Tebo - Rencana Pemerintah Kabupaten Tebo memoles fasilitas RSUD Sultan Thaha Saifuddin lewat mega proyek senilai Rp 25 Miliar kini tengah memasuki babak krusial. Namun, proses lelang ini langsung memicu sorotan tajam. Pasalnya, pemenang tender melenggang mulus seolah tanpa perlawanan berarti dari belasan peserta lainnya.
Berdasarkan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), proyek dengan nama tender "Belanja Modal Bangunan Kesehatan-Pengembangan Gedung Kebidanan Untuk Kebidanan dan Anak Serta RI THT dan Mata" ini bernaung di bawah Kode Tender 10127144000.
Total Nilai Pagu Paket yang disiapkan dari APBD Tebo 2026 ini sangat fantastis, yakni mencapai Rp 25.076.000.000,00 (Rp 25 Miliar). Sementara Harga Perkiraan Sendiri (HPS) dipatok tipis di angka Rp 25.075.530.370,35.
Berdasarkan hasil evaluasi Kelompok Kerja (Pokja), PT Bumi Delta Hatten yang beralamat di Jl. H. Syamsoe Bahroen RT. 04 No. 34 Kel. Selamat, Kec. Danau Sipin, Kota Jambi, keluar sebagai pemenang tunggal.
Perusahaan ini mengajukan Harga Penawaran dan Harga Terkoreksi sebesar Rp 24.950.621.851,37. Setelah melalui tahap negosiasi, disepakati harga akhir senilai Rp 24.950.493.355,55.
Namun, yang menjadi sorotan utama adalah dinamika persaingan dalam lelang ini. Meski tercatat ada 18 peserta yang mendaftar, nyatanya PT Bumi Delta Hatten adalah satu-satunya perusahaan yang memasukkan dokumen dan harga penawaran.

Berdasarkan data resmi hasil evaluasi Kelompok Kerja (Pokja) Pengadaan Barang dan Jasa, berikut adalah daftar lengkap 18 perusahaan peserta tender beserta status penawarannya:
Tunggal Pemberi Penawaran (Pemenang):
- PT BUMI DELTA HATTEN (NPWP: 0717***310)
- Harga Penawaran: Rp 24.950.621.851,37
- Harga Terkoreksi: Rp 24.950.621.851,37
- Harga Negosiasi: Rp 24.950.493.355,55
Daftar 17 Peserta Tanpa Penawaran Harga (Tidak Mengajukan Harga):
2. CV. G A R D A
3. Raydana Berlian
4. PT. Tigamas Mitra Selaras
5. CV. SARFARAZ PUTRA JAYA
6. CV. YONETTA CAHAYA KELBI
7. CV. TAMACHO BUILDING CONSTRUCTION
8. CV. Serumpun Pilar Andalas
9. CV. Dita Kontraktor
10. CV. LANGIT CAKRAWALA KONSTRUKSI
11. PT. ANDALAS SAKTI PERKASA
12. CV BARKAM JAYA MANDIRI
13. CV. MULTI TEKNIKA JAYA
14. CV. CAHAYA CITRA CONTRACTOR
15. K I N A R A. C V
16. CV. MITRA YENUKO PRATAMA
17. CV. WAHANA MITRA ABADI
18. PT INDO TRANS BAJAUTAMA
Saat ini, status lelang proyek yang menggunakan jenis Kontrak Harga Satuan dan ditujukan untuk kualifikasi Usaha Menengah ini tengah berada pada tahap Masa Sanggah.
Munculnya PT Bumi Delta Hatten sebagai jawara tanpa lawan ini tentu memancing keingintahuan publik soal rekam jejak perusahaan asal Kota Jambi tersebut. Apakah perusahaan ini memang langganan menggarap proyek kakap puluhan miliar? Bagaimana kualitas konstruksi mereka di proyek-proyek sebelumnya?
Publik Kabupaten Tebo tentu berharap, terlepas dari mulusnya proses lelang ini, kualitas pembangunan fasilitas kebidanan, anak, serta rawat inap THT dan Mata di RSUD Sultan Thaha Saifuddin nanti tidak mengecewakan. Dana segar Rp 25 Miliar dari kantong APBD ini wajib dikawal ketat agar tidak berujung pada pengerjaan fisik yang asal-asalan.
Masa sanggah ini menjadi ujian transparansi bagi Pokja lelang untuk memastikan bahwa proses pemilihan benar-benar bersih, kompetitif, dan sesuai aturan, sebelum PT Bumi Delta Hatten resmi mengeksekusi proyek puluhan miliar ini.(*)