Muaro Jambi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaro Jambi tampaknya tak ingin mengendurkan pedal gas dalam urusan pembangunan infrastruktur pada Tahun Anggaran 2026. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), miliaran rupiah kembali disiapkan untuk memuluskan akses jalan warga.
Berdasarkan data Rencana Umum Pengadaan (RUP) terbaru, Dinas PUPR Muaro Jambi bersiap mengeksekusi paket Pembangunan Jalan Simp. III Ds. Kedemangan - Ds. Setiris - Simp. Ds. Mudung Darat (lanjutan).
Tidak tanggung-tanggung, untuk proyek lanjutan jalan penghubung antardesa ini, pemerintah telah menyiapkan pagu anggaran senilai Rp 1.850.000.000 (Rp 1,85 Miliar).
Lantas, seperti apa detail dan spesifikasi proyek pengaspalan miliaran rupiah ini? Berikut rinciannya.
1. Spesifikasi 'Gahar': Aspal Hotmix Dua Lapis
Uang Rp 1,85 miliar tersebut akan digunakan untuk mengaspal jalan dengan volume luasan mencapai 1.438,56 meter persegi. Menariknya, spesifikasi yang dipatok oleh Dinas PU cukup tinggi.
Jalan ini akan dibangun menggunakan konstruksi 2 Lapis Perkerasan (AC/WC; AC/BC). Dalam dunia konstruksi, ini berarti jalan akan dilapisi aspal hotmix dua lapis (lapisan aus dan lapisan pengikat) yang dirancang mampu menahan beban lalu lintas kendaraan menengah hingga berat (>1 - 2 x 10^6 ESA5). Hasilnya, jalan dijamin lebih mulus, kokoh, dan tahan lama.
2. Wajib Produk Lokal dan Berdayakan Usaha Kecil
Dalam rincian paket bersandi 64914269 ini, Pemkab Muaro Jambi memberikan syarat tegas. Proyek ini diwajibkan menggunakan Produk Dalam Negeri (PDN). Selain itu, meski bernilai miliaran, proyek ini tetap membuka ruang dan diperuntukkan bagi kontraktor dari kalangan Usaha Kecil atau Koperasi.
3. Mulai Tender April 2026
Kapan alat berat mulai turun ke lokasi? Sesuai jadwal, proses lelang atau pemilihan penyedia (Tender) akan dikebut dan diselesaikan pada bulan April 2026.
Jika proses lelang berjalan mulus tanpa sanggahan, penandatanganan kontrak dan eksekusi fisik di lapangan akan langsung dimulai pada bulan yang sama (April 2026). Pekerjaan aspal dua lapis ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada Desember 2026.
Dengan kucuran dana Rp 1,85 Miliar ini, warga Desa Kedemangan, Setiris, hingga Mudung Darat diharapkan tak lagi harus berhadapan dengan jalan rusak atau berdebu. Publik pun dituntut untuk ikut memelototi proses tender dan pengerjaan fisiknya agar aspal miliaran rupiah ini benar-benar dikerjakan sesuai spesifikasi dan tidak asal jadi!(*)