Banting Harga Rp 1,2 Miliar, CV Women Independent Menangi Proyek Pipa Air Jambi, Bagaimana rekam Jejaknya?

WIB
IST

Jambi - Nama CV. WOMEN INDEPENDENT CONSTRUCTION mendadak jadi sorotan di papan tender Jambi. Perusahaan ini baru saja memenangi proyek vital Pembangunan Jaringan Perpipaan dan Sambungan Rumah (SR) untuk wilayah Kabupaten Batanghari dan Kabupaten Muaro Jambi.

Tak main-main, proyek ini dibiayai APBN murni Tahun Anggaran 2026 di bawah kendali Satker Pelaksanaan Cipta Karya.

Dokumen Kerangka Acuan Kerja (KAK) menyebutkan proyek ini memiliki Pagu Rp 5.000.000.000 dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang menempel ketat di angka Rp 4.999.999.000. Proyek yang dikawal oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Fira Riza Aulia ini menargetkan distribusi air bersih ke rumah warga menggunakan pipa PVC S.12,5 (OD 110/90/63 mm) dengan waktu pelaksanaan 150 hari kalender (5 bulan).

Yang memancing tanda tanya publik adalah angka kemenangan tender tersebut. CV. WOMEN INDEPENDENT CONSTRUCTION keluar sebagai pemenang dan telah berkontrak dengan nilai penawaran Rp 3.774.999.241,81.

Artinya, perusahaan ini berani "banting harga" turun sekitar seperempat (Rp 1,2 miliar lebih) dari HPS!

Pengamat kebijakan publik, Dr. Dedek Kusnadi, langsung menyoroti tajam hal ini. Ia menilai besarnya penurunan harga patut diawasi ketat. Penawaran di bawah ambang kewajaran dinilai sangat berisiko pada kualitas material di lapangan.

Baru Lahir 2023, Langsung 'Panen' Belasan Proyek Pemerintah

Nama CV. Women Independent Construction belakangan ini tengah menyedot perhatian publik setelah memenangi tender proyek jaringan perpipaan APBN bernilai miliaran rupiah. Di balik kemenangannya yang diwarnai manuver "banting harga", profil perusahaan ini ternyata menyimpan sejumlah fakta menarik.

Penelusuran tim Jambi Link, CV. Women Independent Construction rupanya adalah "pemain baru" di dunia konstruksi Jambi. Perusahaan ini tercatat baru berdiri pada pertengahan tahun 2023, tepatnya melalui akta bernomor AHU-0040581-AH.01.14 TAHUN 2023 tertanggal 22 Juni 2023.

Tak lama setelah berdiri, perusahaan ini langsung tancap gas. Pada 9 Januari 2024, tercatat ada perubahan akta perusahaan, di mana nama Putri Riski Aprilia duduk di kursi Direktur.

Meski usianya baru seumur jagung, CV yang dinahkodai Putri Riski Aprilia ini memiliki portofolio yang bikin geleng-geleng kepala.

Data rekam jejak pekerjaan menunjukkan, sejak akhir 2023 hingga 2025, perusahaan ini langsung 'panen' dan sukses mengamankan setidaknya 13 paket proyek dari berbagai instansi pemerintah.

Berikut adalah rekam jejak "ngebut" CV Women Independent Construction yang berhasil dihimpun:

Tahun 2023 (Tahun Pertama Berdiri):

Hanya beberapa bulan sejak akta pendiriannya terbit, perusahaan ini langsung memborong proyek penataan lingkungan.

  1. Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kantor Kejaksaan Batang Hari (Dinas PUTR, 23 Oktober 2023).
  2. Uprating Instalasi Pengolahan Air (IPA) / Broncaptering 55 SR Desa Kampung Tujuh (Dinas PUPR Sarolangun, 13 Desember 2023).
  3. Pembangunan Kolam Ikan Hias Kantor Kejari Batang Hari (Dinas PUTR, 28 Desember 2023).

Tahun 2024:

Perusahaan mulai merambah proyek infrastruktur jalan dan penahan banjir.

4. Pembangunan Tanggul Sungai Belakang Rumah Potong Hewan Kel. Simpang Rimbo (Dinas PUPR, 24 Juni 2024).

5. Peningkatan Jalan Rasau Desa Sungai Rambut Menuju Kel. Simpang, Kec. Berbak (Dinas PUPR, 29 Juli 2024).

Tahun 2025 (Masa 'Panen Raya'):

Tahun 2025 menjadi masa keemasan bagi CV ini dengan menggarap 8 proyek lintas instansi di berbagai kabupaten/kota.

6. Konstruksi Optimasi Lahan Rawa Kab. Batang Hari (Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan, 15 Januari 2025).

7. Peningkatan Jalan Koto Kandis - Sungai Raya Kec. Nipah Panjang (Dinas PUPR, 4 Februari 2025).

8. Peningkatan Jalan RT 3 Dusun 1 Siau Dalam Kec. Muara Sabak Timur (Dinas PUPR, 6 Mei 2025).

9. Rehabilitasi Tanggul Sungai RT 01, Kel. Handil Jaya (Dinas PUPR, 9 September 2025).

10. Pekerjaan Fasilitas Umum (FASUM) Rumah Dinas Polres Tanjab Timur (Polres Tanjab Timur, 10 November 2025).

11. Pembangunan Aula Serbaguna Madenpom II/2 Jambi (Dinas PUPR, 13 November 2025).

12. Pembangunan Agrobiopori (Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, 8 Desember 2025).

13. Normalisasi Sungai Pematang Lumut Kec. Betara, Kab. Tanjab Barat (Dinas PUPR, 29 Desember 2025) — Proyek ini sempat diwarnai isu miring terkait kualitas pekerjaannya.

Lompatan portofolio dari membangun kolam ikan hias di akhir 2023, hingga sukses menembus proyek APBN bernilai Rp 5 miliar di 2026 ini menunjukkan perusahaan ini punya penyokong dan modal yang kuat.(*)

BeritaSatu Network