Pemburu Proyek Merapat! Dinas PUPR Muaro Jambi Siapkan Proyek Box Culvert di Berbagai Desa, Nilainya Miliaran

WIB
IST

Muaro Jambi - Alokasi miliaran uang rakyat di Dinas PU Kabupaten Muaro Jambi tak hanya untuk memuluskan jalan. Alokasi lainnya diarahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), ke pembangunan Box Culvert.

Tahun 2026 ini, banyak titik-titik krusial yang akan segera dilelang.

Langkah taktis ini diambil untuk memastikan aliran air lancar dan meminimalisir risiko genangan yang sering merusak akses jalan desa.

Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat empat paket pembangunan Box Culvert skala besar yang akan dikerjakan melalui skema tender dengan nilai masing-masing mencapai Rp 800.000.000.

Berikut adalah rincian lokasinya:

  • Desa Talang Belido: Pembangunan Box Culvert di wilayah ini disiapkan dengan pagu Rp 800 juta.
  • Desa Kasang Tanjung Nangko: Proyek ini juga masuk dalam daftar tender senilai Rp 800 juta.
  • Desa Muhajirin (Kecamatan Jaluko): Alokasi sebesar Rp 800 juta disiapkan untuk mengatasi kendala drainase di titik ini.
  • Desa Tanjung Katung (Kecamatan Maro Sebo): Pembangunan Box Culvert double dengan nilai tender Rp 800 juta.

Tak hanya pembangunan fisik utama, Dinas PUPR juga mengalokasikan anggaran untuk pengawasan teknis guna menjamin kualitas bangunan.

Sebagai contoh, untuk proyek di Desa Talang Belido, disiapkan biaya pengawasan sebesar Rp 40.000.000. Begitu pula dengan Desa Muhajirin dan Kasang Tanjung Nangko yang masing-masing mendapatkan pengawasan teknis senilai Rp 40.000.000.

Selain paket tender, terdapat juga pembangunan Box Culvert melalui metode pengadaan langsung untuk skala yang lebih spesifik, seperti di RT. 21 Desa Kebon IX senilai Rp 157.000.000 dan Desa Pematang Gajah senilai Rp 400.000.000.

Selain fokus pada gorong-gorong beton (Box Culvert), terdapat satu proyek infrastruktur yang mencuri perhatian karena nilainya yang fantastis. Dinas PUPR Muaro Jambi akan melelang pembangunan Jembatan Besi di Desa Kebon IX (Dusun Air Hitam) dengan anggaran mencapai Rp 3.670.000.000.

Proyek jembatan besi ini diproyeksikan menjadi solusi permanen bagi warga Kebon IX yang selama ini terkendala akses mobilitas, terutama saat debit air meningkat di musim hujan.

Dinas PUPR juga memastikan sisi hilir aman dengan melakukan normalisasi saluran di berbagai desa seperti Desa Puding, Desa Pulau Mentaro, dan Desa Betung dengan nilai masing-masing Rp 390.000.000.

Dengan total investasi miliaran rupiah ini, Pemkab Muaro Jambi berharap infrastruktur yang dibangun pada 2026 nanti tidak hanya memperlancar transportasi, tetapi juga efektif mencegah banjir tahunan yang merugikan masyarakat.(*)

BeritaSatu Network