Pendaftaran Beasiswa Grab Scholar 2026 Dibuka, Siswa SD hingga Mahasiswa S1 Bisa Daftar

WIB
ist

JAKARTA — Pendaftaran beasiswa Grab Scholar 2026 resmi dibuka.

Program beasiswa ini menyasar siswa SD, SMP, SMA/SMK, hingga mahasiswa S1.

Penerimanya tidak hanya dari keluarga mitra Grab. Masyarakat umum juga bisa mendaftar selama memenuhi syarat yang ditentukan.

Grab Scholar 2026 digelar bekerja sama dengan BenihBaik.com.

Pendaftaran dibuka mulai 17 Juni hingga 19 Juli 2026.

Beasiswa ini mencakup bantuan biaya pendidikan, biaya hidup, hingga kesempatan magang di Grab bagi penerima dari jenjang tertentu.

Program ini menjadi salah satu peluang bagi pelajar dan mahasiswa yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan, terutama bagi mereka yang memiliki prestasi akademik dan komitmen untuk terus melanjutkan pendidikan.

Grab Scholar 2026 dibuka untuk empat jenjang pendidikan.

Mulai dari SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, hingga mahasiswa S1.

Untuk jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK, calon penerima beasiswa harus sudah terdaftar sebagai siswa aktif per Juli 2026.

Sementara untuk jenjang S1, beasiswa ini terbuka bagi mahasiswa di kampus negeri maupun swasta pada tahun ajaran 2026/2027.

Jurusan yang diprioritaskan untuk jenjang S1 meliputi sains, teknologi, rekayasa atau engineering, matematika, bisnis, dan sustainability.

Syarat untuk jenjang sekolah dan kuliah berbeda.

Untuk siswa SD, SMP, dan SMA/SMK, calon pendaftar harus merupakan anggota keluarga mitra Grab atau masyarakat umum.

Pendaftar juga harus memiliki rata-rata nilai rapor minimal 80.

Sementara untuk jenjang S1, pendaftar juga terbuka bagi masyarakat umum maupun keluarga mitra Grab.

Namun ada syarat akademik yang lebih tinggi.

Calon pendaftar jenjang S1 harus memiliki rata-rata nilai rapor minimal 90 selama SMA/SMK.

Berikut ringkasan syaratnya:

JenjangPendaftarNilai Minimal
SD/MIUmum/keluarga mitra GrabRapor 80
SMP/MTsUmum/keluarga mitra GrabRapor 80
SMA/SMK/MAUmum/keluarga mitra GrabRapor 80
S1Umum/keluarga mitra GrabRapor SMA/SMK 90

Untuk mahasiswa S1, kampus tujuan dapat berupa perguruan tinggi negeri maupun swasta sesuai ketentuan program.

Pendaftar perlu menyiapkan sejumlah dokumen sebelum mengisi formulir.

Dokumen ini penting karena menjadi bahan seleksi administrasi.

Dokumen yang diminta antara lain KTP calon penerima beasiswa bagi pelajar SMA/SMK/MA yang sudah memiliki KTP, Kartu Keluarga, surat keterangan sedang tidak menerima beasiswa lain, rapor dua semester terakhir, serta surat keterangan tidak mampu atau bukti tagihan listrik.

Surat keterangan tidak menerima beasiswa lain dapat diminta melalui bagian administrasi sekolah.

Sementara surat keterangan tidak mampu dapat diperoleh dari kantor kelurahan atau desa setempat.

Berikut daftar dokumen utama:

DokumenKeteranganCatatan
KTPUntuk SMA/SMK/MA yang sudah punya KTPJika tersedia
Kartu KeluargaIdentitas keluargaWajib
Surat tidak menerima beasiswa lainDari sekolah/kampusWajib
RaporDua semester terakhirWajib
SKTM/tagihan listrikBukti kondisi ekonomiSalah satu

Pendaftar disarankan memastikan dokumen terbaca jelas sebelum diunggah.

Kesalahan unggah, dokumen buram, atau data tidak sesuai dapat memengaruhi proses seleksi administrasi.

Pendaftaran Grab Scholar 2026 dilakukan secara daring melalui laman BenihBaik pada kanal Beasiswa Grab.

Setelah masuk ke laman pendaftaran, pendaftar dapat memilih jenjang pendidikan yang sesuai.

Tersedia pilihan SD, SMP, SMA/SMK, dan Kuliah atau S1.

Setelah memilih jenjang, pendaftar mengisi formulir, mengunggah dokumen yang dibutuhkan, lalu mengirimkan data pendaftaran.

Berikut alur singkatnya:

LangkahProsesKeterangan
1Buka laman pendaftaranMelalui BenihBaik
2Pilih jenjangSD, SMP, SMA/SMK, atau S1
3Isi formulirLengkapi data diri
4Unggah dokumenSesuai persyaratan
5Kirim pendaftaranCek ulang sebelum submit

Pendaftar sebaiknya tidak menunggu hari terakhir.

Jika terjadi kendala jaringan, dokumen belum lengkap, atau ada kesalahan data, waktu perbaikan masih tersedia.

Untuk jenjang S1, terdapat beberapa kampus yang disebut menjadi mitra program Grab Scholar 2026.

Mahasiswa dari kampus-kampus ini memiliki kesempatan mendapatkan peluang lebih luas dalam program beasiswa tersebut.

Kampus yang tercantum antara lain Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran, IPB University, Institut Teknologi Bandung, Universitas Brawijaya, Universitas Diponegoro, dan Universitas Sriwijaya.

Berikut daftarnya:

NoKampusSingkatan
1Universitas IndonesiaUI
2Universitas PadjadjaranUnpad
3IPB UniversityIPB
4Institut Teknologi BandungITB
5Universitas BrawijayaUB
6Universitas DiponegoroUndip
7Universitas SriwijayaUnsri

Untuk jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK, pendaftaran berlangsung pada 17 Juni sampai 19 Juli 2026.

Setelah itu, seleksi administrasi dilakukan pada 20 Juli sampai 13 November 2026.

Pengumuman penerima beasiswa dijadwalkan pada 17 November 2026.

TahapJadwalJenjang
Registrasi17 Juni-19 Juli 2026SD-SMA/SMK
Seleksi administrasi20 Juli-13 November 2026SD-SMA/SMK
Pengumuman penerima17 November 2026SD-SMA/SMK

Untuk jenjang S1, tahapan seleksi lebih panjang.

Pendaftaran tetap berlangsung pada 17 Juni sampai 19 Juli 2026.

Seleksi administrasi dilakukan pada 20 Juli sampai 24 Agustus 2026.

Hasil seleksi administrasi diumumkan pada 26 Agustus 2026.

Peserta yang lolos kemudian mengikuti tes online pada 29 Agustus sampai 11 September 2026.

Hasil tes online diumumkan pada 7 Oktober 2026.

Tahap wawancara dijadwalkan pada 12 sampai 23 Oktober 2026.

Pengumuman penerima beasiswa dilakukan pada 17 November 2026.

TahapJadwalJenjang
Registrasi17 Juni-19 Juli 2026S1
Seleksi administrasi20 Juli-24 Agustus 2026S1
Pengumuman administrasi26 Agustus 2026S1
Tes online29 Agustus-11 September 2026S1
Pengumuman tes online7 Oktober 2026S1
Wawancara12-23 Oktober 2026S1
Pengumuman penerima17 November 2026S1

Calon pendaftar perlu memperhatikan beberapa hal sebelum mengirimkan formulir.

Pertama, pastikan nilai memenuhi syarat minimal.

Untuk jenjang SD sampai SMA/SMK, rata-rata rapor minimal 80. Untuk S1, rata-rata rapor SMA/SMK minimal 90.

Kedua, siapkan dokumen sejak awal.

Jangan menunggu mendekati batas akhir pendaftaran karena beberapa dokumen seperti surat keterangan tidak mampu atau surat tidak menerima beasiswa lain membutuhkan waktu pengurusan.

Ketiga, pastikan data yang ditulis di formulir sesuai dengan dokumen.

Perbedaan nama, alamat, sekolah, atau nomor identitas bisa menyulitkan proses verifikasi.

Keempat, unggah dokumen dengan kualitas yang jelas.

Dokumen yang buram, terpotong, atau tidak terbaca bisa membuat pendaftaran tidak maksimal.

Kelima, untuk jenjang S1, pendaftar perlu mempersiapkan diri menghadapi tes online dan wawancara.

Selain prestasi akademik, kemampuan menjelaskan motivasi, rencana studi, dan kontribusi ke depan bisa menjadi nilai tambah.

Program Grab Scholar 2026 dapat menjadi peluang bagi pelajar dan mahasiswa yang membutuhkan dukungan pendidikan.

Pendaftaran masih dibuka hingga 19 Juli 2026.

Bagi yang memenuhi syarat, segera siapkan dokumen, cek kembali data, dan daftar sebelum batas waktu berakhir.

BeritaSatu Network