Permudah Akses Warga, PTPN IV PalmCo Perbaiki Puluhan Kilometer Jalan Desa

WIB
ist

JAMBI – Perusahaan perkebunan negara, sub-holding PTPN IV PalmCo, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan fasilitas publik di sekitar wilayah operasional.

Dalam dua tahun terakhir, PTPN IV PalmCo tercatat aktif membantu penanganan akses jalan warga melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau TJSL.

Program ini diarahkan untuk memperlancar mobilitas masyarakat desa, mendukung aktivitas ekonomi, serta membantu kelancaran transportasi hasil bumi di wilayah sekitar perkebunan.

Memasuki paruh pertama 2026, penanganan fasilitas jalan warga telah mencakup ruas sepanjang 3,6 kilometer.

Ruas tersebut tersebar di sejumlah titik unit usaha PTPN IV PalmCo.

Program ini melanjutkan kegiatan serupa sepanjang 2025.

Pada tahun lalu, bantuan penanganan akses jalan yang menyasar fasilitas publik telah menjangkau total panjang hingga 25,1 kilometer.

Program kepedulian sosial ini menjangkau puluhan desa di berbagai wilayah.

Mulai dari Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Lampung, Jawa Barat, hingga Kalimantan Barat.

Penanganan yang dilakukan di lapangan menyesuaikan kebutuhan masing-masing desa.

Ada yang berupa pengerasan jalan.

Ada penambalan titik-titik berlubang.

Ada pula penyaluran material pendukung seperti batu coral dan sirtu.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menjelaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.

Sebagai badan usaha yang bergerak di sektor perkebunan, kata dia, PTPN IV PalmCo ingin kehadirannya memberi dampak nyata bagi masyarakat sekitar.

“Kami menyadari bahwa akses transportasi yang layak merupakan kebutuhan mendasar masyarakat, terutama di wilayah-wilayah sentra perkebunan. Bantuan perbaikan jalan melalui program TJSL ini difokuskan untuk membantu mengurai kendala logistik hasil bumi serta memperlancar aktivitas harian warga, mulai dari akses pendidikan hingga ekonomi,” ujar Jatmiko dalam keterangan tertulisnya.

Menurut Jatmiko, jalan desa memiliki peran sangat penting dalam kehidupan masyarakat.

Bagi warga desa, jalan bukan sekadar lintasan kendaraan.

Jalan adalah akses menuju sekolah.

Akses menuju kebun.

Akses menuju pasar.

Akses menuju layanan kesehatan.

Dan akses untuk membawa hasil pertanian maupun perkebunan agar memiliki nilai ekonomi lebih baik.

Karena itu, ketika akses jalan rusak, dampaknya langsung dirasakan masyarakat.

Waktu tempuh menjadi lebih lama.

Biaya angkut meningkat.

Aktivitas harian terganggu.

Bahkan hasil bumi bisa terlambat dipasarkan.

Melalui program TJSL, PTPN IV PalmCo berupaya hadir membantu mengurai persoalan tersebut.

Salah satu wilayah yang merasakan manfaat program ini berada di Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi.

Di wilayah tersebut, kerusakan akses penghubung antardesa sempat mengganggu mobilitas harian warga.

Camat Batin XXIV, A. Kadir, S.IP., menyampaikan apresiasi atas respons cepat PTPN IV PalmCo melalui Kebun Durian Luncuk PTPN Regional 4.

Menurutnya, bantuan perbaikan jalan tersebut sangat membantu masyarakat.

“Alhamdulillah, Kebun Durian Luncuk PTPN Regional 4 cepat tanggap setelah kami koordinasikan tentang kerusakan jalan. Kami berkoordinasi dan bersurat mohon bantuan perbaikan jalan, ternyata cepat direspons dan direalisasikan,” kata Kadir.

Kadir menjelaskan, sebelum dilakukan perbaikan, kondisi jalan tersebut sempat rusak parah.

Padahal jalan itu merupakan satu-satunya akses utama yang digunakan warga dari enam desa.

Kerusakan jalan membuat kendaraan sulit melintas dan menghambat aktivitas masyarakat.

“Jalan itu merupakan satu-satunya akses jalan yang digunakan warga enam desa dalam aktivitas sehari-hari. Alhamdulillah, kini sudah diperbaiki dan menjadi lancar lagi. Terima kasih kepada pemerintah melalui BUMN perkebunan PTPN yang telah berkenan memberikan bantuan perbaikan. Insya Allah, warga saya bisa membawa hasil kebun dan pertanian dengan lancar,” ungkap Kadir.

Bagi warga, perbaikan jalan tersebut bukan hanya soal kenyamanan berkendara.

Lebih dari itu, jalan yang lebih baik membuka kembali denyut ekonomi desa.

Petani dapat membawa hasil kebun dengan lebih lancar.

Anak-anak lebih mudah menuju sekolah.

Warga lebih cepat menjangkau pusat pelayanan.

Dan aktivitas sosial masyarakat kembali bergerak tanpa hambatan besar.

Apresiasi serupa juga datang dari warga di wilayah operasional perusahaan lainnya.

Di kawasan Cot Girek, Aceh, masyarakat menyambut baik kepedulian PTPN IV PalmCo terhadap kondisi fasilitas publik di sekitar perkebunan.

Salah seorang warga Cot Girek, Teuku Firdaus, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan perusahaan.

Menurutnya, perbaikan jalan membuat aktivitas warga menjadi lebih mudah dan lancar.

“Kami selaku warga menyampaikan terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan oleh pihak perkebunan. Perbaikan jalan ini sangat membantu kami dalam beraktivitas sehari-hari menjadi lebih mudah dan lancar,” ujar Teuku Firdaus.

Program penanganan jalan desa ini menunjukkan bahwa hubungan antara perusahaan perkebunan dan masyarakat sekitar tidak hanya sebatas aktivitas operasional.

Ada tanggung jawab sosial yang harus terus dijaga.

Ada kebutuhan masyarakat yang harus diperhatikan.

Dan ada ruang kolaborasi yang perlu dibangun agar kehadiran perusahaan memberi manfaat lebih luas.

PTPN IV PalmCo menempatkan program TJSL sebagai salah satu instrumen untuk memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar wilayah kerja.

Melalui program ini, perusahaan dapat berkontribusi langsung terhadap kebutuhan dasar warga, terutama fasilitas publik yang berdampak pada ekonomi dan kehidupan sehari-hari.

Sinergi dengan pemerintah daerah dan perangkat desa juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program.

Sebab pemerintah desa dan kecamatan memahami langsung kondisi lapangan.

Mereka mengetahui ruas mana yang paling mendesak ditangani.

Mereka juga menjadi penghubung antara masyarakat dan perusahaan agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai kebutuhan.

Dengan pola tersebut, program TJSL tidak hanya menjadi kegiatan bantuan semata.

Tetapi menjadi bagian dari kolaborasi pembangunan desa.

Perusahaan hadir dengan dukungan sumber daya.

Pemerintah daerah hadir dengan pemetaan kebutuhan.

Masyarakat ikut menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang telah diperbaiki.

Ke depan, PTPN IV PalmCo berharap program TJSL dapat terus berjalan beriringan dengan kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Terutama dalam mendukung pemenuhan fasilitas publik, memperlancar mobilitas warga, dan menggerakkan ekonomi desa.

Perbaikan jalan desa menjadi salah satu bukti bahwa pembangunan tidak selalu dimulai dari proyek besar.

Kadang, perubahan paling terasa justru datang dari akses yang kembali terbuka.

Dari jalan yang semula rusak menjadi bisa dilalui.

Dari hasil kebun yang semula sulit diangkut menjadi lebih mudah sampai ke pasar.

Dari anak-anak yang lebih aman menuju sekolah.

Dan dari warga desa yang kembali merasakan lancarnya aktivitas harian.

Melalui puluhan kilometer jalan yang ditangani dalam dua tahun terakhir, PTPN IV PalmCo berupaya memastikan kehadiran perusahaan memberi nilai tambah bagi masyarakat.

Bukan hanya untuk sektor perkebunan.

Tetapi juga untuk kehidupan sosial dan ekonomi desa di sekitar wilayah operasional. (*)

BeritaSatu Network