JAMBI – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi menegaskan komitmennya dalam memperkuat pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan di kalangan pelajar melalui Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 tingkat Provinsi Jambi.
Kegiatan yang digelar di Swiss-Belhotel Jambi, Sabtu (25/4/2026) itu bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan bagian dari strategi Disdik dalam menanamkan nilai-nilai fundamental bangsa kepada generasi muda.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Provinsi Jambi, M. Umar, menyampaikan bahwa penguatan Empat Pilar Kebangsaan harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan di lingkungan pendidikan.
“Kegiatan ini bukan hanya lomba, tetapi bagian dari upaya memperkuat pemahaman siswa terhadap nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Ini fondasi penting dalam membentuk karakter generasi muda,” ujar Umar.
Menurutnya, Disdik Jambi tidak ingin nilai kebangsaan hanya hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari siswa.
Karena itu, pihaknya telah menginstruksikan seluruh satuan pendidikan untuk mengintegrasikan nilai Empat Pilar dalam berbagai kegiatan sekolah, baik melalui pembelajaran maupun ekstrakurikuler.
“Program ini bersifat fundamental dan rutin. Kami sudah meminta sekolah-sekolah agar menjadikannya bagian dari kegiatan berkelanjutan, bukan hanya event tahunan,” tegasnya.
Umar juga menilai, melalui kegiatan seperti LCC, siswa tidak hanya diasah dari sisi akademik, tetapi juga dilatih berpikir kritis, memahami kebangsaan, serta memiliki kesadaran bernegara yang kuat.
Ia berharap langkah ini mampu melahirkan generasi muda Jambi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki integritas, nasionalisme, dan kesiapan menghadapi tantangan global.
“Harapannya, anak-anak Jambi ini bisa menjadi generasi yang tidak hanya unggul, tapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat,” tambahnya.
Ke depan, Disdik Jambi akan terus memperluas program serupa sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter di sekolah, sekaligus memastikan nilai-nilai kebangsaan tetap hidup dan relevan di tengah dinamika zaman. (*)