Jambi, 24 Januari 2026 bertempat di Ruang Talang Jaya, Hotel Swiss Bell Kota Jambi, Tim Universitas Gadjah Mada yang terdiri dari : Prof Dr. Supriyadi,M.Sc (Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Keuangan), Prof.Dr. Didi Achjari,SE, M.Com.,Ak.CA (Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Prof Suadi,S.Pi, M.Agr.Sc., Ph.D. (Direktur Sumber Daya Manusia), Prof. Dr. Indra Wijaya Kusuma.,M.BA (Kepala Satuan Penjaminan Mutu dan Reputasi Universitas), Ariani Ratna Budiati, S.S..MA. (Tim Kantor Alumni), dan Rizkia Anggita Sari, SE., M.Acc (Tim Satuan Penjaminan Mutu Universitas) hadir di kota Jambi untuk melakukan Focus Group Discussion bersama Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA) Provinsi Jambi.
Kegiatan ini bertujuan untuk membuat sinergi antara UGM dengan alumninya yang tersebar di seluruh Indonesia khususnya di Jambi. Pada tahun ini UGM akan meningkatkan posisi perangkingan perguruan tinggi sedunia berdasarkan World Class University (WCU). Menurut Prof Supriyadi yang sekaligus sebagai Wakil Rektor UGM bidang Sumber Daya Manusia dan Keuangan. Strategi utama UGM meliputi; ada 5 hal a) Penelitian Unggul; b) Pendidikan Unggul; c) Pengabdian Unggul; d) Fasilitas Unggul; dan e) Lingkungan yang ramah.
Saat ini KAGAMA Provinsi Jambi dipimpin oleh H. Farti Suandri, ST MM. Dalam sambutannya, Farti melihat bahwa alumni sangat mendukung pencapaian untuk menjadikan UGM sebagai WCU, karena pendidikan yang unggul akan menjadikan alumni dengan SDM yang bagus dan meningkat kompetisi di dunia kerja.
Peningkatan score QS WCU, akan dipotret berdasarkan pendataan melalui pengisian survey yang terafiliasi dengan UGM. Target UGM adalah masuk dalam daftar 200 besar rangking QS WCU tahun 2026, dan dalam 2-3 tahun depan masuk 170 rangking dunia. Pada kegiatan ini alumni yang hadir sekitar 100 orang berasal dari kota/kabupaten seluruh Jambi yang terdiri atas Pengurus Cabang dan Pengurus Provinsi. Pada kegiatan ini juga dihadiri Pengurus Pusat (PP) KAGAMA, diwakili Bapak Ridayah Laode Ngkowe (Wasekjen PP Kagama), Bapak Setyo Widodo dan Baiklah Maisono.
Berdasarkan penuturan Bapak Prof Dr Indra (Ketua Satuan Penjaminan Mutu UGM), saat ini UGM sudah sebagai PTNBH, namun akan terus meningkatkan reputasinya pada level dunia berbasis QS WCU. Sejak Februari 2025 UGM memiliki 18 Fakultas, 2 Sekolah Pascasarjana, 290 Program studi, 104 double degree, dan 21 pusat studi. Jumlah mahasiswa terbesar nomor 3 se- Indonesia mencapai 59.257 alumni dengan dosen 4.565 orang.
Dukungan alumni saat ini terhadap UGM sangat besar baik dari segi akademik maupun infrastruktur. Alumni menyumbang bis dan sepeda kampus sebagai bagian perwujudan UGM yang ramah lingkungan.
Tahun 2016 UGM rangking 555, pada tahun 2025 rangking
263 dan tahun 2025 rangking 239, tahun ini diperkirakan rangking 224. Didasari bersama bahwa reputasi Universitas menjadi tanggung jawab bersama Universitas (25%), alumni (30%), pengguna lulusan (20%) dan dosen (25%). Peran alumni secara kolektif 50% meliputi; Keterlibatan kegiatan tridarma, rate employment, academic dan reputation survey, serta alumni impact.
Tedjo Sukmono, sebagai salah satu alumni Fakultas Biologi UGM menanggapi kegiatan ini memberikan dampak positif untuk peningkatan reputasi UGM pada level QS WCU, karena sebagai dosen memberikan dampak pada pendataan QS Academik survey dan kegiatan tridarma perguruan tinggi. Alumni pascasarjana UGM lainnya, Dr. Ahmad Subhan yang juga sebagai Sekjen Pengda Kagama Jambi, melihat forum ini bisa meningkatkan sinergi almamater dan alumni, termasuk kerjasama UGM dengan pemda terkait dukungan teknologi tepat guna dan beasiswa afirmasi bagi anak Jambi.
Kegiatan FGD selain diisi dengan pemaparan materi terkait kemajuan UGM saat ini, juga diisi dengan dialog antara UGM dan KAGAMA. Saat diskusi, alumni S2 MEP UGM, Nazar Effendi yang sekaligus Wakil Bupati Tebo, mengusulkan adanya kerjasama Pemda dengan UGM dalam bentuk prestudi UGM, atau ikatan beasiswa afirmasi, selain itu beliau menyampaikan UGM punya aset berupa hutan Silvagama di daerah Tebo untuk pengelolaannya mohon bisa dikerjasamakan dengan KAGAMA Jambi atau dihibahkan. Dari pihak UGM akan menelaah status dan pencatatan terkini dari aset tersebut.(*)

