Direktorat Intelkam Polda Jambi bersama Organisasi Pusat Kajian Demokrasi dan Kebangsaan (Pusakademia) menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema 'Menata Ulang Pilkada: Demokrasi Lokal, Peran Parpol dan Masa Depan Kedaulatan Rakyat'.
Diskusi ini menjadi ajang refleksi kritis atas wacana Pilkada langsung dan tidak langsung dalam perspektif konstitusi serta demokrasi yang berlangsung dinamis di tengah masyarakat.
Direktur Pusakademia Jambi, Dr Mochammad Farisi menjelaskan bahwa forum ini sengaja dibentuk untuk membedah berbagai sudut pandang mengenai usulan pemilihan kepala daerah yang dilakukan secara tidak langsung melalui parlemen.
"Diskusi ini akan melihat berbagai pandangan atas usulan pemilihan Kepala Daerah dilakukan secara tidak langsung. Nanti dibahas dari Perwakilan Parpol yang Pro dan Kontra dan juga termasuk materi dari Akademisi UNJA, Dr Firmansyah Putra," ujar Farisi.
Selain menjadi wadah intelektual, FGD ini juga digelar untuk mempererat silaturahmi lintas lembaga akademik yang turut dihadiri oleh perwakilan mahasiswa dari berbagai kampus.
Farisi juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh yang diberikan oleh Ditintelkam Polda Jambi sehingga diskusi edukatif ini dapat terlaksana dengan baik.
Senada dengan hal tersebut, Wadir Intelkam Polda Jambi, AKBP Bagus menyebutkan bahwa kegiatan kolaborasi ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan kepolisian sebagai ajang silaturahmi dengan elemen masyarakat dan akademisi.
Terkait isu Pilkada yang sedang hangat diperbincangkan, ia mengimbau agar semua pihak menyikapinya dengan bijak demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
"Isu Pilkada ini disikapi dengan bijak agar dapat menjaga situasi Kamtibmas. Polri fokus pada menjaga situasi Kamtibmas agar terus terjaga dengan baik, termasuk dalam menyikapi isu yang berkembang di Provinsi Jambi. Komitmennya adalah menjaga situasi di Jambi aman dan kondusif," tegas AKBP Bagus.
Ia pun berharap hasil dari diskusi akademik yang diinisiasi Pusakademia ini dapat memberikan pencerahan dan pembelajaran bagi masyarakat luas dalam memahami dinamika politik di Indonesia. (*)