Rokan Hulu - PTPN IV PalmCo melalui entitasnya di Riau, PTPN IV Regional III, menuntaskan program pemulihan gizi bagi 100 anak yang terindikasi mengalami stunting dan masalah gizi buruk di Kabupaten Rokan Hulu, Riau.
Program sosial bertajuk “Nutrisi Sehat, Bangsa Kuat” tersebut telah berjalan intensif sejak Maret 2026. Program ini menyasar anak-anak di sejumlah desa yang berada dalam wilayah layanan Puskesmas Ujung Batu, Puskesmas Kunto Darussalam, dan Puskesmas Pagaran Tapah.
Memasuki tahap akhir, PTPN IV Regional III menyalurkan stimulus tahap ketiga berupa bantuan bahan makanan bernutrisi tinggi. Sedikitnya ada 500 jenis bahan makanan yang dikemas menjadi 100 paket bantuan untuk keluarga penerima manfaat.
Setiap paket bantuan berisi sejumlah kebutuhan pangan penunjang pertumbuhan anak. Mulai dari susu formula, telur, kacang hijau, biskuit organik, hingga beras kualitas prima.
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan dengan dukungan pengawasan tenaga kesehatan lokal agar intervensi gizi benar-benar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan anak.
Kepala Puskesmas Pagaran Tapah, Kholidah, mengapresiasi kontribusi PTPN IV PalmCo melalui PTPN IV Regional III. Menurutnya, bantuan pangan bergizi yang diberikan secara rutin sangat membantu keluarga dengan anak yang terindikasi stunting.
“Program ini sangat membantu masyarakat kami, khususnya keluarga dengan anak yang terindikasi stunting. Bantuan pangan bergizi yang diberikan secara rutin mampu membantu meningkatkan nilai asupan gizi anak-anak di Desa Pagaran Tapah,” kata Kholidah.
Kholidah menilai sinergi antara sektor usaha, pemerintah daerah, dan tenaga kesehatan menjadi kunci penting dalam menekan angka stunting. Sebab, penanganan stunting tidak cukup hanya dilakukan dengan bantuan sesaat, tetapi membutuhkan pendampingan, pemantauan, dan intervensi yang berkelanjutan.
Apresiasi juga disampaikan Wakil Bupati Rokan Hulu, Syafaruddin Poti. Ia menilai program yang dijalankan PTPN IV Regional III sejalan dengan strategi Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dalam menekan kasus stunting di daerah.
Saat melakukan kunjungan ke Kebun Sei Rokan beberapa waktu lalu, Poti menyebut langkah PTPN IV Regional III dapat menjadi contoh sinergi positif antara perusahaan dan pemerintah dalam membangun daerah.
Sementara itu, Region Head PTPN IV Regional III, Bambang Budi Santoso, mengatakan program ini merupakan bentuk kontribusi sosial perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional perkebunan.
Menurut Bambang, persoalan stunting tidak boleh dipandang sekadar angka statistik. Di balik setiap kasus stunting, ada masa depan anak-anak yang harus dijaga bersama.
“Persoalan stunting bukan hanya tentang angka. Di balik itu ada masa depan anak-anak yang harus dijaga bersama. Karena itu, perusahaan hadir tidak hanya melalui bantuan sesaat, tetapi melalui program yang terukur dan berkelanjutan,” kata Bambang.
Bambang menjelaskan, selama tiga bulan program berjalan, perusahaan tidak hanya menyalurkan bantuan pangan. PTPN IV Regional III juga melakukan monitoring berkala bersama tenaga kesehatan.
Monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar diterima keluarga sasaran dan memberikan dampak terhadap tumbuh kembang anak.
Program pemulihan gizi ini menjadi bagian dari kampanye sosial PTPN IV PalmCo di berbagai wilayah kerja perusahaan. Melalui program tersebut, perusahaan ingin berkontribusi dalam menciptakan generasi yang lebih sehat, tangguh, dan produktif.
Bagi PTPN IV PalmCo, intervensi gizi bukan hanya urusan kesehatan. Program ini juga menjadi investasi sosial jangka panjang. Anak-anak yang sehat hari ini adalah modal penting bagi masa depan daerah dan bangsa.(*)