Kolaborasi Jambi Mantap, Inovasi Bank Jambi Terbukti Kembangkan Ekonomi dan UMKM

WIB
Ist

Pengamat perbankan Laila Farhat, S.E., M.M. mengapresiasi langkah Bank Jambi dalam mendorong inovasi pengembangan ekonomi dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Menurut Laila (24/9) kemarin, inovasi dalam industri perbankan memiliki peran strategis dalam memperluas akses layanan keuangan sekaligus memperkuat kontribusi bank terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Bank daerah seperti Bank Jambi memiliki posisi strategis karena berada sangat dekat dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, inovasi layanan dan program pemberdayaan UMKM menjadi bagian penting untuk memperkuat fungsi intermediasi sekaligus memberikan dampak ekonomi yang lebih luas,” ujar Laila.

Ia menjelaskan, pengembangan UMKM tidak cukup hanya melalui penyaluran pembiayaan. Pelaku usaha juga membutuhkan kemudahan transaksi, akses layanan perbankan, literasi keuangan, pendampingan serta dukungan terhadap proses digitalisasi usaha.

“UMKM membutuhkan ekosistem. Pembiayaan memang penting, tetapi harus didukung dengan akses transaksi, literasi keuangan, digitalisasi dan pendampingan. Di sinilah perbankan daerah dapat mengambil peran yang lebih besar,” jelasnya.

Laila menilai inovasi Bank Jambi perlu terus diarahkan pada kebutuhan riil masyarakat dan karakteristik ekonomi daerah. Dengan pendekatan tersebut, inovasi perbankan tidak hanya menjadi pengembangan produk atau layanan, tetapi juga instrumen untuk memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurutnya, penguatan layanan digital juga perlu berjalan beriringan dengan jaringan layanan konvensional agar masyarakat memiliki pilihan sesuai kebutuhan. Integrasi keduanya dinilai dapat memperluas inklusi keuangan, terutama bagi pelaku UMKM dan masyarakat di berbagai wilayah Provinsi Jambi.

“Transformasi digital bukan berarti menghilangkan layanan yang bersifat konvensional. Yang penting adalah bagaimana seluruh kanal layanan tersebut saling melengkapi, sehingga masyarakat mendapatkan akses yang mudah, cepat dan aman,” katanya.

Laila menambahkan, inovasi perbankan juga harus dibangun dengan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang kuat. Keamanan transaksi, perlindungan konsumen serta kualitas pelayanan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari inovasi.

“Pengembangan inovasi harus tetap diikuti dengan penguatan tata kelola, manajemen risiko dan perlindungan nasabah. Dengan begitu, inovasi tidak hanya menghasilkan kemudahan, tetapi juga membangun kepercayaan dan keberlanjutan bisnis perbankan,” ujarnya.

Ia berharap Bank Jambi dapat terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah, pelaku UMKM dan masyarakat dalam menggerakkan perekonomian daerah.

“Bank Jambi memiliki ruang yang besar untuk terus menjadi penggerak ekonomi daerah. Semakin inovatif layanan yang diberikan dan semakin luas manfaat yang dirasakan masyarakat, semakin kuat pula kontribusi Bank Jambi terhadap pertumbuhan ekonomi dan pengembangan UMKM di Jambi,” pungkasnya. (*)

BeritaSatu Network