Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi, Sugeng Hariadi, SH., MH, menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama insan pers yang tergabung dalam Forum Wartawan Kejaksaan (FORWAKA), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Rabu (11/3/26).
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Kejati Jambi, Telanaipura, Kota Jambi. Dalam kegiatan tersebut, Sugeng Hariadi didampingi sejumlah pejabat utama Kejati Jambi, di antaranya Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Jambi Drs. Bima Suprayogo, SH., M.Hum, serta Asisten Intelijen Muhammad Husaini, bersama jajaran pejabat lainnya di lingkungan Kejati Jambi.
Sementara itu, dari kalangan insan pers Jambi turut hadir sejumlah tokoh media. Di antaranya Ketua dan Sekretaris PWI Provinsi Jambi, HR Ridwan Agus dan Drs. Arwani, Ketua SMSI Provinsi Jambi Mukhtadi Putra Nusa, Ketua PWI Kota Jambi Irwansyah, serta sejumlah pimpinan redaksi media.
Kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama tersebut juga dirangkaikan dengan peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah. Pada kesempatan itu, Kajati Jambi juga menyerahkan bantuan sembako kepada perwakilan wartawan sebagai bentuk kebersamaan dengan insan pers di Provinsi Jambi.
Kajati Jambi Sugeng Hariadi mengatakan, kegiatan buka puasa bersama ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara Kejaksaan dan insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Silaturahmi ini menjadi momentum yang sangat baik untuk mempererat hubungan antara Kejaksaan dengan insan pers. Kami menyadari media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat,” ujar Sugeng.
Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin antara Kejati Jambi dan insan pers dapat terus terjaga, sehingga informasi terkait kinerja dan penegakan hukum dapat tersampaikan secara transparan dan berimbang kepada publik.
“Kami berharap hubungan baik ini terus terjalin. Sinergi antara Kejaksaan dan wartawan sangat penting agar informasi terkait penegakan hukum dapat tersampaikan secara terbuka dan dipercaya oleh masyarakat,” tambahnya.
Sugeng juga menuturkan bahwa momentum bulan suci Ramadan, khususnya peringatan Nuzulul Qur’an, menjadi pengingat bagi semua pihak untuk memperkuat nilai kebersamaan, integritas, dan kejujuran dalam menjalankan tugas.
“Momentum Ramadan dan Nuzulul Qur’an ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga integritas, memperkuat kebersamaan, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” tutupnya. (*)