JAMBI – Kebahagiaan tidak hanya diukur dari kesejahteraan, tetapi juga tumbuh dari kuatnya persaudaraan, kepedulian, dan kebiasaan saling membantu. Pesan itu disampaikan Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., saat menghadiri salat Subuh berjamaah sekaligus Haul Satu Tahun Subuh Berkah di Masjid Nurul Jannah, RT 03, Kelurahan Selamat, Kecamatan Danau Sipin, Minggu (11/10/2026).
Di hadapan puluhan jemaah, Maulana mengapresiasi konsistensi pengurus dan masyarakat yang menjaga kegiatan Subuh Berkah hingga memasuki tahun pertama. Mengusung tema “Memperkokoh Ukhuwah, Meraih Berkah Subuh Menuju Jambi Bahagia”, kegiatan tersebut dinilai sejalan dengan upaya membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan peduli terhadap sesama.
“Atas nama Pemerintah Kota Jambi, saya bersyukur kegiatan Subuh Berkah dapat terus dilaksanakan secara istiqamah. Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan semakin baik. Temanya juga sangat berkaitan dengan program Jambi Bahagia,” ujar Maulana.
Menurutnya, Jambi Bahagia bukan sekadar slogan pemerintah, melainkan cita-cita bersama untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang harmonis dan sejahtera, sekaligus meraih kebahagiaan dunia dan akhirat.
Maulana menegaskan, nilai kebahagiaan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Menjaga ibadah, membantu sesama, bergotong royong, serta memperkuat persaudaraan menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan masyarakat yang lebih baik.
“Kebahagiaan harus diwujudkan melalui sikap saling membantu dalam kebaikan, bergotong royong, dan menjaga salat. Kita harus saling membantu serta memberikan manfaat bagi orang lain,” tuturnya.
Maulana juga menghubungkan semangat Subuh Berkah dengan Program Kampung Bahagia yang mendorong partisipasi masyarakat dalam membangun lingkungan di tingkat RT.
Menurutnya, pembangunan tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Keterlibatan dan kebersamaan warga dibutuhkan agar setiap program benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.
“Dalam konsep Kampung Bahagia, apa yang akan kita lakukan dikerjakan bersama-sama. Begitu juga dengan Subuh Berkah, kita ingin membangun kebersamaan dan memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat,” tambahnya.
Pesan tersebut menegaskan pentingnya gotong royong sebagai modal sosial pembangunan. Ketika warga memiliki kepedulian dan bersedia bekerja bersama, persoalan lingkungan maupun kebutuhan sosial dapat dihadapi dengan lebih baik.
Karena itu, Maulana berharap kegiatan keagamaan seperti Subuh Berkah tidak hanya memperkuat hubungan manusia dengan Allah SWT, tetapi juga mempererat hubungan antarsesama warga.
Sementara itu, Ketua Masjid Nurul Jannah, Abu Bakar, menyampaikan bahwa Subuh Berkah telah berjalan selama satu tahun dan dilaksanakan secara rutin setiap bulan.
Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi jemaah untuk melaksanakan salat Subuh berjamaah, mengikuti kegiatan keagamaan, sekaligus mempererat tali silaturahmi di lingkungan masyarakat.
“Subuh Berkah ini telah kita laksanakan sejak satu tahun lalu. Semoga ke depannya kegiatan ini terus berjalan dengan lebih baik dan dapat mendukung program Kampung Bahagia,” kata Abu Bakar.
Ia turut menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wali Kota Jambi dalam peringatan satu tahun kegiatan tersebut. Abu Bakar berharap Subuh Berkah terus berlanjut dan membawa manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan juga diisi tausiah agama oleh Ustaz Supian Ramli, dilanjutkan dengan pemberian tali asih oleh Maulana serta makan bersama yang mempererat suasana kebersamaan antara pemerintah, pengurus masjid, dan jemaah.
Melalui kegiatan ini, semangat beribadah, ukhuwah, dan kepedulian sosial diharapkan semakin tumbuh di tengah masyarakat. Pemerintah Kota Jambi pun mendorong agar nilai-nilai tersebut terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan Kota Jambi Bahagia.