Jakarta – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jambi bersama Kadis Kominfo kabupaten/kota se-Provinsi Jambi mengikuti Sosialisasi Transformasi Digital Satelit Nasional Merah Putih yang digelar di Lantai 21 Gedung Telkom Landmark Tower, Jakarta.
Kegiatan ini diterima langsung oleh jajaran PT Telkomsel dan PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat), di antaranya Vice President LBCC Telkomsel Philipus Nanang, General Manager Telkomsat Widi Sulistyanto, serta perwakilan PT Telkom yakni Nabila (Account Manager) dan Vidiyan (Pre-Sales Engineer).
Audiensi ini menjadi bagian dari upaya sinkronisasi pusat dan daerah dalam mempercepat transformasi digital, khususnya bagi wilayah-wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses jaringan atau blank spot, termasuk daerah terpencil, perbatasan, dan kawasan dengan tantangan geografis berat.
Dalam forum tersebut, jajaran Kominfo Jambi memaparkan strategi Akselerasi Transformasi Digital Daerah Provinsi Jambi yang menempatkan konektivitas sebagai fondasi utama pembangunan digital.
Transformasi digital Jambi diarahkan untuk mendukung:
- Peningkatan layanan publik berbasis digital
- Pemerataan akses internet hingga ke desa
- Penguatan sektor pendidikan, kesehatan, dan UMKM
- Pengembangan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE)
Namun, salah satu tantangan terbesar yang dihadapi adalah kesenjangan infrastruktur jaringan, terutama di wilayah pedalaman dan kawasan blank spot yang belum terjangkau jaringan fiber optik maupun BTS terestrial.
Menanggapi paparan tersebut, PT Telkomsat mempresentasikan solusi Internet Satelit Merah Putih, sebuah layanan konektivitas berbasis satelit nasional yang dirancang untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa bergantung pada kondisi geografis.

“Internet Satelit Merah Putih mampu menjangkau wilayah terpencil, perdesaan, dan daerah yang sulit dijangkau jaringan konvensional. Ini menjadi solusi strategis untuk mengatasi blank spot dan mempercepat pemerataan digital,” jelas perwakilan Telkomsat dalam presentasinya.
Layanan ini dinilai relevan untuk mendukung:
- Sekolah dan fasilitas pendidikan di daerah 3T
- Puskesmas dan layanan kesehatan terpencil
- Kantor pemerintahan desa dan kecamatan
- Layanan keamanan, kebencanaan, dan komunikasi darurat
Transformasi digital berbasis satelit ini juga sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam memperkuat kedaulatan digital Indonesia melalui pemanfaatan satelit nasional, sekaligus mengurangi ketergantungan pada jaringan asing.
Bagi Pemerintah Provinsi Jambi, pemanfaatan konektivitas satelit dinilai strategis untuk memastikan seluruh wilayah mendapatkan hak akses digital yang setara, sekaligus mendukung percepatan pembangunan ekonomi dan pelayanan publik berbasis teknologi.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi lanjutan antara Pemprov Jambi, pemerintah kabupaten/kota, dan Telkom Group dalam merumuskan skema implementasi konektivitas satelit yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Dengan dukungan Satelit Nasional Merah Putih, Pemerintah Daerah optimistis tantangan blank spot dapat ditekan, sekaligus membuka jalan bagi terwujudnya transformasi digital Jambi yang inklusif dan merata.(*)