PTPN IV PalmCo Catat 23 Juta Jam Kerja Aman, Perkuat Budaya K3 Nasional

WIB
Ist

Jakarta – PTPN IV PalmCo, subholding PTPN III (Persero), memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) guna mewujudkan lingkungan operasional yang aman, produktif, dan berkelanjutan.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menegaskan keselamatan jiwa dan kesehatan seluruh insan perusahaan merupakan prioritas utama yang tidak bisa ditawar.

“Bagi PalmCo, keselamatan jiwa dan kesehatan seluruh insan perusahaan adalah prioritas tertinggi,” kata Jatmiko saat penutupan rangkaian peringatan Bulan K3 Nasional Tahun 2026 di Jakarta, dikutip Selasa (24/2/2026).

Sebagai bentuk konsistensi pengawasan, PalmCo mencatatkan lebih dari 23 juta jam kerja aman tanpa kecelakaan fatal (fatality) hingga Januari 2026.

Capaian tersebut disebut sebagai hasil kepatuhan terhadap sistem K3 yang ketat di seluruh lini operasional, dari hulu hingga hilir.

“Namun perjalanan menuju zero accident secara mutlak membutuhkan konsistensi tanpa henti dan perbaikan berkelanjutan,” ujar Jatmiko.

Ke depan, PalmCo menyiapkan sejumlah strategi mitigasi berbasis langkah preventif dan proaktif secara nasional.

Langkah itu meliputi optimalisasi digitalisasi pengawasan potensi bahaya secara real-time di seluruh kebun dan pabrik, peningkatan sertifikasi serta kapasitas sumber daya manusia, hingga pengetatan Standar Operasional Prosedur (SOP) di area berisiko tinggi (high-risk).

Perusahaan menargetkan prinsip zero accident menjadi karakter operasional yang membumi di seluruh wilayah kerja PalmCo.

Komitmen tersebut juga tercermin saat PalmCo ditunjuk sebagai tuan rumah Puncak Apel Bulan K3 Nasional tingkat Provinsi Riau di Region Office PTPN IV Regional III, Pekanbaru.

Kegiatan itu diikuti lebih dari 600 peserta dan dipimpin langsung Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi.

Dalam amanatnya, Syahrial menegaskan keselamatan kerja merupakan fondasi utama keberlanjutan pembangunan.

“Keselamatan dan kesehatan kerja bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan kebutuhan bersama untuk melindungi sumber daya manusia,” ujarnya.

Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso menambahkan, perlindungan tenaga kerja berbanding lurus dengan peningkatan produktivitas perusahaan.

“Lingkungan kerja yang aman dan sehat akan mendorong kinerja yang lebih optimal dan berkelanjutan,” katanya.

Dengan sinergi lintas sektor dan penguatan sistem pengawasan, PalmCo optimistis budaya K3 dapat terus diperkuat sebagai fondasi operasional yang berdaya saing dan berkelanjutan. (*)

BeritaSatu Network