Jakarta – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo menggelar acara Punggahan di Function Hall Head Office, Jakarta Selatan, Jumat (13/2/2026). Kegiatan ini menjadi ruang refleksi bersama bagi jajaran Direksi dan seluruh karyawan sebelum memasuki bulan penuh berkah.
Acara berlangsung khidmat namun hangat. Bukan sekadar tradisi tahunan, punggahan kali ini dimaknai sebagai momen menguatkan kembali nilai spiritual di tengah dinamika dan target perusahaan yang semakin menantang.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa, dalam sambutannya menegaskan bahwa Ramadan bukan hanya rutinitas kalender, melainkan kesempatan untuk melakukan “reset” batin.
“Ramadan adalah momentum untuk mengisi ulang energi spiritual kita. Melalui zikir, doa, dan memperbanyak sedekah, kita membersihkan hati sebelum melangkah lebih jauh,” ujar Jatmiko.
Menurutnya, tantangan perusahaan pada 2026 membutuhkan kerja keras, ketelitian, serta kecermatan. Namun ia menekankan bahwa makna ibadah tidak hanya terbatas pada ritual formal.
“Di tengah target dan mimpi besar perusahaan, setiap tugas dan tanggung jawab bisa menjadi ladang ibadah jika dijalankan dengan niat yang tulus dan hati yang bersih,” katanya.
Ia mengingatkan seluruh insan PalmCo agar tidak menyambut Ramadan hanya secara seremonial, tetapi secara batin.
“Kita tidak hanya menyambut Ramadan dengan acara. Kita sambut dengan hati yang bersih dan pikiran yang jernih. Mari kita hayati pekerjaan sebagai bagian dari ibadah,” pesannya.
Lebih lanjut, Jatmiko mengajak seluruh karyawan menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat integritas, kebersamaan, serta semangat kontribusi. Ia berharap nilai-nilai yang dibangun selama Ramadan tidak berhenti saat Idul Fitri tiba.
Harapannya, selepas Ramadan, seluruh insan PalmCo kembali dengan energi baru yang lebih murni dan komitmen yang lebih kuat untuk memberikan kinerja terbaik bagi perusahaan sekaligus berkontribusi bagi bangsa.
Acara punggahan ini juga menjadi simbol keselarasan antara profesionalisme dan spiritualitas. Di tengah peran PalmCo sebagai BUMN perkebunan yang memikul tanggung jawab besar dalam sektor strategis nasional, keseimbangan antara kinerja dan nilai moral menjadi pondasi utama.
Dengan suasana yang penuh kekhusyukan dan kebersamaan, punggahan 1447 H menjadi awal perjalanan spiritual PalmCo dalam menyongsong Ramadan—sebuah bulan yang tidak hanya dimaknai sebagai ibadah personal, tetapi juga sebagai ruang pembenahan kolektif menuju performa yang lebih unggul dan berintegritas. (*)