KERINCI – Peta kekuatan politik di Bumi Sakti Alam Kerinci mendadak bergeser. Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara resmi mengambil langkah strategis dengan mempercayakan tampuk kepemimpinan Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Kerinci periode 2026–2031 kepada politisi senior sekaligus anggota DPRD Provinsi Jambi, Arwiyanto, S.E.
Keputusan penting tersebut diumumkan secara resmi dalam Sosialisasi Ketetapan Tim Koordinator Pembentukan Kepengurusan DPC PKB Masa Bakti 2026–2031 yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting, Kamis (11/6/2026).
Penetapan itu sekaligus mengakhiri berbagai spekulasi yang berkembang di internal partai maupun kalangan pengamat politik mengenai siapa figur yang akan menjadi nahkoda baru PKB Kerinci dalam menghadapi dinamika politik lima tahun mendatang.
Rekam Jejak Emas Sang "Petarung Politik" Jadi Pertimbangan DPP
Penunjukan Arwiyanto bukanlah keputusan yang lahir dalam semalam. DPP PKB diketahui melakukan proses penjaringan yang panjang, ketat, dan berlapis sebelum akhirnya menjatuhkan pilihan kepada politisi asal Kerinci tersebut.
Mulai dari tahapan Musyawarah Cabang (Muscab), proses penjaringan kandidat, pemetaan kekuatan organisasi, hingga Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) di tingkat pusat menjadi rangkaian yang harus dilalui setiap calon ketua. Dari seluruh proses tersebut, Arwiyanto dinilai sebagai figur yang paling memenuhi kebutuhan PKB Kerinci saat ini.
Bukan tanpa alasan. Sosok yang dikenal dekat dengan kalangan akar rumput ini memiliki pengalaman politik yang panjang dan teruji. Sebelum duduk sebagai anggota DPRD Provinsi Jambi, Arwiyanto telah lebih dulu mengabdikan diri selama dua periode sebagai anggota DPRD Kabupaten Kerinci.
Perjalanan politik yang ditempuhnya bukanlah perjalanan instan. Ia tumbuh dari bawah, memahami karakter masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh, serta terlibat langsung dalam berbagai dinamika sosial dan pembangunan daerah.
Puncaknya, pada Pemilu Legislatif 2024, Arwiyanto berhasil mencetak prestasi politik yang cukup mencolok dengan meraih 11.738 suara, mengantarkannya melenggang ke DPRD Provinsi Jambi mewakili Daerah Pemilihan Jambi IV yang meliputi Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.
Di tingkat provinsi, Arwiyanto dipercaya duduk di Komisi III DPRD Provinsi Jambi yang membidangi pembangunan dan infrastruktur. Posisi strategis tersebut membuat jejaring komunikasi dan pengaruh politiknya semakin luas, baik di tingkat daerah maupun provinsi.
Tak hanya itu, pengalaman sebagai mantan Sekretaris DPC PKB Kabupaten Kerinci juga menjadi nilai tambah tersendiri. Ia dinilai memahami secara detail anatomi organisasi partai, kultur kader, hingga dinamika internal PKB sampai ke tingkat ranting dan desa.
Kombinasi pengalaman legislatif, kapasitas organisasi, dan kedekatan dengan basis massa itulah yang diyakini DPP PKB menjadi modal utama untuk membawa PKB Kerinci lebih kompetitif menghadapi agenda politik ke depan.
Nakhoda Baru Siap Tempur, Bidik Kemenangan Besar PKB 2029
Menanggapi amanah yang diberikan DPP PKB, Arwiyanto menyampaikan rasa syukur sekaligus tekad kuat untuk membawa PKB Kerinci menjadi organisasi politik yang semakin solid, progresif, dan dekat dengan masyarakat. Jabatan Ketua DPC bukanlah sekadar posisi struktural, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan kerja nyata dan tanggung jawab penuh.
"Kepercayaan dari DPP ini adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya mengajak seluruh kader, simpatisan, dan pengurus PKB untuk merapatkan barisan, memperkuat soliditas organisasi, serta merajut komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Kita harus memastikan PKB hadir nyata dan membawa manfaat bagi rakyat," tegas Arwiyanto.
Politisi yang dikenal tenang namun memiliki kemampuan konsolidasi yang kuat itu juga membocorkan fokus utama kepemimpinannya dalam waktu dekat.
Menurutnya, langkah pertama yang akan dilakukan adalah melakukan konsolidasi menyeluruh dan pembenahan organisasi dari tingkat kabupaten hingga desa.
Penguatan struktur partai, peningkatan kualitas kaderisasi, penataan mesin organisasi, serta pembentukan kader-kader militan di tingkat akar rumput menjadi prioritas utama.
Langkah tersebut bukan tanpa tujuan. Arwiyanto ingin menjadikan lima tahun ke depan sebagai periode konsolidasi besar-besaran untuk menyiapkan PKB menghadapi kontestasi politik 2029.
Targetnya pun tidak main-main.
PKB Kerinci ingin meningkatkan kekuatan politiknya secara signifikan, mempertahankan dominasi di sejumlah basis suara tradisional, merebut kantong-kantong suara baru, sekaligus memperbesar representasi partai baik di DPRD Kabupaten Kerinci maupun DPRD Provinsi Jambi.
"Kalau fondasi organisasi kuat, kader solid, dan komunikasi dengan masyarakat berjalan baik, maka kemenangan bukan sesuatu yang mustahil. Karena itu fokus awal kami adalah membangun mesin partai yang benar-benar hidup sampai ke tingkat paling bawah," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa PKB tidak boleh menjadi partai yang hanya hadir menjelang pemilu.
"PKB tidak boleh berjarak dengan masyarakat. Kita harus hadir sebagai partai yang mampu menjawab kebutuhan riil di lapangan, sekaligus menjadi jembatan utama dalam memperjuangkan aspirasi rakyat Kerinci dan Sungai Penuh," tambahnya.
Formasi Pengurus Baru Segera Dirampungkan Meski telah ditetapkan secara definitif sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Kerinci, Arwiyanto mengungkapkan bahwa proses penyusunan kepengurusan masih terus berlangsung.
Saat ini tim formatur sedang melakukan komunikasi intensif dengan DPW PKB Provinsi Jambi guna menyusun struktur organisasi yang solid, profesional, dan mampu bekerja efektif dalam menghadapi berbagai tantangan politik ke depan.
"Saat ini kami masih diberikan waktu untuk berkoordinasi dengan tim penataan struktur dari DPW PKB Provinsi Jambi. Kita ingin membentuk kepengurusan yang kuat, solid, enerjik, dan siap bekerja untuk membesarkan partai serta melayani masyarakat," ungkapnya.
Dengan ditetapkannya Arwiyanto sebagai Ketua DPC PKB Kerinci, babak baru perjalanan PKB di Bumi Sakti Alam Kerinci resmi dimulai.
Di bawah komando politisi yang dikenal memiliki pengalaman panjang, jaringan luas, dan kedekatan kuat dengan masyarakat tersebut, PKB Kerinci kini bersiap memperkuat konsolidasi internal, memperluas basis dukungan, dan menatap agenda politik 2029 dengan optimisme tinggi.
Satu hal yang pasti, keputusan DPP PKB ini menjadi sinyal bahwa partai berlambang bola dunia tersebut sedang menyiapkan strategi besar untuk mempertahankan sekaligus memperluas pengaruh politiknya di Kerinci dan Sungai Penuh dalam lima tahun mendatang.