Jembatan Putus Diterjang Banjir, PTPN IV PalmCo-TNI Bangun Bailey 30 Meter, Akses 3 Desa Langkat Pulih

WIB
Ist

BANDA ACEH – Warga di tiga desa di Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, kini kembali bisa beraktivitas normal setelah jembatan utama yang sebelumnya putus akibat banjir bandang berhasil digantikan dengan Jembatan Bailey darurat.

Jembatan sepanjang 30 meter dengan lebar 4 meter itu menghubungkan kembali Desa Besilam Bukit Lembasa, Desa Kebun Balik, dan Desa Banjaran Raya.

Sebelumnya, akses transportasi dan jalur distribusi hasil pertanian lumpuh total akibat putusnya jembatan utama. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap mobilitas warga dan aktivitas ekonomi setempat.

Pembangunan Jembatan Bailey ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara Batalyon Zeni Tempur (Yon Zipur) TNI AD, PTPN IV PalmCo, serta PT Langkat Nusantara Kepong (LNK).

Jembatan tersebut menjadi jalur vital bagi distribusi hasil pertanian dan mobilitas harian masyarakat.

Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariksa, turun langsung meninjau penyelesaian pembangunan infrastruktur darurat tersebut pada awal pekan lalu.

Peninjauan itu turut disaksikan jajaran Korem, Kodim Langkat, unsur Muspika Kecamatan Wampu, hingga tokoh masyarakat setempat.

Dalam tinjauannya, Mayjen TNI Hendy Antariksa menekankan pentingnya respons cepat dan gotong royong berbagai pihak dalam masa tanggap darurat bencana.

“Kami mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dalam pembangunan jembatan ini. Sinergi menjadi kekuatan penting dalam mempercepat pemulihan akses masyarakat,” ujarnya.

Keterlibatan PTPN IV PalmCo dalam pembangunan Jembatan Bailey ini disebut bukan sekadar respons lokal, melainkan bagian dari dukungan yang lebih luas dalam membantu pemulihan wilayah terdampak bencana.

Dengan berdirinya jembatan darurat tersebut, akses penghubung antar desa kembali terbuka dan aktivitas ekonomi masyarakat perlahan mulai pulih.

Keberadaan jembatan ini diharapkan menjadi solusi sementara hingga pembangunan jembatan permanen dapat direalisasikan. (*)

BeritaSatu Network