DPRD Kota Jambi Dorong Edukasi HIV/AIDS Diperkuat, Mertua Siregar Tekankan Pencegahan

WIB
Ist

Jambi – Upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di Kota Jambi dinilai membutuhkan kolaborasi lintas sektor sekaligus penguatan edukasi kepada masyarakat.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Jambi, Mertua Siregar, S.P., mendorong agar informasi mengenai HIV/AIDS terus diperluas dengan pendekatan edukatif yang tepat. Menurutnya, meningkatnya akses masyarakat terhadap berbagai informasi perlu diimbangi dengan pemahaman yang benar mengenai HIV/AIDS.

Hal tersebut disampaikannya dalam rangkaian Workshop HIV/AIDS bertajuk “Building Awareness and Mobilizing Domestic Resources for Sustainability of HIV Program” atau Membangun Kesadaran dan Memobilisasi Sumber Daya Domestik untuk Keberlanjutan Program HIV, yang digelar di Grand Hotel Makmur, Senin (21/9/2026).

Mertua mengatakan, pemerintah bersama aktivis, organisasi masyarakat, lembaga kesehatan, serta berbagai pihak terkait perlu melihat persoalan HIV/AIDS secara komprehensif. Tidak hanya dari sisi penanganan, tetapi juga dengan memperkuat langkah pencegahan sejak dini.

Menurutnya, edukasi menjadi salah satu bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat. Informasi yang diberikan harus mencakup pemahaman mengenai HIV/AIDS, faktor risiko, langkah pencegahan, pemeriksaan, hingga penanganannya.

“Di dunia kesehatan kita mengenal prinsip lebih baik mencegah daripada mengobati. Melalui kegiatan seperti ini, kita dapat menambah wawasan dan selanjutnya menyampaikan informasi yang tepat kepada masyarakat mengenai HIV/AIDS,” ujarnya.

Ia menilai, penyampaian informasi yang tepat juga penting agar masyarakat tidak mendapatkan pemahaman yang keliru mengenai HIV/AIDS. Karena itu, edukasi perlu dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan berbagai unsur masyarakat.

Mertua berharap kegiatan workshop tersebut tidak hanya menjadi ruang bertukar informasi bagi para pemangku kepentingan, tetapi juga menghasilkan langkah konkret yang dapat diterapkan dalam upaya pencegahan HIV/AIDS di Kota Jambi.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, DPRD, tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, aktivis, lembaga pendidikan, serta komunitas dapat memperluas jangkauan edukasi sehingga informasi mengenai pencegahan dan layanan HIV/AIDS semakin mudah diakses masyarakat.

Penguatan edukasi tersebut diharapkan berjalan beriringan dengan peningkatan akses terhadap pemeriksaan dan layanan kesehatan, sehingga masyarakat memiliki pengetahuan yang memadai untuk mengambil langkah pencegahan serta memperoleh layanan yang diperlukan.

Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, DPRD Kota Jambi mendorong upaya penanggulangan HIV/AIDS tidak hanya berfokus pada aspek pengobatan, tetapi juga pada pencegahan dan peningkatan kesadaran masyarakat sebagai bagian dari pembangunan kesehatan di Kota Jambi.

BeritaSatu Network