Menjelang HUT ke-625 Tanah Pilih, Kemas Faried Soroti Sampah dan Pengawasan APBD: Keluhan Warga Harus Dijawab dengan Kerja Nyata

WIB
IST

JAMBI – Menjelang rapat paripurna Hari Jadi ke-625 Tanah Pilih Pusako Batuah dan HUT ke-80 Pemerintah Kota Jambi, Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, memberi perhatian serius terhadap persoalan sampah yang hingga kini masih banyak dikeluhkan masyarakat.

Di tengah berbagai pembangunan yang terus berjalan di Kota Jambi, Kemas Faried menilai persoalan pelayanan dasar seperti kebersihan kota tidak boleh luput dari perhatian. Menurutnya, keluhan masyarakat terkait sampah harus dijawab dengan langkah nyata dan penyelesaian yang berkelanjutan.

Ketua DPRD Kota Jambi itu mengatakan, DPRD akan menggelar rapat paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-625 Tanah Pilih Pusako Batuah dan HUT ke-80 Pemerintah Kota Jambi pada 2 Juni 2026 mendatang.

Momentum hari jadi kota, menurutnya, bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga menjadi ruang evaluasi terhadap berbagai persoalan yang masih dirasakan masyarakat di lapangan.

“Prinsipnya sudah banyak capaian yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Jambi. Itu bisa dilihat dan disaksikan masyarakat,” katanya.

Meski begitu, Kemas Faried mengingatkan bahwa pemerintah tidak boleh cepat merasa puas. Sebab, masih banyak pekerjaan rumah yang membutuhkan perhatian serius, terutama persoalan sampah yang belakangan kerap menjadi sorotan warga di sejumlah kawasan Kota Jambi.

“Pemerintah Kota Jambi jangan berpuas diri, karena masih banyak persoalan yang harus diselesaikan. Itu harus diselesaikan dengan kerja sama,” ujarnya.

Menurut Kemas, persoalan sampah bukan hanya menyangkut kebersihan kota, tetapi juga menyangkut kenyamanan dan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. Karena itu, DPRD Kota Jambi terus mendorong adanya pembenahan sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh.

Keluhan masyarakat terkait keterlambatan pengangkutan sampah, munculnya titik pembuangan liar hingga kondisi armada pengangkut yang terbatas disebut menjadi perhatian serius DPRD Kota Jambi.

Kemas Faried melihat adanya komitmen Pemerintah Kota Jambi untuk mulai membenahi persoalan tersebut. Salah satunya melalui penambahan armada angkutan sampah dan penataan sistem pengelolaan sampah berbasis lingkungan.

“Saya melihat Pemerintah Kota Jambi berkomitmen menyelesaikan persoalan tersebut, walaupun saat ini baru dua unit mobil angkutan sampah. Dan itu ditargetkan bisa diselesaikan pada bulan Juni nanti. Saya menilai ada komitmen pemerintah,” jelasnya.

Tak hanya soal armada, Kemas juga menyoroti pentingnya penguatan Program Kampung Bahagia dan Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM) agar tidak sekadar menjadi program seremonial.

Menurutnya, keberhasilan penanganan sampah sangat bergantung pada konsistensi pemerintah dalam membangun pola pengelolaan sampah hingga tingkat lingkungan masyarakat dan RT.

Ketua DPRD Kota Jambi juga mendukung langkah pemerintah yang saat ini tengah memproses pembangunan depo transfer sebagai bagian dari penataan sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi.

Tak hanya fokus pada persoalan lingkungan, Ketua DPRD Kota Jambi itu juga menegaskan pentingnya pengawasan terhadap penggunaan APBD agar seluruh program pembangunan benar-benar tepat sasaran dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kita juga akan bekerja sama dengan APH untuk melakukan pengawasan terhadap anggaran di APBD agar penggunaannya transparan,” pungkasnya.

Pernyataan Kemas Faried tersebut menjadi gambaran bahwa menjelang peringatan HUT Kota Jambi, DPRD tidak hanya ingin menghadirkan suasana perayaan, tetapi juga memastikan berbagai persoalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat mendapat perhatian dan penyelesaian secara serius.

BeritaSatu Network