Pemkot Jambi dan Baznas Bergerak Cepat Bantu Korban Kebakaran Asrama Polda, Maulana: Pemerintah Harus Hadir Saat Warga Tertimpa Musibah

WIB
Ist

JAMBI – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi kembali menunjukkan respons cepat dalam penanganan bencana. Bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jambi, Pemkot langsung menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada warga yang menjadi korban kebakaran delapan unit rumah dinas di Asrama Polda Jambi, RT 13, Kelurahan Tambak Sari, Kecamatan Jambi Selatan, Senin (3/8/2026).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M. didampingi Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., sebagai bentuk kepedulian pemerintah sekaligus memastikan kebutuhan dasar para korban dapat segera terpenuhi di masa pemulihan pascakebakaran.

Musibah yang terjadi pada Kamis (30/7/2026) itu menghanguskan delapan rumah dinas personel Polda Jambi. Akibatnya, sejumlah keluarga kehilangan tempat tinggal beserta harta benda dan terpaksa mengungsi.

Melalui Program Jambi Kota Peduli Layanan Aktif Baznas Kota Jambi, setiap keluarga terdampak menerima bantuan uang tunai sebesar Rp2 juta. Selain itu, Pemerintah Kota Jambi juga menyalurkan berbagai bantuan kebutuhan pokok berupa kasur, pakaian, seragam sekolah, sepatu, hingga paket sembako untuk membantu meringankan beban para korban.

Di hadapan para korban, Wali Kota Maulana menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa keluarga besar Asrama Polda Jambi. Menurutnya, pemerintah memiliki tanggung jawab moral untuk hadir bukan hanya saat pembangunan berlangsung, tetapi juga ketika masyarakat menghadapi cobaan.

"Atas nama Pemerintah Kota Jambi, kami menyampaikan rasa prihatin yang mendalam kepada seluruh korban kebakaran. Semoga bantuan yang kami salurkan hari ini dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak sekaligus meringankan beban keluarga yang sedang tertimpa musibah. Pemerintah harus hadir dan memastikan masyarakat tidak menghadapi musibah ini sendirian," ujar Maulana.

Ia juga mengapresiasi sinergi yang terbangun antara Pemerintah Kota Jambi, Baznas Kota Jambi, jajaran Kepolisian, serta seluruh pihak yang bergerak cepat sejak peristiwa kebakaran terjadi hingga proses penyaluran bantuan.

Menurut Maulana, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan menyentuh kebutuhan masyarakat.

"Terima kasih kepada Baznas, jajaran kepolisian, para relawan, dan seluruh pihak yang telah bergerak bersama membantu para korban. Semangat gotong royong seperti inilah yang harus terus kita pelihara agar setiap musibah dapat kita hadapi secara bersama-sama," katanya.

Memasuki musim kemarau dengan suhu udara yang semakin tinggi, Maulana juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, baik di kawasan permukiman maupun lahan. Ia mengimbau masyarakat untuk lebih disiplin dalam melakukan langkah-langkah pencegahan, mulai dari memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman hingga menghindari aktivitas yang berpotensi memicu api.

"Kondisi cuaca yang panas dan kering meningkatkan risiko terjadinya kebakaran. Karena itu kami mengimbau seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati, tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak membakar sampah, serta rutin memeriksa instalasi listrik di rumah agar terhindar dari korsleting yang dapat memicu kebakaran," tegasnya.

Maulana menilai budaya waspada harus dibangun bersama sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana. Menurutnya, mencegah jauh lebih baik daripada menghadapi kerugian besar akibat kebakaran.

"Kewaspadaan merupakan langkah pencegahan yang paling efektif. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dari risiko kebakaran, sehingga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan masyarakat dapat terus terjaga," pungkasnya.

Penyerahan bantuan turut dihadiri Kapolresta Jambi Kombes Pol. Ananto Herlambang, Kepala BPBD Kota Jambi Doni Sumatriadi, Kepala Dinas Sosial Kota Jambi Yunita Indrawati, Camat Jambi Selatan Darmawansyah, Lurah Tambak Sari Frendy Wiranata, serta jajaran Baznas Kota Jambi.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, Baznas, aparat kepolisian, dan berbagai pemangku kepentingan, Pemerintah Kota Jambi terus menegaskan komitmennya menghadirkan penanganan bencana yang cepat, terpadu, dan berorientasi pada pemulihan masyarakat. Semangat gotong royong yang terus dijaga itu diharapkan menjadi fondasi dalam mewujudkan Kota Jambi BAHAGIA (Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif, dan Sejahtera).

BeritaSatu Network