Dinas PUPR Merangin

Jalan Baru Diaspal Sudah Hancur, Pejabat PUPR Merangin Bungkam dan Mengaku Sakit

Merangin - Polemik kerusakan dini pada proyek Jalan Sungai Kapas–Sungai Putih di Kabupaten Merangin kian memanas. Kali ini, giliran mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Merangin, Ir. Fajarman, yang "turun gunung" memberikan komentar menohok.

Menanggapi pemberitaan terkait jalan yang hancur meski baru seumur jagung itu, Fajarman menilai kerusakan tersebut sudah tidak wajar.

Melalui kolom komentar media sosial, ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur menggunakan uang rakyat semestinya melalui perencanaan yang matang, bukan asal jadi.

Aspal Baru Hancur, CV Kirana Tuding Gara-gara Truk Sawit

Merangin - Pihak kontraktor pelaksana proyek Jalan Sungai Kapas–Sungai Putih, CV Kirana Citra Lestari, akhirnya buka suara terkait kondisi jalan yang hancur lebur meski baru seumur jagung.

Bukannya menyoroti kualitas pengerjaan, pihak kontraktor justru sibuk mencari pembenaran. Mereka menuding aktivitas truk sawit yang over kapasitas sebagai biang kerok kerusakan aspal senilai Rp 1,8 miliar tersebut.

Direktur CV Kirana Citra Lestari mengakui fakta di lapangan bahwa jalan buatan mereka sudah amblas dan retak di sana-sini.

Baru Seumur Jagung, Aspal Rp 1,8 Miliar di Merangin Sudah Hancur

Merangin - Proyek pengaspalan jalan di Kabupaten Merangin, Jambi, kembali menuai sorotan tajam. Ruas Jalan Sungai Kapas–Sungai Putih yang baru saja rampung dikerjakan akhir Desember 2025, kini kondisinya sudah rusak parah.

Padahal, proyek peningkatan jalan ini menelan anggaran cukup fantastis, yakni mencapai Rp 1,87 miliar.

Halo KPK! Proyek Taman Rp 3 M Merangin Dibayar Lunas Meski Belum Kelar

Merangin - Proyek pembangunan taman kota di Kabupaten Merangin dengan nilai kontrak fantastis, yakni lebih dari Rp 3 miliar, kini disoal. Pasalnya, proyek yang dibiayai uang negara ini diketahui telah dibayarkan lunas 100 persen kepada kontraktor. Padahal fakta di lapangan menunjukkan masih banyak item pekerjaan yang belum diselesaikan.

Kado Pahit Akhir Tahun! Duit Rp 2 Miliar 'Menguap', Proyek CV Hinko dan CV Zhafran Diputus Kontrak

Merangin - Impian warga Kecamatan Muara Siau, Kabupaten Merangin, untuk menikmati akses jalan mulus di Tahun Baru 2026 musnah sudah.

Dua proyek jalan senilai total Rp 2 miliar di wilayah ini berakhir tragis. Kontrak diputus, kontraktor angkat tangan, dan kondisi jalan kini justru hancur lebur seperti kubangan kerbau.

Kekecewaan warga memuncak karena proyek yang seharusnya menjadi solusi, malah berubah menjadi petaka.

Duh Pak Bupati Merangin! Kontrak Habis Tanggal 20, Proyek Jalan Rp 1 M ini Belum Dikerjakan

Merangin - Proyek peningkatan jalan di Kabupaten Merangin kembali menjadi sorotan tajam. Setelah ruas Lubuk Birah–Durian Rambun terancam gagal, kini kondisi serupa terjadi pada proyek peningkatan jalan Desa Tiaro–Sepantai di Kecamatan Muaro Siau.

Proyek yang menelan anggaran hampir Rp 1 miliar ini nyaris tanpa geliat pekerjaan fisik. Padahal, masa kontrak akan berakhir dalam hitungan hari, tepatnya sekitar tanggal 20 Desember ini.

Tinggal 5 Hari, Proyek Jalan Lubuk Beringin Merangin Masih Berantakan!

Merangin - Proyek peningkatan Jalan Lubuk Beringin–Durian Rambun di Kabupaten Merangin kini berada di ujung tanduk. Dengan sisa waktu kontrak hanya tinggal lima hari, progres fisik pekerjaan di lapangan dilaporkan belum mencapai 50 persen.

Kondisi ini memicu kekhawatiran publik akan mangkraknya proyek tersebut. Dinas PUPR Kabupaten Merangin pun tak menampik adanya keterlambatan parah ini.

Proyek Trotoar Merangin "Macet" Akibat 'Tersandera' Vendor Tunggal?

Merangin - Menjelang akhir tahun anggaran, sejumlah proyek pembangunan trotoar di Kabupaten Merangin, Jambi, justru bikin ketar-ketir. Bukannya hampir rampung, pekerjaan di lapangan malah terlihat mandek.

Penyebab utamanya diduga bukan karena kontraktor tak punya modal, melainkan terjebak oleh spesifikasi teknis yang dinilai tak masuk akal: wajib menggunakan beton ready mix mutu K250.

Waktu Mepet! Proyek Trotoar Merangin Terancam Gagal?

Merangin - Lampu kuning menyala bagi sejumlah proyek pembangunan trotoar di Kabupaten Merangin, Jambi. Di penghujung tahun anggaran yang tinggal menghitung hari, pengerjaan di lapangan justru mandek dan terancam tidak selesai tepat waktu.

Biang kerok keterlambatan ini diduga bukan karena faktor cuaca, melainkan kebijakan spesifikasi teknis yang dinilai tidak masuk akal. Dinas terkait mewajibkan penggunaan beton siap pakai (ready mix) dengan mutu K250, sebuah spesifikasi yang dianggap terlalu tinggi untuk kelas pekerjaan trotoar.

Kejanggalan Proyek Taman PKK Merangin: Anggaran Rp 3 M tapi Cor Manual, Progres Lelet

Merangin - Proyek pembangunan Taman Ex Kantin PKK di Kabupaten Merangin kini berada dalam sorotan tajam. Proyek yang menelan anggaran fantastis lebih dari Rp 3 miliar itu dinilai bermasalah, mulai dari metode pengerjaan yang dianggap tak lazim hingga kualitas fisik yang mengecewakan.

Kejanggalan utama yang memicu polemik adalah metode pengecoran yang dilakukan secara manual. Padahal, untuk proyek dengan nilai miliaran rupiah, penggunaan readymix (beton siap pakai) biasanya menjadi standar wajib demi menjamin mutu.