Gas Pol Awal Tahun! BWSS VI Gelontorkan Rp 11,4 Miliar Proyek Pengendalian Banjir Sungai Batang Tebo di Bungo

WIB
IST

Bungo - Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI Jambi benar-benar "tancap gas" mengawali tahun anggaran 2026. Setelah meluncurkan proyek di Batang Merao dan Intake Aur Duri, kini giliran Kabupaten Bungo yang mendapat kucuran dana jumbo.

BWSS VI resmi membuka tender paket Pembangunan Pengendalian Banjir Sungai Batang Tebo dengan nilai pagu mencapai Rp 11,44 miliar. Proyek ini diharapkan menjadi solusi konkret atas masalah banjir yang kerap menghantui wilayah tersebut.

Dikutip dari laman LPSE Kementerian PU, tender yang dibuat pada 21 Januari 2026 ini menggunakan sumber dana APBN. Satuan Kerja pelaksananya adalah SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) Sumatera VI Provinsi Jambi.

Metode pemilihan penyedia jasa yang digunakan adalah Tender Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur. Skema ini kembali menjadi sorotan publik. Masyarakat mewanti-wanti agar metode "harga terendah" tidak mengorbankan kualitas konstruksi.

"Jangan sampai proyek belasan miliar ini cuma jadi ajang memperkaya pihak tertentu. Kita butuh kontraktor yang punya rekam jejak bagus, bukan yang cuma berani tawar murah lalu kerja asal-asalan," ujar salah satu tokoh pemuda Bungo.

Menariknya, paket senilai Rp 11,4 miliar ini dikategorikan untuk Kualifikasi Usaha Kecil. Sesuai aturan terbaru, usaha kecil memang bisa menggarap proyek hingga Rp 15 miliar.

Meski demikian, syarat ketat tetap diberlakukan. Perusahaan yang baru berdiri kurang dari 3 tahun wajib memiliki minimal satu pengalaman kerja serupa karena nilai paket berada di atas Rp 2,5 miliar.

Publik kini memantau ketat proses lelang ini, berharap uang rakyat Rp 11,4 miliar tersebut benar-benar tuntas menjadi pengendali banjir yang kokoh, bukan sekadar proyek "numpang lewat".(*)

BeritaSatu Network