JAMBI – Pemerintah Kota Jambi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Tahun Anggaran 2026 yang digelar Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi secara resmi Senin 6/April 2026.
Total dana hibah yang dikucurkan pada tahun ini mencapai Rp1,5 miliar. Rinciannya, sebesar Rp1 miliar dialokasikan untuk Pramuka Kota Jambi, sementara Rp500 juta lainnya diperuntukkan bagi Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Jambi. Anggaran ini menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong aktivitas kepemudaan yang lebih aktif dan berdampak luas.
Wali Kota Jambi, Maulana, hadir langsung dalam agenda tersebut dan menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya penyaluran dana hibah yang telah direncanakan sebelumnya.
“Alhamdulillah, hari ini kita sudah menandatangani alokasi dana hibah daerah. Ini bentuk komitmen kita dalam mendukung kegiatan Pramuka dan juga olahraga masyarakat,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Pemerintah Kota Jambi tidak hanya fokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga memberi perhatian serius terhadap pembangunan sumber daya manusia, khususnya generasi muda melalui wadah pembinaan yang terarah dan berkelanjutan.
Penandatanganan NPHD tersebut turut dilakukan oleh Ketua Kwarcab Pramuka Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, serta Ketua KORMI Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha. Momentum ini menjadi titik awal penguatan berbagai program strategis, terutama dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan semangat kebersamaan di kalangan generasi muda.
Dalam arahannya, Maulana menegaskan bahwa dana hibah yang telah diberikan harus digunakan secara optimal dan penuh tanggung jawab.
“Gunakan dana ini sebaik-baiknya. Karena ini hibah, maka wajib dipertanggung jawabkan. Kita ingin manfaatnya benar-benar dirasakan, khususnya dalam membangun Pramuka dan kegiatan positif di Kota Jambi,” tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci utama dalam pengelolaan dana hibah, sehingga kepercayaan pemerintah dan masyarakat terhadap lembaga penerima dapat terus terjaga.
Lebih lanjut, Maulana juga menekankan pentingnya menjadikan kegiatan Pramuka dan olahraga rekreasi sebagai ruang pembentukan karakter generasi muda di berbagai lini kehidupan.
“Kita dorong agar kegiatan ini aktif di semua lini, dari sekolah sampai masyarakat. Tujuannya jelas, membangun karakter anak muda yang kuat dan positif,” lanjutnya.
Menurutnya, aktivitas yang terarah tidak hanya mampu membentuk kedisiplinan, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kepemimpinan, dan kepedulian sosial yang sangat dibutuhkan di tengah dinamika perkembangan zaman.
Tak berhenti di situ, Pemerintah Kota Jambi juga menargetkan agar berbagai kegiatan yang didukung melalui dana hibah tersebut mampu berkembang menjadi event berskala lebih besar.
“Kita ingin event-event ini bisa naik level, dari lokal ke regional bahkan nasional. Kalau itu tercapai, dampaknya bukan hanya ke pembinaan, tapi juga ke pertumbuhan ekonomi Kota Jambi,” pungkasnya.
Dengan adanya dukungan anggaran ini, diharapkan Pramuka dan KORMI Kota Jambi mampu menghadirkan program-program inovatif yang tidak hanya membina generasi muda, tetapi juga memberi kontribusi nyata terhadap geliat sosial dan ekonomi di Kota Jambi.