Jambi - Proses tender proyek Pembangunan Pengaman Tebing Intake PDAM Aur Duri di Kota Jambi senilai Rp 19,2 miliar kini memasuki fase paling menentukan. Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI Jambi tengah menanti siapa kontraktor yang berani mengajukan penawaran terbaik.
Berdasarkan jadwal tahapan tender yang dirilis, proses lelang yang dimulai sejak 29 Januari 2026 ini sedang berada dalam tahap Upload Dokumen Penawaran.
Para kontraktor peminat proyek jumbo ini harus berpacu dengan waktu. Pasalnya, batas akhir pengunggahan dokumen penawaran jatuh pada esok hari, Kamis, 5 Februari 2026 pukul 09.00 WIB.
"Begitu masa upload ditutup pukul 09.00 WIB, panitia akan langsung melakukan Pembukaan Dokumen Penawaran lima menit berselang, yakni pukul 09.05 WIB," bunyi jadwal resmi dalam sistem LPSE.
Setelah dokumen dibuka besok, panitia tender (Pokja) akan bekerja maraton melakukan evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis, dan harga. Tahapan ini dijadwalkan berlangsung cukup panjang, yakni mulai 5 Februari hingga 2 Maret 2026.
Publik Jambi baru akan mengetahui siapa "sang juara" yang berhak menggarap proyek belasan miliar ini pada tanggal 3 Maret 2026, saat Pengumuman Pemenang dirilis pukul 12.05 WIB.
Jika tidak ada sanggahan yang berarti pada masa sanggah (4-9 Maret), maka Penandatanganan Kontrak dijadwalkan pada 11 Maret 2026. Artinya, pengerjaan fisik di lapangan diperkirakan baru bisa dimulai pertengahan Maret mendatang.
Jadwal Penting Tender Intake Aur Duri:
- Batas Akhir Upload Penawaran: 5 Februari 2026 (09.00 WIB)
- Pembukaan Dokumen: 5 Februari 2026 (09.05 WIB)
- Evaluasi & Pembuktian: 5 Februari - 2 Maret 2026
- Pengumuman Pemenang: 3 Maret 2026
- Tanda Tangan Kontrak: 11 Maret 2026
Masyarakat kini memantau ketat, perusahaan mana yang mampu meyakinkan Pokja dengan harga bersaing namun tetap menjamin kualitas konstruksi tingkat tinggi sesuai spesifikasi.(*)