JAMBI – Menjelang puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625, suasana silaturahmi antar lembaga mulai menghangat. Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly melakukan kunjungan resmi ke Kantor Komisi Informasi Provinsi Jambi, Selasa (19/5/2026).
Kunjungan itu tak sekadar menyerahkan undangan seremoni. Di balik agenda silaturahmi tersebut, terselip pesan kuat tentang pentingnya membangun tata kelola pemerintahan yang terbuka, transparan, dan semakin dekat dengan publik di momentum usia ke-80 Pemerintah Kota Jambi.
Kedatangan Kemas Faried Alfarelly atau yang akrab disapa KFA didampingi Sekretaris DPRD Kota Jambi. Rombongan disambut langsung Ketua KI Jambi Ahmad Taufiq Helmi, Wakil Ketua Almunawar, serta Komisioner Siti Masnidar dalam suasana penuh keakraban.
Dalam kesempatan itu, KFA menyerahkan undangan rapat paripurna istimewa HUT ke-80 Pemerintah Kota Jambi yang dijadwalkan berlangsung pada 2 Juni 2026 mendatang.
“Peringatan HUT ke-80 Pemerintah Kota Jambi ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi momentum refleksi bagaimana seluruh unsur pemerintahan dan lembaga publik dapat terus bersinergi membangun Kota Jambi yang semakin terbuka, maju, dan melayani masyarakat dengan baik. Kami mengundang seluruh Forkopimda, termasuk KI Jambi dan Ombudsman untuk hadir dalam rapat paripurna istimewa nanti,” ujar KFA.
Menurutnya, usia 80 tahun menjadi fase penting bagi Pemerintah Kota Jambi untuk memperkuat fondasi pelayanan publik dan keterbukaan informasi di tengah tingginya tuntutan masyarakat terhadap transparansi pemerintahan.
KFA menilai, selama ini hubungan antara DPRD Kota Jambi dan Komisi Informasi Provinsi Jambi telah berjalan cukup baik, terutama dalam mendorong keterbukaan informasi publik di lingkungan pemerintahan.
“Ke depan kami ingin sinergi ini semakin kuat. Keterbukaan informasi bukan lagi sekadar kewajiban administratif, tetapi sudah menjadi kebutuhan dalam membangun kepercayaan publik. Pemerintah yang terbuka akan lebih mudah diawasi, dikritisi, sekaligus didukung masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menekankan, DPRD Kota Jambi mendorong seluruh OPD agar semakin responsif terhadap kebutuhan informasi masyarakat, terutama di era digital saat ini ketika publik menuntut akses informasi yang cepat dan transparan.
Menariknya, di tengah momentum HUT ke-80 Pemerintah Kota Jambi, isu keterbukaan informasi menjadi salah satu perhatian penting. Sebab, publik kini tidak hanya menilai pembangunan dari proyek fisik semata, tetapi juga dari sejauh mana pemerintah mampu membuka ruang partisipasi dan akses informasi kepada masyarakat.
Kunjungan DPRD Kota Jambi ke KI Provinsi Jambi pun dinilai menjadi sinyal bahwa penguatan transparansi pemerintahan mulai ditempatkan sebagai bagian penting dari arah pembangunan Kota Jambi ke depan.
Dengan usia delapan dekade, Pemerintah Kota Jambi kini dihadapkan pada tantangan baru bukan hanya membangun kota secara fisik, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui pemerintahan yang terbuka, akuntabel, dan responsif terhadap masyarakat.