JAMBI – Komitmen ketua DPRD kota Jambi Kemas Faried langsung turun meninjau lokasi RT 16 Kelurahan Buluran Kenali, bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Jambi sekitar sepekan lalu. Dalam kunjungan tersebut, berbagai persoalan yang menjadi penyebab banjir didata dan ditinjau secara langsung, mulai dari saluran drainase yang mengalami pendangkalan, penyempitan aliran air, hingga kondisi badan jalan yang terdampak genangan saat musim hujan
Didampingi warga setempat dan jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Jambi, Ketua DPRD Kota Jambi melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik yang selama ini menjadi sumber permasalahan banjir. Saluran drainase yang mengalami pendangkalan, penyempitan aliran air, hingga kondisi lingkungan yang kerap terendam saat hujan deras menjadi fokus utama pengecekan.
Setelah peninjauan lapangan dilakukan, Dinas PUPR Kota Jambi kemudian melakukan kajian teknis dan pengukuran sebagai dasar penanganan agar solusi yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan mampu mengatasi persoalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Hasil kajian tersebut akhirnya ditindaklanjuti dengan penurunan alat berat ke lokasi pada hari ini Kamis 11 Juni 2026. Menariknya, Ketua DPRD Kota Jambi kembali hadir langsung di lapangan untuk mengawal proses pekerjaan yang dilakukan oleh Dinas PUPR Kota Jambi.
Kehadiran langsung orang nomor satu di DPRD Kota Jambi tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Bagi warga, langkah yang dilakukan Kemas Faried menjadi bukti bahwa aspirasi masyarakat tidak hanya diterima, tetapi benar-benar diperjuangkan hingga melahirkan solusi nyata.
Langkah tersebut disambut penuh rasa syukur oleh masyarakat RT 16 Buluran Kenali yang selama bertahun-tahun harus hidup berdampingan dengan ancaman banjir setiap kali hujan turun dengan intensitas tinggi.
Tokoh Masyarakat RT 16 Buluran Kenali mengungkapkan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan Ketua DPRD Kota Jambi bersama Pemerintah Kota Jambi terhadap keluhan warganya.
"Kami mengucapkan ribuan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada Ketua DPRD Kota Jambi dan PUPR Kota Jambi. Selama ini warga di sini selalu terdampak banjir ketika hujan turun. Kondisi ini sudah cukup lama kami rasakan dan tentu sangat mengganggu aktivitas masyarakat. Alhamdulillah hari ini ada perhatian langsung dari pemerintah daerah dan DPRD Kota Jambi," ujarnya tokoh orang tua RT 16
Kehadiran langsung Ketua DPRD kota Jambi Kemas Faried ke lokasi menjadi bukti bahwa pemerintah dan wakil rakyat benar-benar mendengar suara masyarakat.
"Mudah-mudahan dengan adanya pembenahan ini kami tidak lagi mengalami banjir seperti sebelumnya. Jalan lingkungan menjadi lebih baik, saluran air menjadi lancar dan masyarakat bisa hidup lebih nyaman. Kami sebagai warga sangat tertolong dengan adanya kegiatan ini. Terima kasih kepada PUPR Kota Jambi yang langsung bekerja serta Ketua DPRD Kota Jambi yang merespon dan mensupport penuh kegiatan ini," lanjutnya.
Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly menegaskan bahwa persoalan yang disampaikan masyarakat harus menjadi perhatian serius dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Menurutnya, setiap laporan warga adalah alarm yang menunjukkan ada kebutuhan nyata di lapangan yang harus segera ditangani. Ia menilai penanganan yang lambat terhadap persoalan lingkungan seperti banjir justru dapat memperbesar dampak sosial, ekonomi, dan kesehatan bagi masyarakat. Kehadiran wakil rakyat harus terasa manfaatnya oleh masyarakat, terutama ketika mereka menghadapi persoalan yang menyangkut kebutuhan dasar dan keselamatan lingkungan tempat tinggal.
"Bagi saya, tidak ada persoalan masyarakat yang boleh dianggap sepele. Ketika warga mengeluhkan banjir yang sudah bertahun-tahun mereka hadapi, itu artinya ada hak masyarakat yang harus segera diperjuangkan. Karena itu saya memilih turun langsung ke lapangan, melihat kondisinya, mendengar keluhan warga, dan memastikan ada tindakan nyata dari instansi terkait," tegas Kemas Faried.
Persoalan banjir bukan hanya soal saluran air yang tersumbat, tetapi menyangkut kenyamanan hidup, kesehatan, keselamatan keluarga, hingga aktivitas ekonomi masyarakat. Genangan yang terus berulang dapat merusak fasilitas lingkungan, mengganggu usaha warga, memicu penyakit berbasis lingkungan, dan membuat masyarakat hidup dalam kekhawatiran setiap kali hujan turun. Karena itu, ketua DPRD kota Jambi meminta penanganan dilakukan secara serius, menyeluruh, dan berkelanjutan, bukan sekadar solusi sementara.
"Kalau masyarakat tidak bisa tidur nyenyak saat hujan turun karena khawatir rumahnya kebanjiran, maka itu menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mencarikan solusi. Pembangunan yang berhasil bukan hanya terlihat dari gedung yang berdiri megah, tetapi ketika masyarakat merasa aman, nyaman, dan terlindungi dari persoalan yang selama ini mereka hadapi," katanya.
Kemas Faried juga menegaskan bahwa DPRD Kota Jambi harus menjadi rumah bagi masyarakat yang mencari solusi atas berbagai persoalan yang mereka hadapi.
"Saya selalu mengatakan bahwa DPRD bukan hanya tempat membuat regulasi dan membahas anggaran. DPRD harus menjadi rumah aspirasi rakyat. Karena itu saya ingin memastikan bahwa setiap suara masyarakat Kota Jambi mendapatkan perhatian dan diperjuangkan sampai ada penyelesaian yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat," ujarnya.
Politisi muda yang dikenal aktif turun langsung ke tengah masyarakat itu akan terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat tanpa memandang latar belakang maupun wilayah. Ia menyatakan bahwa seluruh warga berhak mendapatkan akses yang sama untuk menyampaikan keluhan, aspirasi, dan usulan pembangunan. Karena itu, ia mendorong agar komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat tidak berhenti pada masa tertentu, tetapi berlangsung terus-menerus sebagai bagian dari pengawasan pembangunan daerah.
"Selama saya diberi amanah sebagai Ketua DPRD Kota Jambi, saya ingin memastikan bahwa masyarakat memiliki tempat untuk mengadu dan mendapatkan solusi. Saya tidak ingin ada warga yang merasa suaranya tidak didengar. Karena itu saya akan terus berada bersama masyarakat, mengawal setiap aspirasi, dan memperjuangkan agar pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat di tingkat bawah," tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk aktif menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan masing-masing agar dapat menjadi perhatian bersama. Menurutnya, informasi dari warga sangat penting untuk membantu pemerintah dan DPRD menentukan prioritas penanganan di lapangan. Ia berharap masyarakat tidak ragu menyampaikan kritik yang membangun serta ikut menjaga hasil-hasil pembangunan yang telah dilakukan.
"Kota Jambi akan maju apabila pemerintah, DPRD, dan masyarakat berjalan bersama. Jangan ragu menyampaikan aspirasi dan kritik yang membangun. Karena tugas kami adalah mendengar, mengawal, dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat," pungkasnya.
Langkah cepat yang dilakukan Ketua DPRD Kota Jambi bersama Dinas PUPR tersebut kembali menunjukkan pentingnya sinergi antara legislatif, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan. Bagi warga RT 16 Buluran Kenali, kehadiran Kemas Faried dan tindak lanjut cepat yang dilakukan tidak hanya menghadirkan alat berat dan perbaikan drainase, tetapi juga menghadirkan harapan baru akan lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan bebas dari banjir di masa mendatang.