di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.

Susunan TAG berdasarkan Keputusan Gubernur Jambi Nomor 197/KEP.GUB/BAPPEDA-1.2/2026, diisi oleh:

  • Prof. Dr. Ermaya Suradinata (Ketua Dewan Pembina)
  • Prof. Dr. H. Mukhtar Latif (Pengarah)
  • Ir. H. Syahrasaddin (Ketua)
  • Dr. H. Muhammad Ridwansyah (Ketua Harian)
  • Bidang Tata Kelola Pemerintahan dipimpin Drs. H. Arpani, dengan anggota Prof. Dr. Haryadi
  • Bidang Perekonomian Masyarakat dan Daerah diketuai Prof. Dr. Ir. Suandi, dengan anggota Prof. Dr. Johanes, Thamrin B. Bachri, dan Dr. Agus
  • Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) diketuai Prof. Drs. Sukendro, dengan anggota Yulfi Alfikri Noer, MAP dan Muawwin, MM

BeritaSatu Network