Petani Kerinci

Hasil Keringat Berbulan-bulan Belum Dibayar, Petani Kerinci Desak BKPSDM Periksa Oknum PNS Setwan!

SUNGAI PENUH - Sejumlah petani di Kabupaten Kerinci mempertanyakan pembayaran hasil panen padi yang mereka sebut belum diselesaikan oleh AM, yang disebut merupakan PNS di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Sungai Penuh.

Salah satu nilai pembayaran yang dipersoalkan disebut mencapai sekitar Rp13 juta.

Para petani mengatakan padi tersebut telah diserahkan kepada pembeli berdasarkan kesepakatan pembayaran yang dibuat sebelumnya.

Namun, menurut keterangan mereka, pembayaran yang dijanjikan belum seluruhnya diterima.

Irigasi Tertimbun Proyek Jalan Bandara, 230 Hektare Sawah di Kerinci Terancam Puso

Kerinci - Proyek pembangunan jalan akses menuju Bandara Depati Parbo, Kabupaten Kerinci, menuai protes keras. Pembangunan infrastruktur ini dituding menjadi biang kerok rusaknya sistem irigasi di Kecamatan Tanah Cogok (Tanco).

Akibatnya, pasokan air terganggu dan mengancam sekitar 230 hektare sawah warga mengalami gagal panen (puso). Dampak ini dirasakan langsung oleh petani di empat desa, yakni Desa Koto Iman, Desa Agung, Koto Salak, dan Koto Petai.

BWSS VI Jadi Sorotan, Ombudsman Ingatkan Soal Transparansi Proyek Irigasi di Kerinci

JAMBI - Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Jambi menyoroti serius aksi unjuk rasa yang digelar LSM Cakrawala Nusantara di depan Kantor Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI Jambi. Aksi yang berlangsung pada Jumat (10/10/2025) itu membongkar dugaan penyimpangan dan pungutan liar (pungli) dalam mega proyek irigasi P3-TGAI di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.