Jakarta – Arus keluar kendaraan dari wilayah Jabodetabek melonjak tajam selama libur panjang akhir pekan peringatan Isra Mi’raj 2026. Dalam rentang 24 jam, tercatat 173.913 kendaraan meninggalkan Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi.
Data tersebut dihimpun PT Jasa Marga sejak Kamis (15/1) pukul 06.00 WIB hingga Jumat (16/1) pukul 06.00 WIB. Angka itu naik 21,1 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal, menandakan tingginya mobilitas warga yang memanfaatkan libur panjang untuk bepergian ke luar kota.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menjelaskan, pergerakan kendaraan merupakan akumulasi dari empat gerbang tol utama, yakni GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (arah Bandung).
“Mayoritas kendaraan bergerak ke arah timur,” kata Rivan. Secara persentase, 45,3 persen kendaraan menuju Trans Jawa dan Bandung, 31,5 persen ke arah Merak, dan 23,3 persen menuju Puncak.
Rinciannya, kendaraan yang melintas melalui GT Cikampek Utama tercatat 38.258 unit, sementara ke arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama mencapai 40.472 unit. Jika digabungkan, arus ke timur melalui dua gerbang tersebut mencapai 78.730 kendaraan.
Sementara itu, kendaraan yang mengarah ke barat menuju Merak melalui GT Cikupa tercatat 54.727 unit. Adapun arus ke selatan menuju kawasan Puncak melalui GT Ciawi mencapai 40.456 kendaraan.
Jasa Marga menyatakan terus melakukan pemantauan ketat di titik-titik rawan kepadatan selama libur panjang. Petugas disiagakan untuk mempercepat penanganan gangguan kendaraan dan menjaga kelancaran arus di ruas tol favorit.
Rivan juga mengimbau pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan yang dapat mengurangi jarak pandang dan meningkatkan risiko kecelakaan. Pengguna tol diminta merencanakan perjalanan dengan baik, memantau kondisi lalu lintas secara real time, serta memastikan kesiapan kendaraan, bahan bakar, dan saldo uang elektronik sebelum berangkat. (*)